Adalah Semana Santa, acara Paskah yang rutin digelar di Kota Larantuka setiap tahun. Kala itu adalah waktu teramai di Larantuka. Jelas saja, ada banyak turis sengaja datang ke sana.
Tak hanya dikunjungi wisatawan domestik, tapi juga luar negeri. Berbagai alasan pun diberikan, ada yang ingin berwisata rohani ketika Paskah, ada pula yang datang sekadar untuk menyaksikan keramaian Semana Santa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik dari perayaan ini adalah ditampilkannya patung Yesus (Tuan Ma) dan patung Bunda Maria (Tuan Ana). Patung-patung ini hanya ditampilkan pada hari Paskah.
Tidak seperti patung yang lain, patung Tuan Ana sering juga disebut dengan Bunda Maria Berdukacita. Wajah Tuan Ana seperti bersedih.
detikTravel pun pernah melihat sendiri raut wajahnya ketika arak-arakkan dalam acara Semana Santa. Arak-arakkan dilakukan oleh seluruh warga yang merayakan Paskah.
Tuan Ana tampak anggun mengenakan jubah panjang, dan satu tangan terjulur ke luar. Jubah panjang ini menutup seluruh tubuh Tuan Ana, dan hanya bagian wajah yang terlihat.
Tak jelas apa artinya raut wajah tersebut. Yang pasti, ini adalah kemunculan Tuan Ana adalah hal yang paling ditunggu seluruh umat Kristiani yang menghadiri Semana Santa.
Sambil memanjatkan doa, para pengiring mengarak Tuan Ana mulai dari katedral. Seketika, suasana khidmat pun menyelimuti Larantuka.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
3 Kota di ASEAN Paling Murah Versi Turis AS
Macet Puncak Bogor, Masalah Klasik Bikin Semua Pusing Tujuh Keliling