detikTravel beberapa waktu lalu mengunjungi Pantai Indrayanti di Gunungkidul di akhir pekan. Di benak saya masih terbayang kata perawan yang menempel pada Pantai Indrayanti.
Ketika itu, yang ada di pikiran saya adalah sebuah pantai, dengan pasir putih, ombak tinggi dan sepi pengunjung. Kesan tenang juga tak luput dari bayangan saya.
Namun tiba-tiba semua sirna begitu mobil yang saya tumpangi tiba di lokasi Pantai Indrayanti. Jejeran mobil memenuhi parkiran pantai. Belum lagi jalanan sempit yang dipenuhi orang lalu lalang.
Deretan restoran yang ada di tepi Pantai Indrayanti juga ramai dipenuhi pengunjung yang menyantap makanan. Semua kontras dengan yang ada di pikiran dan cerita orang banyak.
Perlahan langkah saya memasuki kawasan pantai. Alangkah terkejutnya saya, ternyata kawasan pantai lebih ramai dari luar. Ada yang bermain voli pantai, berenang, foto-foto, atau sekadar berteduh di bawah payung tenda dan beralaskan tikar pantai.
Rasanya hampir sulit menemukan payung sewaan yang kosong. Hampir seluruhnya disewa pengunjung yang datang.
Hebatnya, meski begitu kawasan pantai masih bersih. Tidak ada sampah yang berserakan di sana mengotori pasir. Jadi, meski ramai pengunjung pantai ini tetap terjaga kebersihannya. Semoga sifat bertanggung jawab ini terus dijaga wisatawan.
(ptr/fay)










































