Inilah Jembatan 'Dilarang Bunuh Diri' di Kupang, NTT

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Inilah Jembatan 'Dilarang Bunuh Diri' di Kupang, NTT

Wahyu Setyo - detikTravel
Senin, 24 Agu 2015 07:45 WIB
Inilah Jembatan Dilarang Bunuh Diri di Kupang, NTT
Inilah Jembatan Liliba yang sering dijadikan lokasi bunuh diri di Kupang (Wahyu/detikTravel)
Kupang - Sepintas tak ada yang aneh dengan jembatan Liliba di Kupang, NTT. Tapi tunggu sampai traveler tahu kisah yang ada di baliknya. Jembatan ini sering menjadi lokasi untuk orang bunuh diri. Hii..

Jembatan Liliba tampak biasa saja seperti layaknya jembatan lain di Indonesia. Namun, kisah tragis yang menyelimutinya membuat jembatan ini menjadi unik sekaligus agak menyeramkan. Jembatan Liliba sering menjadi lokasi untuk orang bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan hingga ke dasar sungai.

Tak tanggung-tanggung, sudah banyak korban yang berjatuhan akibat bunuh diri di sini. Baik pria maupun wanita, semua menyimpan erat kisahnya, lalu melompat untuk mengakhiri hidup dari atas Jembatan Liliba setinggi 200 meter tersebut, tak peduli tua ataupun muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ada banyak korban meninggal gara-gara loncat dari Jembatan Liliba. Kebanyakan alasannya karena cinta. Beberapa karena masalah ekonomi juga. Tapi banyaknya memang putus cinta," tutur Wences, sopir mobil sekaligus pemandu yang menemani detikTravel berkeliling Kupang beberapa waktu yang lalu.

Menurut data Satreskrim Polresta Kupang, sudah ada 5 orang korban meninggal akibat bunuh diri di Jembatan Liliba sepanjang tahun 2013-2015 saja. Sementara catatan awal kasus bunuh diri sudah mulai sejak tahun 2000-an. Bisa dibayangkan sudah berapa korban yang jatuh akibat bunuh diri di Jembatan Liliba.

Wences pun berkisah tentang salah seorang pemuda yang lebih memilih mengakhiri hidup di Jembatan Liliba karena putus cinta dengan kekasihnya. Seingat Wences, kejadiannya berlangsung hanya beberapa tahun silam.

"Ada seorang pemuda dari sekitar sini yang pergi merantau, kemudian sukses. Punya pekerjaan yang mapan dan penghasilan yang banyak. Sampai dia pulang dan ingin menikahi pacarnya. Tapi malah diputusin sama pacarnya, akhirnya pemuda itu loncat, kemudian mati di dasar sungai," kisah Wences.

Kisah-kisah tragis bunuh diri di Jembatan Liliba mengundang keprihatinan masyarakat sekitar. Papan peringatan yang bertuliskan "Dilarang Bunuh Diri Di Tempat Ini & Di Tempat Lain" yang terbuat dari karton pun sempat dipasang oleh masyarakat sekitar. Namun saat detikTravel datang berkunjung ke sana, papan peringatan itu sudah tidak ada.

"Dulu saking banyaknya yang bunuh diri di jembatan ini, sampai dipasang papan peringatan 'dilarang bunuh diri' sama warga setempat. Tapi sekarang kayaknya sudah dicopot lagi," kata Wences.

Banyaknya orang yang bunuh diri di Jembatan Liliba membuat jembatan ini cukup angker. Warga setempat kerap merinding ngeri saat berjalan menyeberangi jembatan, apalagi jika malam tiba. Beberapa warga juga konon sering melihat hal-hal aneh ataupun penampakan makhluk tak kasat mata di Jembatan Liliba.

Jembatan Liliba terletak di Jalan Piet A Tallo, Kelurahan Liliba, Kec Oebobo, Kota Kupang, NTT. Traveler akan melewati jembatan sepanjang 150 meter ini sebelum menuju ke Bandara El Tari. Sebelum sampai ke bandara, sempatkanlah singgah untuk melihat jembatan ini. Namun harap hati-hati karena lalu lintas cukup padat dari kedua arah.

Problematika hidup seringkali membuat manusia berpikir pendek dan sering mencari solusi singkat untuk mengatasinya. Terlepas dari kisah-kisah mistis yang ada, Jembatan Liliba tetap memegang peranan penting bagi berputarnya roda ekonomi warga Kupang. Biarlah kisah-kisah yang ada menjadi urban legend yang menarik wisatawan untuk datang ke Jembatan Liliba.

(rdy/Aditya Fajar Indrawan)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads