Berlokasi di Pulau Jemaja Timur yang dekat dari Tanjung Pinang, berdiri Bandara Letung. Walau belum rampung 100%, tapi bandara ini telah dioperasikan sejak November 2016 lalu dan telah didarati oleh maskapai Susi Air hingga pesawat kecil jenis Dornier. Hadirnya bandara ini juga sekaligus menjadi gerbang pariwisata di Anambas.
"Akses dari Tanjung Pinang ke Letung lebih dekat, lebih ke barat, makanya hasil survey dari BPPT, Letung layak dibuat bandara dan potensinya mendekati pariwisata," ujar Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris di Bandar Udara Letung, Jemawa Timur, Minggu (26/2/2017)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apron dan runway Bandara Letung (Randy/detikTravel) |
"Letung dari konsep oembangunan pariwisata ada 3 titik, Jemaja itu daerah perkantoran, ditambah potensi pariwisata di sekitar situ dan jumlah penduduknya belum ramai,13 ribu dua kecamatan itu," tambah Haris.
Dilihat detikTravel di lapangan, Bandara Letung memang boleh dibilang sudah siap. Dari luar, pagar pengaman standar internasional sudah mengelilingi area bandara. Gedung utama yang berisi ruang kedatangan dan ruang keberangkatan juga sudah ada, lengkap dengan ruang tunggu dan mesin X-Ray.
Ruang tunggu (Randy/detikTravel) |
Di bagian dalam, sudah tersedia apron dan landasan pacu pesawat sepanjang 1.200x30 meter serta taxi way sepanjang 15x125 meter. Kekurangan yang masih tampak hanya sebatas lapangan parkir untuk kendaraan dan akses jalan menuju bandara, sebelum Bandara Letung beroperasi 100%.
"Saya kira sudah hampir 89% progress bandara ini," tutup Haris.
Akses jalan masuk ke Bandara Letung (Randy/detikTravel) |












































Apron dan runway Bandara Letung (Randy/detikTravel)
Ruang tunggu (Randy/detikTravel)
Akses jalan masuk ke Bandara Letung (Randy/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru