Ini Dia 10 Museum Paling Keren di Indonesia (2)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Museum Keren

Ini Dia 10 Museum Paling Keren di Indonesia (2)

- detikTravel
Kamis, 25 Sep 2014 10:10 WIB
Ini Dia 10 Museum Paling Keren di Indonesia (2)
(Desi Dwistratanti Sumadio/d'Traveler)
Solo - Siapa bilang museum keren hanya ada di luar negeri? Setidaknya, ada 10 museum di berbagai daerah Nusantara yang asyik dan tidak membosankan untuk dikunjungi. Mau tahu apa saja?

Indonesia punya banyak museum keren, beberapa yang terbaik dihimpun oleh TripAdvisor lewat Travellers' Choice Awards 2014. Dari rilis TripAdvisor, Kamis (25/9/2014), berikut 10 museum paling keren di Indonesia bagian kedua:

6. Ullen Sentalu (DI Yogyakarta)

(Desi Dwistratanti Sumadio/d'Traveler)
Terletak di Jalan Kaliurang, DI Yogyakarta, Ullen Sentalu terkenal karena keindahan bangunannya. Namun selain itu, museum ini menyimpan ratusan 'harta karun' dan artefak peninggalan Keraton dan kerajaan di Jawa.

Museum ini punya beberapa ruangan dengan koleksi berbeda. Ada Ruang Seni Tari & Gamelan, Guwo Selo Giri, juga Kampung Kambang yang terdiri dari 5 ruangan batik. Ada juga karya lukis 4 figur Mataram yakni (Sultan HB IX- Sunan PB XII, Permaisuri PB XI, KGPAA PA VII-VIII, Permaisuri HB VII, MN VII) yang dikemas dalam karya seni dan foto foto pribadi.

7. Museum Bank Indonesia, DKI Jakarta

(indonesia.travel)
Museum Bank Indonesia yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta adalah salah satu favorit wisatawan. Menempati bekas gedung De Javasche Bank, museum ini menyajikan peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa.

Museum ini berisi informasi dan bukti sejarah keberadaan Bank Indonesia. Mulai dari datangnya para pedagang Eropa, sampai pembentukan Bank Indonesia pada 1953. Beragam informasi disajikan lewat teknologi modern dan multi media.

8. Don Antonio Blanco Museum, Bali

(Don Antonio Blanco Museum)
Antonio Maria Blanco adalah pelukis keturunan Spanyol dan AS, yang pindah kemudian menikahi penari Bali. Lukisan hasil karyanya bisa dilihat di museum yang berlokasi di Bukit Campuan, Ubud.

Museum ini menempati sebuah bangunan mewah, yang berdiri di lahan seluas 20.000 m2. Traveler bisa menikmati lukisan-lukisan hasil karya Blanco di area Gallery, serta mengunjungi tempatnya melukis yakni Studio.

Usai berkeliling museum, traveler bisa beristirahat dan bersantai di kafe yang menyuguhkan masakan Eropa dan Asia. Gift Shop juga tersedia bagi Anda yang ingin membeli suvenir.

9. Museum House of Sampoerna, Jawa Timur

(Rizki Ramadan/d'Traveler)
Berlokasi di Kota Tua Surabaya, Museum House of Sampoerna menyuguhkan sejarah dan seluk-beluk pembuatan rokok di Indonesia. Museum ini punya beragam bukti sejarah dan alat-alat yang digunakan berkaitan dengan sejarah rokok di Indonesia.

Di museum ini pula, traveler bisa melihat proses produksi rokok langsung di tempat pembuatannya. Beberapa ruangan menyimpan koleksi berharga seperti sepeda motor tua, sepeda pertama pemilik Sampoerna, serta mesin cetak tua.

10. Museum Nasional, DKI Jakarta

(Putri/detikTravel)
Museum Nasional, sering disebut juga Museum Gajah adalah tempat untuk mengenal lebih dalam tentang sejarah dan munculnya Negara Kepulauan Republik Indonesia. Betapa tidak, museum keren ini punya lebih dari 67.000 artefak dari berbagai daerah di Indonesia juga Asia.

Tak heran museum ini menjadi yang paling lengkap dan salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Beberapa gedung di museum ini punya koleksi berbeda mulai dari artefak Hindu-Buddha sampai peninggalan era kolonial Belanda.
Halaman 2 dari 6
Terletak di Jalan Kaliurang, DI Yogyakarta, Ullen Sentalu terkenal karena keindahan bangunannya. Namun selain itu, museum ini menyimpan ratusan 'harta karun' dan artefak peninggalan Keraton dan kerajaan di Jawa.

Museum ini punya beberapa ruangan dengan koleksi berbeda. Ada Ruang Seni Tari & Gamelan, Guwo Selo Giri, juga Kampung Kambang yang terdiri dari 5 ruangan batik. Ada juga karya lukis 4 figur Mataram yakni (Sultan HB IX- Sunan PB XII, Permaisuri PB XI, KGPAA PA VII-VIII, Permaisuri HB VII, MN VII) yang dikemas dalam karya seni dan foto foto pribadi.

Museum Bank Indonesia yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta adalah salah satu favorit wisatawan. Menempati bekas gedung De Javasche Bank, museum ini menyajikan peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa.

Museum ini berisi informasi dan bukti sejarah keberadaan Bank Indonesia. Mulai dari datangnya para pedagang Eropa, sampai pembentukan Bank Indonesia pada 1953. Beragam informasi disajikan lewat teknologi modern dan multi media.

Antonio Maria Blanco adalah pelukis keturunan Spanyol dan AS, yang pindah kemudian menikahi penari Bali. Lukisan hasil karyanya bisa dilihat di museum yang berlokasi di Bukit Campuan, Ubud.

Museum ini menempati sebuah bangunan mewah, yang berdiri di lahan seluas 20.000 m2. Traveler bisa menikmati lukisan-lukisan hasil karya Blanco di area Gallery, serta mengunjungi tempatnya melukis yakni Studio.

Usai berkeliling museum, traveler bisa beristirahat dan bersantai di kafe yang menyuguhkan masakan Eropa dan Asia. Gift Shop juga tersedia bagi Anda yang ingin membeli suvenir.

Berlokasi di Kota Tua Surabaya, Museum House of Sampoerna menyuguhkan sejarah dan seluk-beluk pembuatan rokok di Indonesia. Museum ini punya beragam bukti sejarah dan alat-alat yang digunakan berkaitan dengan sejarah rokok di Indonesia.

Di museum ini pula, traveler bisa melihat proses produksi rokok langsung di tempat pembuatannya. Beberapa ruangan menyimpan koleksi berharga seperti sepeda motor tua, sepeda pertama pemilik Sampoerna, serta mesin cetak tua.

Museum Nasional, sering disebut juga Museum Gajah adalah tempat untuk mengenal lebih dalam tentang sejarah dan munculnya Negara Kepulauan Republik Indonesia. Betapa tidak, museum keren ini punya lebih dari 67.000 artefak dari berbagai daerah di Indonesia juga Asia.

Tak heran museum ini menjadi yang paling lengkap dan salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Beberapa gedung di museum ini punya koleksi berbeda mulai dari artefak Hindu-Buddha sampai peninggalan era kolonial Belanda.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads