Secara letak Desa Entikong berada di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Namun secara geografis, Entikong merupakan perbatasan antara Indonesia dengan Tebedu di Sarawak yang merupakan bagian Malaysia.
Dihimpun oleh detikTravel, Kamis (27/8/2015) perbatasan antara Entikong dan Sarawak di Malaysia dipisahkan oleh gedung perbatasan dan dihubungkan dengan jalan yang saling terhubung. Tidak heran kalau banyak traveler yang pergi ke Malaysia melalui jalur darat via Entikong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki Entikong, traveler akan dimanjakan dengan udara desa yang sejuk. Tidak heran, secara kontur tanah Entikong berada di lembah. Sedangkan di salah satu bukitnya, berdiri tegak Tugu Pancasila yang melambangkan Indonesia.
Hal berikutnya yang dapat traveler lihat adalah rumah penduduk yang masih tradisional dan apa adanya. Sehari-hari, masyarakat Entikong menggantungkan hidup dengan berdagang dan melakukan transaksi jual beli di pasar
Berhubung dekat dengan Malaysia, tidak sedikit warga Entikong yang pergi ke Malaysia untuk berbelanja. Di Entikong pun dapat dijumpai berbagai produk pangan yang berasal dari Malaysia. Apabila dibandingkan, harga produk Malaysia juga lebih murah ketimbang produk Indonesia. Miris.
Selain pemukiman penduduk, hanya ada satu jalan raya di Entikong. Ada juga beberapa jalan kecil yang terhubung ke kampung-kampung. Jika ingin menuju perbatasan, jarak antara gerbang desa sampai gedung perbatasan cukup dekat, yakni sekitar 5 Km.
Namun ketika traveler melewati perbatasan dan melangkahkan kaki ke Tebedu yang sudah masuk bagian Malaysia, tampak jalanan yang lebih mulus dan berkontur. Tidak dijumpai adanya pemukiman di kiri-kanan jalan.
Kalau di Entikong tak ada papan nama, Tebedu punya banyak. Tiap kampung punya papan petunjuk dengan jalanan yang sama bagusnya. Sungguh kontras dengan kondisi di perbatasan Indonesia jika dibandingkan.
Apabila traveler penasaran dan ingin berkunjung ke perbatasan, Desa Entikong berjarak sekitar 314 Km dari ibukota provinsi Pontianak. Jika menggunakan jalur darat, butuh waktu sekitar 8-9 jam perjalanan dengan kendaraan.
Tapi perlu diingat, kalau gedung perbatasan antara Indonesia-Malaysia buka sejak pukul 07.00-17.00 WIB saja. Jika ingin melintasi perbatasan, usahakan datang sebelum gedung perbatasan tutup.
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?