Penampakan Keraton Terbesar di Cirebon
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Penampakan Keraton Terbesar di Cirebon

- detikTravel
Senin, 28 Okt 2013 08:46 WIB
Penampakan Keraton Terbesar di Cirebon
Keraton Kasepuhan, keraton terbesar di Cirebon (Tara/detikTravel)
Cirebon - Cirebon tidak hanya terkenal dengan kuliner lezat tapi juga sejarah unik di dalamnya. Salah satunya Keraton Kasepuhan yang disebut-sebut sebagai keraton terbesar di Kota Udang ini. Penasaran seperti apa penampakannya?

Ketika detikTravel berkunjung ke Keraton Kasepuhan, lingkungan sekitarnya sedang direnovasi. Meskipun demikian, pengunjung tetap bisa menikmati bangunan-bangunan bersejarah di dalamnya. Sebelum masuk ke dalam, Anda sudah disajikan dengan bangunan Masjid Agung yang berada di luar area keraton.

Kemudian sang pemandu wisata bernama Usman mengajak detikTravel berkeliling melihat isi 'istana' seluas 25 hektar itu yang memiliki beragam cerita menarik di dalamnya. Saat baru memasuki gerbang, tampak beberapa pendopo yang berdiri sangat kokoh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendopo tersebut biasa digunakan untuk permainan gamelan ketika baru memasuki area keraton di abad ke-15. Bangunan pendopo tidak ada yang rusak hanya saja kurang pengecatan. Selang 20 menit menikmati area pekarangan keraton, Usman mengajak detikTravel masuk lebih dalam lagi.

Pemandangan taman di tengah keraton yang cantik dan terurus sebaiknya segera diabadikan dengan kamera Anda. Taman tersebut memiliki dua patung macan putih yang merupakan lambang Pajajaran, kerajaan pendahulu Cirebon. Tak hanya itu, ada pula dua meriam India di kedua sisinya.

Menoleh ke bagian kiri taman, terdapat museum kereta tua yang disebut-sebut memiliki kereta tercantik dan tercanggih di dunia pada zamannya. Terdapat kereta besar yang dinamakan Singa Barong. Kereta tersebut memang cantik dan kokoh walaupun sudah diciptakan sejak 1549.

"Yang menilai ini kereta tercantik dan tercanggih di dunia ahli kereta dunia dari Eropa. Ini hasil karya putra-putri tahun 1549, ini hanya sebuah khayalan yang merupakan persatuan kebudayaan dan biasa dipakai untuk memperingati hari besar Islam," tutur Usman kepada detiktravel di area Keraton Kesapuhan, Cirebon, Kamis (24/10/2013) lalu.

Tidak hanya kereta canggih tersebut, ada pula Sumur Agung yang tidak pernah habis airnya di area Keraton Kasepuhan. Sayangnya, detikTravel tidak bisa masuk ke dalam keraton karena sedang direnovasi. Namun dari luar saja, 'istana' Cirebon itu sudah tampak cantik dengan ukiran-ukiran khas kerajaan zaman dahulu.

Bagi Anda yang ingin mampir ke Keraton Kesapuhan, harga tiket masuk ke salah satu lokasi wisata di Cirebon ini hanya sebesar Rp 8.000 untuk dewasa dan pelajar Rp 5.000. Tertarik?

(ptr/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads