Toba, Rajanya Danau di Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Danau

Toba, Rajanya Danau di Indonesia

- detikTravel
Kamis, 06 Feb 2014 07:50 WIB
Toba, Rajanya Danau di Indonesia
Danau Toba, rajanya danau di Indonesia (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Tidaklah lengkap jika bicara soal berwisata ke danau, tanpa membicarakan Danau Toba, dana terbesar se-Indonesia. Danau Toba lebih dari sekadar pemandangan indah. Ada ratusan destinasi wisata yang tersebar di sekitarnya.

Tidak salah jika Danau Toba disebut sebagai rajanya danau di Indonesia. Ukurannya paling besar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Danau ini mencakup beberapa kabupaten di Sumatera Utara, seperti Kabupaten Simalungun, Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Karo, dan Dairi.

Danau Toba juga pun dinobatkan sebagai danau favorit pilihan pembaca detikTravel, dalam survei akbar detikTravel Reader's Choice 2013. 52 Persen responden dalam survei pada 20 Desember 2013-15 Januari 2014, memilih Danau Toba sebagai danau terbaik di Indonesia.

Tidak salah pilihan mereka. detikTravel beberapa kali menyambangi Danau Toba dan aneka destinasi yang tersebar di kawasan ini. Kesimpulannya, Danau Toba adalah destinasi super komplit untuk wisatawan. Pemandangan indah sudah pasti, masyarakat Batak yang penuh warna, serta kebudayaan mereka menghasilkan makanan lezat, tarian ciamik, kain ulos cantik dan lain-lain.

Dengan luas sekitar 114.500 hektar, ada banyak tempat untuk melihat kecantikan danau ini. Turis bisa melihat dari bukit di Taman Simalem Resort, atau dari Menara Tele di Samosir yang masuk bagian Pulau Sumatera. Sementara dari Pulau Samosir, tempat favorit adalah Bukit Beta. Sunrise dari ketiga tempat ini sungguh dahsyat.

Masih soal wisata alam, ada Air Terjun Sipiso-piso setinggi 120 meter di Karo yang juga menghadap ke Danau Toba. Bahkan kalau wisatawan tidak percaya, Danau Toba punya pantai bernama Lumban Binanga. Luar biasa bukan?

Nah, kalau ke Pulau Samosir, ada banyak juga destinasi wisata asyik di sana. Usai menikmati Parapat yang memiliki rumah pengasingan Bung Karno, menyeberanglah dengan kapal Pulau Samosir. Di sana ada Museum Huta Bolon Simanindo dan wisatawan bisa menari bersama boneka kayu Sigale-gale. Jangan lupa membeli kain ulos di Desa Lumban Suhi-suhi.

Kapan waktu yang paling pas untuk datang ke Danau Toba? Momen Festival Danau Toba bisa menjadi pilihan tepat untuk wisatawan. Festival tahunan ini digelar sekitar bulan September.

Saat itulah, aneka keragaman budaya Batak ditampilkan secara penuh. Ada tarian, kuliner, seni kreatif, dan aneka event tradisional dan olahraga digelar dengan meriah.

Wisatawan yang ingin terbang ke Danau Toba bisa terbang dengan pesawat ke Bandara Kualanamun lalu melanjutkan dengan perjalanan darat ke Danau Toba. Namun, kini ada alternatif yang lebih dekat dari Bandara Silangit, hanya 30 menit dari Danau Toba. Pesawat Wings Air dari Batam dan pesawat kecil Susi Air dari Medan mendarat di bandara kecil ini.


(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads