Lombok punya banyak budaya yang menarik untuk dilihat, Peresean adalah salah satunya. Inilah pertarungan antara dua pria yang adu kuat dan tangkas untuk saling menjatuhkan dengan rotan.
detikTravel beberapa waktu lalu berkesempatan menyaksikan Peresean di Air Terjun Tiu Kelep, yang berada di dekat Desa Senaru, Lombok Utara. Mari kita mengenal dulu lebih dalam, apa itu Peresean?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum bertarung, mereka diharuskan memakai kain tradisional yang diikat di pinggang, udeng yang dipakai di kepala dan bertelanjang dada. Syarat untuk menjadi pemenang cuma satu, siapa yang bisa membuat lawan menyerah terlebih dulu!
Seperti yang detikTravel lihat, kedua orang pria yang memeragakan Peresean saling menyerang. Mereka berdua saling menyabetkan rotan, berlindung dengan tameng dan bergerak lincah menghindari serangan. Suara rotan yang menghantam tameng bakal terdengar keras. Ini baru jantan!
Tenang saja, Peresean kini bukanlah suatu ajang pertarungan untuk memilih prajurit. Peresean sudah menjadi atraksi wisata yang bisa disaksikan wisatawan, baik dengan memesan paket wisata dari travel agent yang menyediakan pertunjukan Peresean atau melihatnya di festival-festival dan upacara adat.
Bahkan, Peresean sudah jadi ajang olahraga bagi pria di Lombok yang dilakukan dengan event-event olahraga. Meski sudah jadi atraksi wisata, tapi para petarung Peresean tetap saling menghantam sekuat tenaga. Tak jarang, beberapa pria yang ikut Peresean mendapat luka sabetan yang merah di punggung dan sampai keluar darah.
Wisatawan pun diperbolehkan untuk mencoba Peresean. Kalau Anda pria yang jantan dan punya nyali, berani beradu ala Peresean?
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun