Meranti -
Sejumlah kota di Indonesia seolah ada di luar radar wisatawan. Kabupaten Kepulauan Meranti di Riau, punya sejumlah keunikan yang berpotensi menarik turis datang. Inilah sejumlah fakta unik yang ada di sana.
30 Persen dari penduduk Kep Meranti adalah etnis Tionghoa. Itu sebabnya budaya Tionghoa cukup kental. Mereka memiliki tradisi unik saat Imlek. Tapi suasana pusat kota dengan jalanan yang kecil dan kondisi alam yang ada juga melahirkan banyak keunikan lain.
detikTravel menjelajah Meranti pada Minggu-Selasa (22-24/2/2015) kemarin dan mengumpulkan sejumlah keunikan di sana. Apa saja?
1. Tradisi perang air
(Fitraya/detikTravel)
|
Kepulauan Meranti bisa dibilang memiliki tradisi Imlek paling unik di Indonesia. Mereka punya tradisi perang air seperti Songkran di Thailand. Perang air dilakukan pada Imlek hari pertama sampai keenam.
Semua orang, tua dan muda mempersenjatai diri dengan pistol air, ember, gayung, plastik air dan lain-lain. Sebagian berkelompok naik becak motor, sebagian lagi menunggu di pinggir jalan. Ketika becak motor lewat, mereka saling timpuk bom air dan saling siram. Byurrrr!
BACA JUGA: Kab Meranti Punya Tradisi Perang Air Lebih Heboh dari Thailand
Perang air ini sudah ditetapkan rutenya oleh Pemkab. Jadwalnya pun sudah ditentukan dari pukul 16.00-18.00 WIB dengan rute memutar satu arah dari Jl Imam Bonjol, Jl Diponegoro, Jl Kartini, dan Jl Tebing Tinggi. Saking serunya, Bupati Kep Meranti Irwan dan Kapolres Kep Meranti AKBP Pandra Arsyad ikutan perang air. Gokil!
2. Polisi becak motor
(Fitraya/detikTravel)
|
Kendaraan umum di Kep Meranti adalah becak motor, warga menyebutnya becak atau ojek saja. Kendaraan ini dinilai handal karena pusat kota Kep Meranti jalanannya sempit dan kecil.
Nah, polisi juga menyesuaikan dengan kondisi ini. Mereka punya kendaraan patroli becak motor, lho. Kapolres Kep Meranti AKBP Pandra Arsyad dengan bangga memamerkan kendaraan patroli becak motor kepada detikTravel.
"Kendaraan unik ini juga untuk kampanye polisi sahabat anak dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak-anak (PPA) Polres Kep Meranti," kata Pandra.
Kalau traveling ke sana, buka mata. Siapa tahu Anda melihat patroli becak motor ini wara-wiri di jalanan.
3. Polisi sepeda
(Fitraya/detikTravel)
|
Masih untuk menyiasati jalanan pusat kota Kep Meranti yang sempit dan kecil, Polres Meranti juga punya unit patroli sepeda. Mereka menjaga keamanan kota sambil menggowes sepeda.
detikTravel pernah menjumpai patroli sepeda ini beberapa kali. Biasanya mereka bertugas sepasang-sepasang dan berkeliling di jalanan kota.
Tak jarang polisi sepeda bertegur sapa dengan masyarakat. Di pusat kota di Selat Panjang, memang turis enaknya juga bersepeda atau naik motor.
4. Kedai kopi
(Fitraya/detikTravel)
|
Kabupaten Kepulauan Meranti adalah destinasi yang pas untuk turis penggemar kopi. Sebabnya, kedai kopi ada di mana-mana, terutama di Jl Ahmad Yani, Jl Tebingtinggi dan sekitar Pelabuhan Camat.
Warga kota terutama etnis Tionghoa senang mengobrol dan kongkow di kedai kopi. Apa saja bisa menjadi bahan obrolan.
Kopi susu, kopi hitam, kopi ginseng, milo tinggal pilih apa yang disuka. Kedai kopi yang paling asyik adalah yang berada di pinggir selat yang menghadap ke Pulau Rangsang, bisa sambil melihat kapal penumpang lalu lalang.
5. Kuliner lezat
(Fitraya/detikTravel)
|
Kepulauan Meranti memiliki sejumlah kuliner lezat yang menggugah selera. Mulai dari sarapan, semua orang di kota makan Mie Kuah Kacang yang terdiri dari campuran lontong, mie, tahu, toge, bumbu kacang dan kuahnya.
Karena Kep Meranti adalah penghasil sagu terbaik di Indonesia, mie paling khas di sini adalah mie sagu dan camilan paling khas adalah kue semprong sagu. Rasanya nikmat.
Sejumlah aneka rumah makan Melayu juga bertebaran di berbagai sudut kota. Mereka siap menggoyang lidah Anda.
Kepulauan Meranti bisa dibilang memiliki tradisi Imlek paling unik di Indonesia. Mereka punya tradisi perang air seperti Songkran di Thailand. Perang air dilakukan pada Imlek hari pertama sampai keenam.Semua orang, tua dan muda mempersenjatai diri dengan pistol air, ember, gayung, plastik air dan lain-lain. Sebagian berkelompok naik becak motor, sebagian lagi menunggu di pinggir jalan. Ketika becak motor lewat, mereka saling timpuk bom air dan saling siram. Byurrrr!BACA JUGA: Kab Meranti Punya Tradisi Perang Air Lebih Heboh dari ThailandPerang air ini sudah ditetapkan rutenya oleh Pemkab. Jadwalnya pun sudah ditentukan dari pukul 16.00-18.00 WIB dengan rute memutar satu arah dari Jl Imam Bonjol, Jl Diponegoro, Jl Kartini, dan Jl Tebing Tinggi. Saking serunya, Bupati Kep Meranti Irwan dan Kapolres Kep Meranti AKBP Pandra Arsyad ikutan perang air. Gokil!Kendaraan umum di Kep Meranti adalah becak motor, warga menyebutnya becak atau ojek saja. Kendaraan ini dinilai handal karena pusat kota Kep Meranti jalanannya sempit dan kecil.
Nah, polisi juga menyesuaikan dengan kondisi ini. Mereka punya kendaraan patroli becak motor, lho. Kapolres Kep Meranti AKBP Pandra Arsyad dengan bangga memamerkan kendaraan patroli becak motor kepada detikTravel.
"Kendaraan unik ini juga untuk kampanye polisi sahabat anak dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak-anak (PPA) Polres Kep Meranti," kata Pandra.
Kalau traveling ke sana, buka mata. Siapa tahu Anda melihat patroli becak motor ini wara-wiri di jalanan.
Masih untuk menyiasati jalanan pusat kota Kep Meranti yang sempit dan kecil, Polres Meranti juga punya unit patroli sepeda. Mereka menjaga keamanan kota sambil menggowes sepeda.
detikTravel pernah menjumpai patroli sepeda ini beberapa kali. Biasanya mereka bertugas sepasang-sepasang dan berkeliling di jalanan kota.
Tak jarang polisi sepeda bertegur sapa dengan masyarakat. Di pusat kota di Selat Panjang, memang turis enaknya juga bersepeda atau naik motor.
Kabupaten Kepulauan Meranti adalah destinasi yang pas untuk turis penggemar kopi. Sebabnya, kedai kopi ada di mana-mana, terutama di Jl Ahmad Yani, Jl Tebingtinggi dan sekitar Pelabuhan Camat.
Warga kota terutama etnis Tionghoa senang mengobrol dan kongkow di kedai kopi. Apa saja bisa menjadi bahan obrolan.
Kopi susu, kopi hitam, kopi ginseng, milo tinggal pilih apa yang disuka. Kedai kopi yang paling asyik adalah yang berada di pinggir selat yang menghadap ke Pulau Rangsang, bisa sambil melihat kapal penumpang lalu lalang.
Kepulauan Meranti memiliki sejumlah kuliner lezat yang menggugah selera. Mulai dari sarapan, semua orang di kota makan Mie Kuah Kacang yang terdiri dari campuran lontong, mie, tahu, toge, bumbu kacang dan kuahnya.
Karena Kep Meranti adalah penghasil sagu terbaik di Indonesia, mie paling khas di sini adalah mie sagu dan camilan paling khas adalah kue semprong sagu. Rasanya nikmat.
Sejumlah aneka rumah makan Melayu juga bertebaran di berbagai sudut kota. Mereka siap menggoyang lidah Anda.
(fay/fay)
Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus