Sekitar 10 tahun yang lalu, para nelayan di Talisayan menemukan keberadaan hiu ini. Wilayahnya terdapat di antara Tanjung Batu dan Tanjung Mangkaliat. Kawasan tersebut dihuni hiu tutul karena makanannya seperti plankton, ikan-ikan kecil dan cumi masih banyak tersedia.
Karena ikan hiu ini termasuk hewan yang dilindungi, untuk tetap menjaga habitatnya, akhirnya mereka membuat bagan di tengah laut untuk memberi makan ikan hiu di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 04.00 WITA, waktu paling pas menuju Dermaga Talisayan dan meluncur ke tengah laut. Sewa perahu mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta tergantung besarnya perahu yang disewa.
Setelah menempuh perjalanan dari dermaga ke tengah laut sekitar 45 menit hingga 60 menit. Akhirnya tiba di bagan terapung. Para nelayan pun siap mengangkat jaring makanan untuk hiu tutul. Tak butuh waktu lama, segerombolan hiu pun muncul ke permukaan. Tunggu hingga 15-30 menit mereka makan hingga kenyang, baru waktunya kita bisa berkencan dengan hiu.
Byurr! Saat wisatawan terjun ke laut, para hiu tersebut seolah tak terganggu dengan keberadan manusia. Kita bisa menyelam dan mendekat untuk mengabadikan momen menegangkan ini dengan kamera under water. Rasanya deg-degan!
Melihat langsung ikan hiu dari dekat sungguh mendebarkan namun mengasyikan. Kita bisa melihat hiu yang panjangnya 2 meter hingga 8 meter. Saat berenang, hiu besar dikelilingi ikan-ikaan kecil di sampingnya. Lucu!
Sekitar satu jam wisatawan bisa puas berenang dengan hiu tutul. Karena setelah itu, hiu kembali ke dasar laut karena makanan sudah habis dan perut mereka sudah kenyang. Bye..bye, hiu tutul!
(avi/aff)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028