Jakarta -
Salah satu makanan yang banyak dicari sebagian besar traveler Indonesia adalah kuliner pedas. Nah, jika ingin jalan-jalan berburu kuliner membakar lidah, ini 4 kota yang tepat!
Bukan main kayanya kuliner Indonesia. Semua serba ada. Tapi bagi Anda yang ingin makanan pedas, kota-kota ini bisa jadi tujuan liburan. Disusun detikTavel, Rabu (26/8/2015) inilah 5 kota liburan untuk berburu kuliner pedas:
1. Manado
(Bondan Winarno/detikFood)
|
Kota pertama yang wajib didatangi untuk berburu makanan pedas adalah Manado di Sulawesi Utara. Inilah pusatnya sambal yang pedasnya sampai membuat telinga pekak.
Di sini ada sambal roa, sambal dabu-dabu dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk makanannya juga mayoritas pedas. Beberapa di antaranya woku, rica-rica dan lainnya. Woku bentuknya seperti sup kuning yang kaya rempah dan banyak cabainya. Sedangkan rica-rica diolah seperti sambal yang pedas menggugah.
Untuk pecinta seafood, lagi-lagi Manado juga jadi tempat yang pas. Biasanya ikan, udang dan cumi diolah dalam bentuk woku dan rica-rica. Pecinta seafood dan makanan pedas akan tergila-gila berburu kuliner di sini!
2. Padang
(Shafa/detikTravel)
|
Tengok saja warung nasi Padang, mayoritas menunya mengandung cabai. Sebut saja balado, rendang, pindang ikan dan lainnya.
Destinasi selanjutnya ada di Sumatera Barat, yaitu Padang. Di sinilah lahirnya kuliner pedas yang kelezatannya diakui dunia. Ya, rendang! Rasa rendang yang pedas dan kaya rempah bisa ditemui di mana saja saat liburan ke sini.
Di sini, bahkan camilannya saja pedas! Siapa yang tak senang dengan keripik balado. Ada yang balado, atau cabai hijau. Nyam!
3. Bali
(Wulan/detikFood)
|
Selanjutnya ada Bali. Salah satu kuliner khas yang pasti dicoba wisatawan saat melancong ke Pulau Dewata adalah nasi pedas. Ada banyak warung makan dan restoran yang menyediakan nasi pedas.
Satu yang paling terkenal di kalangan wisatawan adalah Nasi Pedas Bu Andika. Bentuknya seperti nasi rames, hanya saja lauknya dibuat pedas. Meski terlihat biasa saja, tapi untuk urusan membakar lidah takkan mengecewakan.
4. Surabaya
(detikFood)
|
Banyak restoran di kota besar menyajikan ayam atau tahu dan tempe plenyet atau plenet. Tapi, jika penasaran mencoba dari kota asalnya, Surabaya lah tempat yang tepat.
Di sini lahirnya kuliner plenyet. Mulai dari ayam hingga tempe dan tahu. Destinasi yang bisa dituju adalah Penyetan Mak Yeye yang ada di Wonokromo, tepat di belakang pusat perdagangan DTC. Ingat, warung ini buka pada malam hari ya!
Selanjutnya ada nasi goreng jancuk yang sedang terkenal di sana. Menunya boleh nasi goreng, tapi pedasnya tidak nahan! Letak nasi goreng ini ada di dekat Surabaya Plaza Hotel.
Kota pertama yang wajib didatangi untuk berburu makanan pedas adalah Manado di Sulawesi Utara. Inilah pusatnya sambal yang pedasnya sampai membuat telinga pekak.
Di sini ada sambal roa, sambal dabu-dabu dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk makanannya juga mayoritas pedas. Beberapa di antaranya woku, rica-rica dan lainnya. Woku bentuknya seperti sup kuning yang kaya rempah dan banyak cabainya. Sedangkan rica-rica diolah seperti sambal yang pedas menggugah.
Untuk pecinta seafood, lagi-lagi Manado juga jadi tempat yang pas. Biasanya ikan, udang dan cumi diolah dalam bentuk woku dan rica-rica. Pecinta seafood dan makanan pedas akan tergila-gila berburu kuliner di sini!
Tengok saja warung nasi Padang, mayoritas menunya mengandung cabai. Sebut saja balado, rendang, pindang ikan dan lainnya.
Destinasi selanjutnya ada di Sumatera Barat, yaitu Padang. Di sinilah lahirnya kuliner pedas yang kelezatannya diakui dunia. Ya, rendang! Rasa rendang yang pedas dan kaya rempah bisa ditemui di mana saja saat liburan ke sini.
Di sini, bahkan camilannya saja pedas! Siapa yang tak senang dengan keripik balado. Ada yang balado, atau cabai hijau. Nyam!
Selanjutnya ada Bali. Salah satu kuliner khas yang pasti dicoba wisatawan saat melancong ke Pulau Dewata adalah nasi pedas. Ada banyak warung makan dan restoran yang menyediakan nasi pedas.
Satu yang paling terkenal di kalangan wisatawan adalah Nasi Pedas Bu Andika. Bentuknya seperti nasi rames, hanya saja lauknya dibuat pedas. Meski terlihat biasa saja, tapi untuk urusan membakar lidah takkan mengecewakan.
Banyak restoran di kota besar menyajikan ayam atau tahu dan tempe plenyet atau plenet. Tapi, jika penasaran mencoba dari kota asalnya, Surabaya lah tempat yang tepat.
Di sini lahirnya kuliner plenyet. Mulai dari ayam hingga tempe dan tahu. Destinasi yang bisa dituju adalah Penyetan Mak Yeye yang ada di Wonokromo, tepat di belakang pusat perdagangan DTC. Ingat, warung ini buka pada malam hari ya!
Selanjutnya ada nasi goreng jancuk yang sedang terkenal di sana. Menunya boleh nasi goreng, tapi pedasnya tidak nahan! Letak nasi goreng ini ada di dekat Surabaya Plaza Hotel.
(shf/shf)
Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo
Katanya Pulau Dewata Dijaga, tapi DPRD Justru Usulkan Gedung Lebih Tinggi