Jangan Salah, Jakarta Juga Punya Taman Nasional

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Taman Nasional

Jangan Salah, Jakarta Juga Punya Taman Nasional

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Kamis, 27 Feb 2014 17:56 WIB
Jangan Salah, Jakarta Juga Punya Taman Nasional
Jakarta - Mungkin tak banyak tahu kalau Jakarta juga punya taman nasional, tepatnya di Taman Nasional Kepulauan Seribu. Keindahan alam bawah laut yang dimiliki, membuat kepulauan ini menjadi taman nasional laut punye Jakarte!

Selama ini Kepulauan Seribu dikenal sebagai lokasi terdekat turis asal Jakarta, khususnya yang ingin menikmati pelesiran dari pulau ke pulau. Namun ternyata selain menjadi sebuah kabupaten, Kepulauan Seribu juga masuk dalam deretan taman nasional di Indonesia. Ada apa saja ya di sana?

1. Ada pulau apa saja?

(Putri/detikTravel)
Meski bernama Kepulauan Seribu, kawasan ini tidak diisi oleh seribu pulau. Kepulauan ini hanya terisi ratusan pulau besar dan kecil saja. Tidak semua dari pulau-pulau ini masuk ke dalam kawasan taman nasional.

"Tidak semua pulau di kepulauan seribu masuk dalam kawasan taman nasional. Hanya beberapa seperti Pulau Pari tidak masuk dalam taman nasional," kata Kepala Pusat Humas Kementerian Kehutanan, Sumarto Suharno kepada detikTravel, Rabu (26/2/2014).

Kepulauan ini hanya memiliki 78 pulau besar dan kecil yang masuk dalam kawasan nasional. Tidak semua pulau ini berpenghuni, ada pula beberapa yang kosong.

Meski begitu, hampir seluruh pulau bisa dikunjungi turis. Beberapa pulau di Kepulauan Seribu yang rutin dikunjungi wisatawan antara lain Pulau Pramuka, Tidung, Semak Daun, Kelapa, Panggang, Panggang, Gosong dan masih banyak lagi.

2. Transportasi

(Putri/detikTravel)
Ada banyak cara untuk mencapai pulau ini. Anda bisa berangkat dari Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Muara Angke lama, atau pun Marina Ancol. Di Pelabuhan Lama Muara Angke, kapal yang tersedia adalah jenis kapal kayu dengan berbagai rute. Kapal ini tersedia setiap hari dengan waktu keberangkatan pukul 07.00 WIB.

Jika berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, turis akan diajak naik KM Lumba-lumba atau Kerapu. Untuk KM Lumba-lumba, traveler diminta membayar sedikit lebih mahal dari kapal kayu, tergantung tujuan.

Jika ingin naik kalap cepat, turis bisa berangkat dari Dermaga Marina Ancol. Hanya saja harga tiket kapal ini cukup mahal, mencapai Rp 300.000/orang.

3. Penginapan

(Putri/detikTravel)
Tak perlu bingung soal penginapan. Beberapa pulau tujuan wisata di Kepulauan Seribu menyediakan penginapan untuk turis, seperti yang ada di Pulau Tidung dan Pramuka. Keduanya merupakan pulau yang ramai dikunjungi wisatawan. Harga penginapan di sana pun dimulai dari Rp 200.000-900.000/malam.

Namun, ada pula pulau di Kepulauan Seribu yang sengaja dijadikan pulau resor, seperti Pulau Putri, Bidadari dan Pantara. Biaya menginap di sini pun lebih mahal ketimbang di Tidung dan Pramuka.

Jika ingin mencicipi sensasi menginap berbeda, coba saja ke Pulau Semak Daun atau Pulau Rambut. Inilah pulau tak berpenghuni di Kepulauan Seribu. Anda bisa menggelar tenda dan tidur ditemani alunan musik yang berasal dari suara hewan.

4. Kuliner khas

(Citra Rahman/ACI)
Kepulauan Seribu juga punya kuliner khas yang wajib dicoba, seperti sate odol di Pulau Tidung. Ini adalah sate ikan tongkol yang diolah dengan bumbu halus. Daging ini kemudian dibungkkus dengan daun pisang dan dibakar di atas arang.

Belum selesai, turis juga harus mencicipi aneka hasil olahan laut yang tersedia di hampir seluruh pulau di Kepulauan Seribu. Manisan ceremai tanpa pengawet buatan juga jadi kudapan khas di sini.

Bagi yang senang keripik, Kepulauan Seribu punya keripik khas, yakni, keripik sukun. Sebagai buah tangan, Anda bisa membawa manisan dan dodol rumput laut.

5. Aktivitas favorit

(Putri/detikTravel)
Banyak kegiatan yang bisa dilakukan traveler saat liburan di Kepulauan Seribu. Namun yang paling difavoritkan tentu saja snorkeling dan diving.

Alam bawah laut Kepulauan Seribu ternyata tak kalah cantik dengan laut lain. Terumbu karang dan ikan di sini juga beraneka warna.

Selain snorkeling dan diving, beberapa pulau di sana juga menyediakan kegiatan seru seperti jet ski dan banana boat. Jika ingin yang lebih seru, Anda bisa mencoba islands hopping atau mengelilingi beberapa pulau di sana.
Halaman 2 dari 6
Meski bernama Kepulauan Seribu, kawasan ini tidak diisi oleh seribu pulau. Kepulauan ini hanya terisi ratusan pulau besar dan kecil saja. Tidak semua dari pulau-pulau ini masuk ke dalam kawasan taman nasional.

"Tidak semua pulau di kepulauan seribu masuk dalam kawasan taman nasional. Hanya beberapa seperti Pulau Pari tidak masuk dalam taman nasional," kata Kepala Pusat Humas Kementerian Kehutanan, Sumarto Suharno kepada detikTravel, Rabu (26/2/2014).

Kepulauan ini hanya memiliki 78 pulau besar dan kecil yang masuk dalam kawasan nasional. Tidak semua pulau ini berpenghuni, ada pula beberapa yang kosong.

Meski begitu, hampir seluruh pulau bisa dikunjungi turis. Beberapa pulau di Kepulauan Seribu yang rutin dikunjungi wisatawan antara lain Pulau Pramuka, Tidung, Semak Daun, Kelapa, Panggang, Panggang, Gosong dan masih banyak lagi.

Ada banyak cara untuk mencapai pulau ini. Anda bisa berangkat dari Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Muara Angke lama, atau pun Marina Ancol. Di Pelabuhan Lama Muara Angke, kapal yang tersedia adalah jenis kapal kayu dengan berbagai rute. Kapal ini tersedia setiap hari dengan waktu keberangkatan pukul 07.00 WIB.

Jika berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, turis akan diajak naik KM Lumba-lumba atau Kerapu. Untuk KM Lumba-lumba, traveler diminta membayar sedikit lebih mahal dari kapal kayu, tergantung tujuan.

Jika ingin naik kalap cepat, turis bisa berangkat dari Dermaga Marina Ancol. Hanya saja harga tiket kapal ini cukup mahal, mencapai Rp 300.000/orang.

Tak perlu bingung soal penginapan. Beberapa pulau tujuan wisata di Kepulauan Seribu menyediakan penginapan untuk turis, seperti yang ada di Pulau Tidung dan Pramuka. Keduanya merupakan pulau yang ramai dikunjungi wisatawan. Harga penginapan di sana pun dimulai dari Rp 200.000-900.000/malam.

Namun, ada pula pulau di Kepulauan Seribu yang sengaja dijadikan pulau resor, seperti Pulau Putri, Bidadari dan Pantara. Biaya menginap di sini pun lebih mahal ketimbang di Tidung dan Pramuka.

Jika ingin mencicipi sensasi menginap berbeda, coba saja ke Pulau Semak Daun atau Pulau Rambut. Inilah pulau tak berpenghuni di Kepulauan Seribu. Anda bisa menggelar tenda dan tidur ditemani alunan musik yang berasal dari suara hewan.

Kepulauan Seribu juga punya kuliner khas yang wajib dicoba, seperti sate odol di Pulau Tidung. Ini adalah sate ikan tongkol yang diolah dengan bumbu halus. Daging ini kemudian dibungkkus dengan daun pisang dan dibakar di atas arang.

Belum selesai, turis juga harus mencicipi aneka hasil olahan laut yang tersedia di hampir seluruh pulau di Kepulauan Seribu. Manisan ceremai tanpa pengawet buatan juga jadi kudapan khas di sini.

Bagi yang senang keripik, Kepulauan Seribu punya keripik khas, yakni, keripik sukun. Sebagai buah tangan, Anda bisa membawa manisan dan dodol rumput laut.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan traveler saat liburan di Kepulauan Seribu. Namun yang paling difavoritkan tentu saja snorkeling dan diving.

Alam bawah laut Kepulauan Seribu ternyata tak kalah cantik dengan laut lain. Terumbu karang dan ikan di sini juga beraneka warna.

Selain snorkeling dan diving, beberapa pulau di sana juga menyediakan kegiatan seru seperti jet ski dan banana boat. Jika ingin yang lebih seru, Anda bisa mencoba islands hopping atau mengelilingi beberapa pulau di sana.

(ptr/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads