Bangsring Underwater (Bunder) mulai dibuka oleh warga lokal pada Agustus 2014. Di sini wisatawan bisa melihat keindahan terumbu karang yang masih asli. Tak hanya itu, kawasan yang masuk Selat Bali ini juga punya kolam dengan 5 ikan hiu. Turis bisa berenang di situ.
"Perlu kekuatan mental. Adrenalin meningkat saat masuk ke kolam jerambah yang berisi hiu," ujar Wisnu salah satu wisatawan dari Banyuwangi, kepada detikcom, Minggu (25/12015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkadang, hiu yang aktif mencoba menabrak tubuh wisatawan. Ini cukupβ membuat kaget orang yang ditabrak hiu itu. Tapi tenang, hiu-hiu itu tidak akan mengigit. Sebab sebelum diajak bermain, hiu-hiu itu terlebih dahulu diberi makan.
"βSebelum βdiajak bermain kita kasih makan dulu. Meski sudah jinak tetap kita mewaspadai. Karena termasuk hewan liar juga," ungkap Yanto kepada detikTravel.
Di Bunder ini, kata Yanto, selain hiu terdapat pula ikan hias, kerapu dan lobster yang dipiara di βkolam jerambah disekitar rumah apung. Ini untuk pembelajaran bagi masyarakat umum yang singgah di rumah apung Bunder.
"Kita sering melakukan pelatihan masyarakat. Kebanyakan adalah mahasiswa dari beberapaβ universitas. Terkait dengan penyelamatan perairan dan juga terumbu karang," pungkasnya.
Untuk masuk ke wilayah Bunder tidak ditiketkan. Namun untuk menyebrang ke rumah apung, wisawatan wajib membayar jasa penyebrangan menggunakan boat Rp 10 ribu. Selain itu, di Bunder ini juga menyewakan alat snorkeling dan sepatu katak, untuk melihat pemandangan bawah laut yang eksotis, dengan tarif Rp 35 ribu.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun