Tangkuban Perahu, Cinta Terlarang Ibu dan Anak Kandung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Legenda

Tangkuban Perahu, Cinta Terlarang Ibu dan Anak Kandung

Fetry Wuryasti - detikTravel
Kamis, 07 Nov 2013 16:50 WIB
Tangkuban Perahu, Cinta Terlarang Ibu dan Anak Kandung
Kawah Tangkuban Perahu (Putri/ detikTravel)
Lembang - Lembang di Bandung selalu menjadi tempat liburan seru bagi traveler. Destinasi yang tersohor di sana adalah Tangkuban Perahu, sebuah gunung yang punya pemandangan cantik sekaligus dikenal dengan legenda cinta terlarang ibu dan anak kandung!

Selain wisata belanja dan kuliner di Bandung, Anda juga dapat berwisata alam di Gunung Tagkuban Perahu yang punya legenda Sangkuriang yang terkenal.

Tangkuban Perahu memiliki arti perahu yang terbalik, karena bentuknya menyerupai perahu yang terbalik. Seperti legenda menurut cerita rakyat Parahyangan, gunung ini memang perahu yang terbalik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kisahnya, Dayang Sumbi adalah anak dari Raja Sungging Perbangkara, dengan seekor babi hutan betina bernama Wayungyang. Dayang Sumbi sangat cantik dan cerdas, banyak para raja saling perang yang meminangnya, tetapi tak seorang pun diterima.

Dayang Sumbi mengasingkan diri di sebuah bukit ditemani seekor anjing jantan yaitu Si Tumang. Ketika sedang asyik bertenun, alat tenunnya jatuh. Dia berjanji bila yang mengambilkannya adalah lelaki, akan dijadikan suami. Si Tumang mengambilnya, lalu menikahlah mereka dan dikaruniai bayi laki-laki, bernama Sangkuriang.

Sangkuriang memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Dalam masa pertumbuhannya, dia selalu ditemani oleh Si Tumang yang diketahui sebagai anjing, bukan ayahnya. Ketika Sangkuriang berburu di hutan, dia menyuruh Tumang mengejar babi betina yang bernama Wayungyang. Karena tidak menurut, Sangkuriang membunuh Si Tumang.

Dagingnya diberikan kepada ibunya untuk dimasak. Mengetahui yang dimakan adalah Si Tumang, Dayang Sumbi marah, memukul Sangkuriang dengan sendok dari tempurung kelapa, dan mengusirnya. Sangkuriang pergi mengembara, dan tanpa sadar kembali di tempat Dayang Sumbi, tanpa sadar itu ibunya.

Terjalinlah kisah kasih. Luka di kepala Sangkuriang membuat Dayang Sumbi sadar dia adalah anaknya. Sangkuriang tetap memaksa untuk menikahinya. Untuk syarat, Dayang Sumbi minta dibuatkan perahu dan telaga dalam waktu semalam. Dia memohon kepada Sang Hyang Tunggal agar maksud Sangkuriang gagal.

Bila traveler melihat Gunung Tangkuban Perahu yang berbentuk seperti perahu terbalik, dalam cerita, itu adalah Perahu ditendang Sangkuriang akibat murka karena matahari telah terbit.

Di balik legendanya yang terkenal, Tangkuban Perahu sejatinya sudah jadi destinasi cantik yang ada di Lembang. Berada di ketinggian 1.312 hingga 2.084 mdpl, tempat ini destinasi wisata favorit traveler asal Jakarta di akhir pekan.

Gunung Tangkuban Perahu menawarkan pemandangan yang memesona. Di sini, traveler bisa melihat gunung dikelilingi kawah dan kabut. Tangkuban Perahu rata-rata hanya 17-27 derajat Celcius walau matahari terlihat dengan jelas, tak heran Tangkuban Perahu terkenal dengan kesejukannya.

Bagi traveler yang suka fotografi, ada banyak angle foto keren yang bisa Anda dapatkan. Lanskap indah pegunungan sungguh menggoda untuk dipotret dan sekaligus meneduhkan pandangan.

Berjalanlah ke wilayah Puncak Tangkuban Perahu, ada kawah yang dikelilingi kabut putih saat Anda menengoknya ke bawah. Bau belerang sangat menyengat di sini, jadi jangan lupa untuk memakai masker serta memakai jaket untuk melindungi dari dinginnya Tangkuban Perahu yang menusuk tulang.

Kawasan wisata Tangkuban Perahu dibuka mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Harga tiket masuknya adalah Rp 13.000 per orang. Berbagai toko penjual souvenir pun dapat Anda temui di sini. Traveler bisa membeli oleh-oleh di sepanjang jalan setapak yang ada di kawasan Tangkuban Perahu, seperti topi rajut, tas rajut, atau pun syal rajut.

Hati-hati untuk pengendara mobil pribadi, karena jalan menuju lokasi wisata cukup berliku dan menanjak. Jaga jarak dengan mobil depan agar terhindar dari tabrakan. Yuk, liburan ke Tangkuban Perahu!

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads