Kota yang memiliki semboyan Spirit of Java ini memiliki magnet bagi para wisatawan lokal ataupun mancanegara untuk berkunjung. Hal ini dikarenakan banyaknya tempat destinasi yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya ialah pasar Triwindu atau yang juga sering disebut sebagai Pasar Windujenar.
Lokasi pasar ini berada di Jalan Diponegoro, kawasan Ngarsopura dan letaknya tidak jauh dari Pura Mangkunegara. Ketika mengunjungi pasar ini maka suasana puluhan tahun lampau akan Anda rasakan. Ditambah lagi bangunan pasar yang berdiri sejak 1939 ini dibuat dengan bahan dasar kayu yang membuat pasar ini terkesan lebih unik, kuno dan etnik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar ini memiliki 2 lantai, umumnya kios yang berada di lantai pertama menawarkan berbagai barang seperti pajangan, aksesoris, uang kuno, koin kuno, alat elektronik kuno, buku langka, sepatu, barang etnik dsb. Sedangkan di lantai dua menjual barang antik yang berukuran besar seperti lemari, meja, tempat tidur sepeda ontel dan alat otomotif (spare part) keluaran lama yang kini sulit untuk ditemukan.
Jika beruntung maka Anda bisa menemukan benda pusaka ataupun benda yang memiliki nilai historis yang tinggi dan juga sangat langka. Namun yang harus diperhatikan bahwa barang-barang yang ada di Pasar Triwindu tidak semua merupakan barang kuno. Terdapat sebagian barang yang merupakan hasil kreatifitas pengrajin yang sengaja dibuat agar terlihat antik dan kuno.
Harga barang yang ditawarkan di pasar ini bervariasi mulai ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah. Hal ini disesuaikan dengan histori, keunikan, serta tahun pembuatannya yang dimiliki benda tersebut. Makin langka, unik, dan memiliki nilai historis yang tinggi maka semakin tinggi harganya. Tentu semuanya tergantung dengan budget yang anda miliki.
Jangan lupa gunakan keahlian anda dalam tawar menawar untuk dapat memperoleh harga yang disepakati. Selain itu ada cara unik dalam pembelian di pasar ini, pembeli dapat melakukan jual beli dengan sistem barter. Tukarkan barang antik Anda dengan bahvrang antik yang diinginkan. Lalu penjual lah yang akan memberikan nilai harga barang antik yang Anda miliki.
Selain sebagai tempat jual beli barang antik, pasar ini juga sering dijadikan sebagai objek untuk berfoto-foto. Hampir setiap hari pasar ini selalu buka dari hari Senin hingga Minggu pada pukul 09.00 sampai dengan 16.00. Akses untuk mencapai pasar ini sangat mudah dan banyak tempat penginapan dan kuliner khas di sekitar Pasar Triwindu.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah