Pulau yang memiliki garis pantai 1.420 meter ini, hanya memiliki luas sekitar 15 hektar. Namun, kehidupan bawah lautnya pun tak kalah kaya dengan Pulau Derawan yang mulai tersohor itu. Pulau Sangalaki memiliki beberapa spot diving yang siap dijelajahi, seperti Manta Point, Coral Garden dan Barracuda Point.
Menurut seorang dive master di sini, Bambang Heriyanto, 36 tahun, yang khas di perairan pulau Sangalaki adalah manta dan karangnya. Hal yang perlu dipersiapkan sebelum diving di sini adalah kondisi badan yang fit, dan mental yang mantap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arus di perairan ini juga cukup besar, terutama bila dibandingkan dengan arus di Perairan Pulau Derawan. "Di Sangalaki ini arusnya sangat besar, Derawan itu tidak seberapa. Memang tidak selalu berarus," lanjut Bambang.
Salah satu penyelam asal Jakarta, mengaku melihat hiu dan barracuda ketika menyelam. Jarak pandang mata di perairan ini cukup jauh, karena karakter airnya yang cukup jernih. Sangat membantu untuk Anda yang ingin mengambil gambar berupa foto dari kehidupan bahari di perairan ini.
Biaya untuk menyelam dikenakan USD 50 (Rp 600 ribu) per kepala. Untuk paket dengan penginapan satu malam dan makan tiga kali sehari, plus diving adalah USD 215 (Rp 2,5 juta) per kepala.
Ide bagus memang untuk menginap semalam sebelum menyelam. Menurut Bambang, ini penting untuk berkenalan dengan medan, dan membiasakan diri. Selain itu ia menjelaskan bahwa sebelum menyelam kita harus yakin sedang berada dalam kondisi fit dan tidak habis begadang.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi