Tak tak tak! Bunyi kayu beradu terdengar di kolong rumah panggung. Beberapa anak kecil terlihat duduk mengelilingi atau bercanda di depannya. Di kolong rumah panggung, ada ibu yang sedang asyik menenun kain.
Biasanya, menenun kain dilakukan di teras rumah, area terbuka atau di ruangan. Beda dengan di Desa Wabula, para wanitanya menenun di kolong rumah panggung. Alasannya sederhana, agar bisa bekerja dengan lebih leluasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan unik ini bisa dilihat sepanjang hari, dari pagi menjelang siang hingga sore. Para ibu ini selesai bekerja sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Karena, mereka harus mempersiapkan makan malam untuk keluarganya.
Hasil kainnya pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena, kain tenun dari desa ini sudah diekspor hingga luar kota bahkan luar negeri. Makin ke sini, produksinya pun makin bertambah karena ada peraturan baru di Buton yang mewajibkan semua instansi memakai kain tenun khas buton setiap hari Kamis.
Harga satu kain yang standar pun bisa dibilang tidak terlalu mahal, mulai dari Rp 150 ribu. Namun, ada juga yang eksklusif, dengan model dan bahan yang berbeda, dijual hingga Rp 2,5 juta per lembar.
Selain melihat kegiatan unik yang dilakukan para wanita di desa ini, Anda juga bisa berkeliling desa yang tepat berada di pesisir pantai. Meski tidak semuanya memiliki bibir pantai, namun airnya yang biru mampu menenangkan setiap mata yang memandang.
Ditambah, angin semilir yang meliuk di antara dedaunan nyiur dan pepohonan lain, sungguh sejuk. Berlama-lama di sini pun bisa, karena beberapa rumah membuka diri dengan menawarkan jasa homestay bagi pelancong yang ingin menghabiskan liburan di desa itu. Di ujung desa, ada pantai perawan yang bisa jadi tempat liburan tenang sepanjang hari. Mantap!
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Bukan Cuma Riau, Ini Deretan Kota Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Nusantara