Kadang satu tempat tak hanya dikunjungi wisatawan karena panorama yang disuguhkan, tapi juga legenda yang melatarbelakangi keberadaanya. Uniknya, satu tempat tidak hanya memiliki kisah satu legenda saja mengenai keberadaannya.
Di Telaga Warna di Dieng, Anda bakal mendengar aneka legenda yang terkenal di sana. Legendanya pun masih dipercaya oleh masyarakat setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapkan kocek sebesar Rp 6.000/orang untuk menikmati Telaga Warna Dieng yang cantik ini. Telaga ini bagaikan sebuah genangan air raksasa yang memantulkan bayangan yang ada di atasnya. Telaga Warna pun bersih dari sampah!
Pepohonan lebat di sekitar Telaga Warna ini menambah kesejukan, sekaligus menawarkan suasana yang sangat alami. Terkadang, kabut putih pun menyelimuti Telaga Warna.
Fenomena alam di Telaga Warna adalah berupa pergantian warna air dari telaga tersebut. Kadang, telaganya berwarna hijau dan kuning atau berwarna-warni seperti pelangi.
Nah, asal-usul Telaga Warna rupanya memiliki beberapa legenda. Beberapa masyarakat setempat percaya, zaman dulu ada seseorang bangsawan yang cincinnya jatuh ke dalam telaga tersebut. Mungkin, karena cincinnya telalu 'sakti' dapat membuat warna dari telaga tersebut.
Beberapa versi lainnya menyebutkan, Telaga Warna adalah tempatnya para bidadari. Sayang, penelusuran dari internet tidak dapat menemukan versi lengkap kedua legenda tersebut, cincin bangsawan dan bidadari. Tapi, legenda ini pun sudah terlanjur kadung diyakini masyarakat setempat.
Kalau bicara versi ilimiah, sebenarnya fenomena pergantian warna di Telaga Warna karena di dalam air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi. Sehingga saat sinar Matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna-warni.
Ayo, lihat dari dekat kecantikan Telaga Warna dan telusurilah legendanya!
(shf/shf)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA