Di pulau ini banyak terdapat tempat penyewaan sepeda. Salah satunya adalah lapak rental sepeda milik Muhammad Safar, seorang perantau asal Mataram, Lombok. Menurutnya rental sepeda miliknya ini yang kedua ada di Pulau Derawan.
Menurut Safar, wisata di pulau ini mulai ramai sejak tahun 2008, ketika Pekan Olahraga Nasional didakan di Kalimantan Timur. Sebelumnya ia berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapannya dihargai Rp 250 perak hingga Rp 2 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Becak ia pikir masih kurang efisien, karena memerlukan tenaga untuk mengayuh becak. Akhirnya sepeda adalah salah satu solusi yang bagus. Karena sama-sama tidak mengeluarkan polusi seperti becak, wisatawan juga bisa lebih bebas mengeliling pulau dan berinteraksi dengan penduduk.
Sekarang ia telah memiliki 10 unit sepeda untuk disewakan, biaya sewanya Rp 20 ribu setiap jam. "Kalau waktunya lebih-lebih sedikit enggak jadi masalah. Kadang ada yang sampai dua jam, saya enggak minta bayaran lagi. Saya ngerti mungkin keasyikan keliling pulau, foto-foto."
Pendapatannya bisa dibilang lumayan kala musim liburan tiba. Ia mengaku bisa mendapat uang sekitar Rp. 100 ribu di pagi hari dan Rp. 200 di sore harinya. Namun ketika sedang sepi, pemasukannya pun ikut surut.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya