Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 30 Mar 2015 14:26 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Keren! Curug Nangga Banyumas, Saingannya Tabanan Bali

detikTravel
Curug Nangga di Banyumas (Arbi/detikTravel)
Curug Nangga di Banyumas (Arbi/detikTravel)
Banyumas - Ada yang keren di Banyumas. Curug Nangga merupakan air terjun 7 tingkat yang indahnya tak kalah dengan air terjun yang ada di Tabanan, Bali. Segar!

Curug Nangga yang berada di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas Jawa Tengah mendadak populer sejak sebulan terakhir. Desa yang dikenal dengan nama Desa Atas Angin ini dulunya sepi pengunjung. Tapi kini, hampir setiap hari banyak warga dari dalam maupun luar kota yang datang menyempatkan diri untuk melihat eksotisnya curug nangga yang mempunyai 7 tingkat air terjun.

Lokasinya yang sangat terpencil dengan hamparan sawah terasering yang tertata rapih menyuguhkan pemandangan indah yang tak kalah menarik seperti yang ada di Tabanan, Bali. Inilah yang membuat Curug Nangga jarang dijamah banyak orang.

Namun sejak ramai penduduk membicarakan tentang keindahan curug yang mempunyai 7 tingkat air terjun di media sosial. Kini Curug Nangga menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Banyumas setelah banyak warga yang berdatangan untuk melihat keindahan curug tersebut.

"Awal curug ini dikenal, setelah sejumlah anak muda sekitar 2 bulan lalu memperkenalkan Curug Nangga ini melalui internet, setelah informasi itu merebak, selama 1 bulan ini jadi ramai pengunjung," kata salah satu relawan, Dana Junadi, Sabtu (28/3/2015) kemarin.

Setelah ramai pengunjung yang berdatangan, Desa Petahunan yang sebagian warganya bekerja sebagai petani dan pengerajin gula kelapa kristal serta TKW ini mulai menata diri. Pihak Desa Petahunan mulai memperbaiki akses jalan menuju curug nangga yang sebelumnya cukup sulit. Kini ditata rapih menggunakan batu alam tanpa menghilangkan kesan keindahan alam yang masih benar-benar lestari didalamnya.

"Iya semua kita rapihkan murni masih menggunakan dana desa. Kita buat akses jalan dengan menata batu alam sekitar 1 kilometer untuk menuju ke Curug Nangga," katanya.

Curug Nangga yang dialiri Kali Arus ini mempunyai total ketinggian sekitar 200 meter. Dengan setiap undak-undakan air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 20 hingga 30 meter lebih. Ketujuh air terjun itupun mempunyai nama sendiri-sendiri.

"Yang paling atas itu namanya Curug Nangga lalu yang kedua Curug Cikidang, Curug Gomblang, Curug Pewinian, Curug Bantar Pewinian, Curug Lunjar, dan yang terakhir ini curug Benda," jelasnya.

Setelah ramai diperbincangkan di media sosial oleh para pengunjung, dalam sebulan terakhir tingkat kunjungan ke Curug Nangga hampir menembus angka 3.000 pengunjung. Itupun dengan akses jalan yang masih benar-benar ditata oleh warga desa.

"Paling banyak Sabtu dan Minggu itu sekitar 2.000 lebih hampir 3.000 pengunjung, kalau hari biasa sekitar 400 pengunjung," ungkapnya.

Untuk dapat menikmati keindahan alam curug nangga, pertama saat memasuki area parkir, wisatawan cukup membayar Rp 2.000 untuk parkir motor. Selanjutnya para wisatawan kembali membayar Rp 3.000 untuk mendapatkan tiket saat memasuki lokasi. Senyum ramah warga Desa Petahunan pun tak akan lepas selama perjalanan menuju ke lokasi curug.

Dari area parkir yang sudah disediakan warga setempat, kemudian menyusuri jalur menuju Curug Nangga dengan berjalan kaki. Jalur yang dilalui seperti menuruni sebuah bukit yang menurut warga jaraknya mencapai sekitar 1 km untuk mencapai curug.

Salah satu pengunjung, Tri Haryati mengatakan jika dirinya mengetahui Curug Nangga dari obrolan bersama teman-temannya. Berawal dari obrolan tersebut, dia dan teman-temannya mengaku penasaran dan mencoba datang untuk melihat curug tujuh tingkat tersebut.

"Tahu dari teman lalu bareng-bareng ke sini. Ternyata bagus dan baru pertama kali lihat yang sampai 7 susun ini. Selain itu yang menarik pas jalan ke sini pemandangan alamnya keren, tapi akses jalannya saja yang masih agak sedikit susah," ujarnya.

Sementara menurut pengunjung asal Semarang yang kuliah di Unsoed Purwokerto, Ronario mengatakan jika tahu mengenai Curug Nangga dari obrolan di media sosial. Dirinya dan teman-temannya yang memang biasa mengadakan traveling di waktu-waktu tertentu penasaran untuk mendatangi Curug Nangga.

"Ini baru pertama kali melihat air terjun tujuh tingkat dan lumayan bagus, tapi sayang pas airnya cokelat. Tahu curug ini dari internet, ya lumayanlah dibanding destinasi wisata lain di Banyumas, ini unik karena ada tujuh tingkat, terus suasana alamnya ini benar-benar masih asri," ungkapnya.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA