Disusun detikTravel, Kamis (26/2/2015) berikut 6 hal unik yang bisa Anda temui di Lombok:
1. Rumah dilumuri kotoran kerbau
|
(Afif/detikTravel)
|
Tunggu dulu, bukan berarti semua bagian rumah dilumuri kotoran kerbau, melainkan hanya bagian lantainya saja. Kotoran kerbau yang digunakan adalah yang sudah kering dan lalu dicampur air lalu dilumuri ke lantai. Tujuannya untuk menghilangkan debu-debu yang menempel dan membuat lantai kuat.
Beberapa rumah adat Bale Tani di sana masih melakukan tradisi melumuri lantai pakai kotoran kerbau. Biasanya mereka melakukannya seminggu sekali. Traveler pun bisa mengikuti kegiatannya langsung!
2. Pulau tanpa kendaraan bermotor
|
(Afif/detikTravel)
|
Sejak tahun 1990-an, masyarakat yang menempati Gili Trawangan memang melarang segala aneka jenis kendaraan bermotor masuk ke sana. Bukan apa-apa, sebab pulaunya kecil dan bisa menganggu ketenangan. Mereka pun menggunakan sepeda roda dua atau cidomo (sejenis delman) untuk transportasi sehari-hari.
Kini, justru itulah yang jadi daya tarik bagi Gili Trawangan. Turis mancanegara yang datang merasa sangat nyaman, karena udaranya bersih dan jauh dari suara knalpot atau klakson. Gili Trawangan jadi pulau yang unik sekaligus incaran turis.
3. Pantai dengan dua jenis pasir
|
(Afif/detikTravel)
|
Di bagian sebelah kanan, pasir pantainya berupa pasir putih yang halus nan lembut seperti tepung. Sedangkan di sebelah kiri, punya pasir seperti merica yang teksturnya bulat, besar dan berwarna cokelat.
Kedua jenis pasir tersebut dipisahkan oleh batu karang yang besar tepat di bagian tengahnya. Naiklah dari atas sana dan lihat pantainya, kedua pasir dengan warna yang berbeda terlihat jelas.
Kalau jalan di sebelah kanan, Anda bisa melepas alas kaki dan rasakan kehalusan pasirnya. Sedangkan aat berada di sebelah kiri, coba genggam pasirnya dan rasakan butirannya yang besar.
4. Pantai berpasir pink
|
(Akbar Kautsar/d'Traveler)
|
Saat matahari sedang terik-teriknya, pasir Pantai Tangsi terlihat pink sempurna. Ditambah Kontur pantai yang landai dan suasana yang tenang, pantai ini seolah milik pribadi. Hanya ada Anda, pasir pantai berwarna pink, lautan biru di depan mata dan suara ombak.
Namun, menuju Pantai Tangsi tidaklah mudah. Jarak pantainya dari Kota Mataram sekitar 75 km, kalau naik mobil bisa menghabiskan waktu 2,5 jam lebih lamanya. Rutenya yakni dari Kota Mataram ke Praya, lalu ke arah timur hingga tiba di sebuah pertigaan Desa Sukaraja. Kemudian, berbeloklah ke kanan hingga tiba di pertigaan Desa Pemokong, Jerowaru.
Setalah sampai di sana, tanyakan kepada masyarakat setempat jalan menuju Pantai Tangsi atau Tanjung Ringgit. Pantai Tangsi berada 500 meter sebelum Tanjung Ringgit, tanjung yang berada di bagian timur Lombok. Selamat mencoba dan buktikan sendiri kecantikannya.
5. Kendi ajaib
|
(Afif/detikTravel)
|
Setelah air terisi dan kendi di balik, ternyata air yang tadi dimasukan ke dalamnya tidaklah tumpah. Airnya pun dituang dari bagian atas tanpa setetes pun yang tumpah dari bagian bawah. Mengapa bisa begitu ya?
Bukan sulap bukan sihir, air di dalam kendi tidak tumpah karena memiliki sistem kerucut. Air yang ada di dalam kendi akan ditahan di bagian kiri dan kanan kendi. Sehingga air tidak tumpah saat kendi diisi dari bawah dan dikembalikan ke posisi semula. Biasanya, kendi tersebut diisi oleh kopi atau air putih. Bisa dibeli untuk oleh-oleh juga lho!
6. Tradisi kawin lari
|
(Afif/detikTravel)
|
Jadi, pengantin pria akan menculik sang gadis dari rumahnya dan membawa kabur. Dia lantas menempatkan sang gadis di rumah kerabat lelakinya. Tenang saja, mereka berdua tidak akan berbuat macam-macam.
Kemudian esok harinya, sang pria dan gadis akan kembali pulang ke rumah orang tua si gadis. Mereka berdua diarak dengan riasan pengantin dan rombongan pemusik. Suasananya serba meriah.
Saat arak-arakan itulah, traveler bisa menontonnya langsung di jalanan. Anda pun harus menepikan kendaraan dan memberi jalan kepada mereka. Boleh juga untuk memotretnya.
Bagi pria Lombok, menculik sang gadis dianggap lebih kesatria dibanding melamar kepada orang tuanya. Tradisi seperti ini juga jadi bukti, betapa beragamnya budaya di Indonesia ini.
Halaman 2 dari 7











































Komentar Terbanyak
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Viral Turis China Dilecehkan Warlok Bali, Berawal dari Salaman Lalu ke Kemaluan
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030