Pantai G-Land atau yang lebih dikenal masyarakat Banyuwangi sebagai Pantai Plengkung adalah surganya para peselancar dunia. Ombak di sana bisa mencapai ketinggian 6 meter pada sekitar akhir bulan Mei hingga pertengahan November. Beberapa resor atau penginapan juga tersedia di sana bagi para surfer atau wisatawan yang mau menjelajahi pantainya, seperti Joyo's Surf Camp.
Satu hal yang jadi daya tarik di Joyo's Surf Camp dibanding penginapan lainnya di sana adalah adanya kelas yoga. Kelas yoga tersebut berlangsung tiap pukul 06.00 WIB pagi hari dan berlangsung di lantai dua di bagian lobi. Asyiknya lagi, kelas yoga ini gratis bagi para tamu!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelas yoga tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Saat itu, ada sekitar 6 surfer yang ikut kelas yoga, termasuk detikTravel. Benar saja, badan terasa lebih ringan walau sempat sulit mengikuti gerakan-gerakan yoga. Setelah selesai, beberapa surfer langsung bersiap untuk berselancar.
"Kadang, surfer dari penginapan sebelah ikutan kelas yoga di sini. Boleh-boleh saja, gratis kok," kata Sobo.
Bicara soal fasilitas, Joyo's Surf Camp pun memiliki aneka fasilitas dan pelayanan yang bakal memuaskan traveler. Di sana terdapat fasilitas berupa TV dan DVD Player, kipas angin di kamar bujet dan standar, AC di superior, deluxe dan VIP. Di ruang makannya juga disediakan TV.
Selain itu, ada dua meja biliard yang bisa dimainkan oleh traveler dan satu tempat tenis meja. Di lobi, ruang makan dan di kamar VIP disediakan pula fasilitas WiFi dengan koneksi lancar. Soal makanannya, traveler bakal dibuat bergoyang lidah dengan aneka menu yang lezat dan sehat.
"Di penginapan kami lebih banyak tamu dari turis mancanegara, seperti Australia, Brazil, Rusia," ujar salah satu karyawan Joyo's Surf Camp, Sobo Winarno kepada detikTravel yang menginap di sana bersama rombongan Raja Wisata, Jumat lalu.
Joyo's Surf Camp memiliki sekitar 5 kamar bujet, 10 kamar standar, 5 kamar deluxe, 4 kamar superior, dan 4 kamar VIP. Kisaran harganya dipatok mulai dari USD 60-100 (Rp 675 ribu- Rp 1,1 juta) untuk turis mancanegara dan minimal waktu bermalam adalah 3 hari.
"Bagi wisatawan lokal, juga bisa menginap di sini dengan harga Rp 300 ribu. Itu bagi mereka yang misalnya terlalu sore di Pantai G-Land dan kemalaman untuk pulang karena harus melewati hutan. Jadi, bisa bermalam di sini dulu," kata Sobo.
Suasana di Joyo's Surf Camp yang berada persis di pinggir Pantai G-Land ini masih sangat alami. Pepohonan bambu yang menjulang tinggi masih dapat dengan mudah Anda jumpai. Bahkan, masih banyak monyet dan babi hutan yang berkeliaran di sana.
"Karena kami berada di Taman Nasional Alas Purwo, maka kami tidak membuat bangunan yang macam-macam di sini. Kamar-kamar memang didirikan di lahan yang kosong. Kalau pun menebang pohon, kami bakal menanam pohon kembali. Keaslian wilayahnya terjaga," tegas Sobo.
Fasilitas dan pelayanan yang memuaskan di Joyo's Surf Camp bisa jadi referensi Anda bermalam saat melancong ke Pantai G-Land. Pagi hari ikut kelas yoga, siangnya bermain di sekitar pantai, sorenya melihat sunset cantik, dan malamnya bisa upload foto-foto ke media sosial. Sempurna!
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Turis Adu Jotos di Kereta gegara Persoalan Sepele, Penumpang Lain Kena Imbas