Bandara Halim Perdanakusumah yang dulunya bernama Lapangan Udara Cilitan berada di kawasan Jakarta Timur. Fungsi asli Bandara Halim adalah markas pangkalan udara TNI AU. Di sinilah terdapat banyak pesawat tempur yang sewaktu-waktu digunakan oleh TNI AU.
Di lain sisi, Bandara Halim jadi tempat pendaratan khusus bagi tamu-tamu negara. Beberapa di antaranya seperti Pangeran Charles, mendiang Yasser Arafat dan Presiden AS Barrack Obama.
Tanggal 10 Januari 2014 lalu, Bandara Halim akhirnya dialihfungsikan untuk melayani penerbangan komersil untuk kali pertama. Rencana tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2012, tapi baru terealisasi di tahun ini.
Bukan tanpa sebab Bandara Halim jadi melayani penerbangan komersil. Ini dianggap suatu solusi untuk mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Asal tahu saja, tahun 2013 kemarin tercatat Bandara Soekarno Hatta menampung sekitar 62 juta penumpang. Padahal, kapasitasnya sendiri hanya mampu menampung sekitar 22 juta penumpang.
Bandara Halim pun menjadi salah satu alternatif pintu masuk traveler untuk liburan ke Jakarta. Sejauh ini, baru maskapai Citilink yang melayani penerbangan ke Bandara Halim dengan rute PP Jakarta-Palembang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Malang.
Maskapai Garuda dan AirAsia ingin menyusul langkah dari Citilink pada bulan Maret lalu. Tapi sayang, hingga kini masih dalam proses pengkajian oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
detikTravel pernah mengunjungi Bandara Halim beberapa waktu lalu dan melihatnya dari dekat. Suasana di Bandara Halim lebih sunyi dan tenang daripada di Bandara Soekarno Hatta. Karena memang, Bandara Halim tidak seluas dan penerbangannya tak sepadat di Bandara Soekarno Hatta.
Di depan bandaranya, tidak ada mobil yang terparkir sembarangan dan bebas dari macet. Lingkungan bandara pun bersih dan membuat traveler nyaman berada di sana.
Karena aslinya adalah markas pangkalan udara TNI AU, traveler jangan heran kalau banyak tentara yang menggenakan seragam berlalu-lalang. Meski mungkin membuat segan, ternyata secara tak langsung jadi penunjang faktor keamanan di sana. Siapa yang berani macam-macam di pangkalan TNI AU?
Soal fasilitas, tepat di depan Bandara Halim berderet restoran, kafe dan mini market. Tak ketinggalan, ATM centre di sana memudahkan traveler untuk mengambil uang.
Bicara tentang toilet, Bandara Halim punya tiga toilet di wilayah lobi bandara. Satu toilet di dekat keberangkatan dan di kedatangan. Lalu, ada satu lagi di bagian dalam di tempat check in.
Toilet di Bandara Halim cukup bersih, tapi sayang ukurannya kecil dan masih kurang luas untuk menampung banyak penumpang. Sebagai contoh, toilet pria di Bandara Halim hanya terdapat satu kloset duduk dan tiga kloset berdiri. Serta, ada dua wastafel untuk mencuci tangan.
Ada satu hal untuk traveler yang harus diingat jika mendarat atau terbang lewat Bandara Halim. Pesawat akan mengalami delay jika sewaktu-waktu bandara digunakan untuk keperluan TNI AU. Harap sabar ya!
Bandara Halim hingga kini dianggap efektif dalam membantu mengurangi kepadatan Bandara Soekarno Hatta. Traveler yang menetap di kawasan Jakarta Timur dan sekitarnya pun mudah untuk terbang menuju berbagai destinasi. Anda sudah coba naik pesawat dari sana?
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru