4 Pasar Terapung Keren di Sungai Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Sungai

4 Pasar Terapung Keren di Sungai Indonesia

- detikTravel
Kamis, 24 Apr 2014 11:49 WIB
4 Pasar Terapung Keren di Sungai Indonesia
(Koko Andi/d'Traveler)
Jakarta - Sungai bukan cuma tempat ikan hidup atau sebatas tempatnya air mengalir. Sungai di beberapa daerah bahkan menjadi tempat beraktivitas seperti pasar. Di Indonesia, ada 4 pasar terapung keren yang asyik untuk dikunjungi.

Pasar terapung adalah nama untuk sebuah pasar tradisional yang seluruh aktivitasnya dilakukan di atas air menggunakan perahu. Bedanya, kalau pasar biasa yang berdesak-desakan adalah badan pembeli, di sini yang berdesakan adalah perahu.

Dikumpulkan detikTravel, Kamis (24/4/2014) inilah 4 pasar terapung paling keren di Indonesia:

(Koko Andi/d'Traveler)

1. Pasar Terapung Muara Kuin, Banjarmasin

(Putri/detikTravel)
Salah satu daerah yang paling terkenal dengan pasar terapung adalah Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki dua jenis pasar terapung. Salah satu yang masih aktif dan ramai adalah Pasar Terapung Muara Kuin.

Pasar terapung ini berada di atas Sungai Barito tepatnya di muara Sungai Kuin. Jika ingin melihat aktivitas jual beli di sana, turis harus datang dari pukul 05.00 Wita. Selepas Subuh, Pasar sudah ramai dan mulai sepi begitu pukul 07.00 Wita.

Di pasar ini, turis bisa melihat banyak jukung atau perahu dalam bahasa Banjar, memadati sungai. Layaknya pasar, berbagai jenis barang dijajakan di sana, mulai dari sayur, buah, ikan, sampai perangkat dapur dan tanaman. Bukan cuma itu, restoran terapung atau tempat makan dalam kapal juga ada di sana.

1. Pasar Terapung Muara Kuin, Banjarmasin

(Putri/detikTravel)
Salah satu daerah yang paling terkenal dengan pasar terapung adalah Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki dua jenis pasar terapung. Salah satu yang masih aktif dan ramai adalah Pasar Terapung Muara Kuin.

Pasar terapung ini berada di atas Sungai Barito tepatnya di muara Sungai Kuin. Jika ingin melihat aktivitas jual beli di sana, turis harus datang dari pukul 05.00 Wita. Selepas Subuh, Pasar sudah ramai dan mulai sepi begitu pukul 07.00 Wita.

Di pasar ini, turis bisa melihat banyak jukung atau perahu dalam bahasa Banjar, memadati sungai. Layaknya pasar, berbagai jenis barang dijajakan di sana, mulai dari sayur, buah, ikan, sampai perangkat dapur dan tanaman. Bukan cuma itu, restoran terapung atau tempat makan dalam kapal juga ada di sana.

2. Pasar Terapung Lok Baintan, Banjar

(Koko Andi/d'Traveler)
Selain Pasar Terapung Muara Kuin, masih ada lagi pasar terapung lain yang harus turis lihat, yakni Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar ini berada di Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Tak jauh berbeda dengan Pasar Terapung Muara Kuin, Pasar Terapung Lok Baintan juga dipenuhi oleh perahu kecil yang berisi dagangan. Turis yang datang dan ingin berkeliling pasar bisa menyewa perahu kecil.

2. Pasar Terapung Lok Baintan, Banjar

(Koko Andi/d'Traveler)
Selain Pasar Terapung Muara Kuin, masih ada lagi pasar terapung lain yang harus turis lihat, yakni Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar ini berada di Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Tak jauh berbeda dengan Pasar Terapung Muara Kuin, Pasar Terapung Lok Baintan juga dipenuhi oleh perahu kecil yang berisi dagangan. Turis yang datang dan ingin berkeliling pasar bisa menyewa perahu kecil.

3. Pasar Ah Poong, Bogor

(Sastri/detikTravel)
Di Sentul, Bogor ternyata juga ada pasar terapung. Hanya saja, pasar terapung yang satu ini lebih modern ketimbang di Kalimantan, yakni Pasar Ah Poong namanya.

Berbeda dengan pasar terapung sebelumnya, pasar ini adalah sebuah jejeran restoran yang menyuguhkan panorama pasar terapung yang ada di aliran Sungai Cikeas.

Berbagai makanan khas Indonesia dan mancanegara tersedia di sana. Yang paling asyik tentu pemandangan pasar terapung buatan di Sungai Cikeas. Meski tak sebanyak di pasar terapung Kalimantan, pasar terapung ala Ah Poong juga diisi perahu yang menjajakan aneka barang. Pengunjung juga bisa mengarungi sungai dengan perahu.

3. Pasar Ah Poong, Bogor

(Sastri/detikTravel)
Di Sentul, Bogor ternyata juga ada pasar terapung. Hanya saja, pasar terapung yang satu ini lebih modern ketimbang di Kalimantan, yakni Pasar Ah Poong namanya.

Berbeda dengan pasar terapung sebelumnya, pasar ini adalah sebuah jejeran restoran yang menyuguhkan panorama pasar terapung yang ada di aliran Sungai Cikeas.

Berbagai makanan khas Indonesia dan mancanegara tersedia di sana. Yang paling asyik tentu pemandangan pasar terapung buatan di Sungai Cikeas. Meski tak sebanyak di pasar terapung Kalimantan, pasar terapung ala Ah Poong juga diisi perahu yang menjajakan aneka barang. Pengunjung juga bisa mengarungi sungai dengan perahu.

4. Pasar Terapung Langkat, Sumatera Utara

(Berkatdo Saragih/d'Traveler)
Siapa kira kalau pasar terapung juga ada di Sumatera, tepatnya di Desa Pulau Sembilan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pasar ini mengambil konsep yang mirip dengan pasar yang ada di Kalimantan, yakni pasar di atas sungai.

Hanya saja, pasar ini bukan pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu. Pasar terapung Langkat sengaja dibuat oleh pemerintah setempat pada tahun 2009. Pembuatan pasar ini ditujukan untuk menjaga kestabilan harga ikan kerapu.

4. Pasar Terapung Langkat, Sumatera Utara

(Berkatdo Saragih/d'Traveler)
Siapa kira kalau pasar terapung juga ada di Sumatera, tepatnya di Desa Pulau Sembilan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pasar ini mengambil konsep yang mirip dengan pasar yang ada di Kalimantan, yakni pasar di atas sungai.

Hanya saja, pasar ini bukan pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu. Pasar terapung Langkat sengaja dibuat oleh pemerintah setempat pada tahun 2009. Pembuatan pasar ini ditujukan untuk menjaga kestabilan harga ikan kerapu.
Halaman 2 dari 10
Salah satu daerah yang paling terkenal dengan pasar terapung adalah Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki dua jenis pasar terapung. Salah satu yang masih aktif dan ramai adalah Pasar Terapung Muara Kuin.

Pasar terapung ini berada di atas Sungai Barito tepatnya di muara Sungai Kuin. Jika ingin melihat aktivitas jual beli di sana, turis harus datang dari pukul 05.00 Wita. Selepas Subuh, Pasar sudah ramai dan mulai sepi begitu pukul 07.00 Wita.

Di pasar ini, turis bisa melihat banyak jukung atau perahu dalam bahasa Banjar, memadati sungai. Layaknya pasar, berbagai jenis barang dijajakan di sana, mulai dari sayur, buah, ikan, sampai perangkat dapur dan tanaman. Bukan cuma itu, restoran terapung atau tempat makan dalam kapal juga ada di sana.

Salah satu daerah yang paling terkenal dengan pasar terapung adalah Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki dua jenis pasar terapung. Salah satu yang masih aktif dan ramai adalah Pasar Terapung Muara Kuin.

Pasar terapung ini berada di atas Sungai Barito tepatnya di muara Sungai Kuin. Jika ingin melihat aktivitas jual beli di sana, turis harus datang dari pukul 05.00 Wita. Selepas Subuh, Pasar sudah ramai dan mulai sepi begitu pukul 07.00 Wita.

Di pasar ini, turis bisa melihat banyak jukung atau perahu dalam bahasa Banjar, memadati sungai. Layaknya pasar, berbagai jenis barang dijajakan di sana, mulai dari sayur, buah, ikan, sampai perangkat dapur dan tanaman. Bukan cuma itu, restoran terapung atau tempat makan dalam kapal juga ada di sana.

Selain Pasar Terapung Muara Kuin, masih ada lagi pasar terapung lain yang harus turis lihat, yakni Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar ini berada di Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Tak jauh berbeda dengan Pasar Terapung Muara Kuin, Pasar Terapung Lok Baintan juga dipenuhi oleh perahu kecil yang berisi dagangan. Turis yang datang dan ingin berkeliling pasar bisa menyewa perahu kecil.

Selain Pasar Terapung Muara Kuin, masih ada lagi pasar terapung lain yang harus turis lihat, yakni Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar ini berada di Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Tak jauh berbeda dengan Pasar Terapung Muara Kuin, Pasar Terapung Lok Baintan juga dipenuhi oleh perahu kecil yang berisi dagangan. Turis yang datang dan ingin berkeliling pasar bisa menyewa perahu kecil.

Di Sentul, Bogor ternyata juga ada pasar terapung. Hanya saja, pasar terapung yang satu ini lebih modern ketimbang di Kalimantan, yakni Pasar Ah Poong namanya.

Berbeda dengan pasar terapung sebelumnya, pasar ini adalah sebuah jejeran restoran yang menyuguhkan panorama pasar terapung yang ada di aliran Sungai Cikeas.

Berbagai makanan khas Indonesia dan mancanegara tersedia di sana. Yang paling asyik tentu pemandangan pasar terapung buatan di Sungai Cikeas. Meski tak sebanyak di pasar terapung Kalimantan, pasar terapung ala Ah Poong juga diisi perahu yang menjajakan aneka barang. Pengunjung juga bisa mengarungi sungai dengan perahu.

Di Sentul, Bogor ternyata juga ada pasar terapung. Hanya saja, pasar terapung yang satu ini lebih modern ketimbang di Kalimantan, yakni Pasar Ah Poong namanya.

Berbeda dengan pasar terapung sebelumnya, pasar ini adalah sebuah jejeran restoran yang menyuguhkan panorama pasar terapung yang ada di aliran Sungai Cikeas.

Berbagai makanan khas Indonesia dan mancanegara tersedia di sana. Yang paling asyik tentu pemandangan pasar terapung buatan di Sungai Cikeas. Meski tak sebanyak di pasar terapung Kalimantan, pasar terapung ala Ah Poong juga diisi perahu yang menjajakan aneka barang. Pengunjung juga bisa mengarungi sungai dengan perahu.

Siapa kira kalau pasar terapung juga ada di Sumatera, tepatnya di Desa Pulau Sembilan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pasar ini mengambil konsep yang mirip dengan pasar yang ada di Kalimantan, yakni pasar di atas sungai.

Hanya saja, pasar ini bukan pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu. Pasar terapung Langkat sengaja dibuat oleh pemerintah setempat pada tahun 2009. Pembuatan pasar ini ditujukan untuk menjaga kestabilan harga ikan kerapu.

Siapa kira kalau pasar terapung juga ada di Sumatera, tepatnya di Desa Pulau Sembilan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pasar ini mengambil konsep yang mirip dengan pasar yang ada di Kalimantan, yakni pasar di atas sungai.

Hanya saja, pasar ini bukan pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu. Pasar terapung Langkat sengaja dibuat oleh pemerintah setempat pada tahun 2009. Pembuatan pasar ini ditujukan untuk menjaga kestabilan harga ikan kerapu.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads