Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 03 Jul 2013 09:46 WIB

DESTINATIONS

Rumah Paling Unik di Lombok, Dilumuri Kotoran Kerbau!

Afif Farhan
detikTravel
Ini dia bagian dalam Bale Tani yang lantainya dilumuri kotoran kerbau (Afif/detikTravel)
Lombok - Tak hanya soal alam, tapi Lombok juga punya kekayaan budaya. Seperti di Bale Tani, rumah adat Lombok yang lantainya dilumuri kotoran kerbau. Ini dia penampakannya!

Mendengar nama Lombok, kebanyakan wisatawan akan berpikir pantai. Tapi di balik itu, Lombok dianugerahi kekayaan budaya. Salah satunya adalah Bale Tani yang merupakan rumah adat Lombok.

"Bale itu rumah, tani itu petani karena di sini masyarakatnya hidup bertani," kata pemandu lokal, Awan di Desa Sade, Rembitan, Lombok Tengah, Perkampungam Suku Sasak, Senin (1/7/2013) kepada rombongan Burufly dan detikTravel.

Awan pun bercerita panjang lebar tentang rumah adat Lombok tersebut. Keunikan rumah ini, adalah lantainya yang dilumuri kotoran kerbau!

"Rumah ini peninggalan nenek moyang dan budayanya tetap kita pertahankan, seperti melumuri lantainya dengan kotoran kerbau," ujar Awan.

Dahi pun mengerenyit saat mendengar penjelasan Awan. Beribu pertanyaan muncul, mengapa harus dilumuri kotoran kerbau dan apa fungsinya?

"Kotoran kerbau ini untuk menghilangkan debu-debu yang menempel dan membuat lantai kuat. Kami melumurinya seminggu sekali," papar Awan.

Selain itu, Awan berujar kalau kotoran kerbau yang digunakan adalah yang sudah kering. Setelah itu, dicampur air lalu dilumuri ke lantai.

Meski begitu, kami tidak melihat momen lantai rumah yang dilumuri lantai kerbau. Sebab, rumahnya baru saja dilumuri kotoran kerbau satu hari lalu.

"Ya, masih ada aroma-aroma kotoran kerbaunya," kata Awan.

Aroma kotoran kerbau memang tercium ketika kami mengendus lebih dalam. Di dalam rumahnya, terdapat kamar di bagian depan dan ruang melahirkan, serta kamar gadis.

Beruntungnya kami, Bale Tani yang kami datangi ini rupanya yang paling tua di Lombok. Rumah adat yang berada di tengah-tengah Desa Sade Rembitan ini sudah ada sejak 15 generasi. Kegiatan melumuri kotoran kerbaunya masih dipertahankan oleh Bale Tani ini dan rumah-rumah adat lainnya yang ada di sekitarnya.

Satu pertanyaan terlintas sebelum meninggalkan Bale Tani. Bagaimana mereka menunaikan ibadah salat, sedangkan lantainya dilumuri kotoran kerbau?

"Kami salat di masjid tidak di rumah," tutup Awan menjelaskan dengan penuh senyuman.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA