Wisata Perbatasan Indonesia-Malaysia, Terasa Bedanya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Kalimantan Barat

Wisata Perbatasan Indonesia-Malaysia, Terasa Bedanya

Johanes Randy - detikTravel
Kamis, 27 Agu 2015 19:20 WIB
Wisata Perbatasan Indonesia-Malaysia, Terasa Bedanya
Desa Entikong yang berbatasan dengan Malaysia (Sastri/detikTravel)
Entikong - Desa Entikong di Kalimantan Barat adalah salah satu perbatasan yang memisahkan Indonesia dengan Malaysia. Traveler yang penasaran pun bisa mampir dan merasakan sensasi berbeda antar dua negara di perbatasan.

Secara letak Desa Entikong berada di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Namun secara geografis, Entikong merupakan perbatasan antara Indonesia dengan Tebedu di Sarawak yang merupakan bagian Malaysia.

Dihimpun oleh detikTravel, Kamis (27/8/2015) perbatasan antara Entikong dan Sarawak di Malaysia dipisahkan oleh gedung perbatasan dan dihubungkan dengan jalan yang saling terhubung. Tidak heran kalau banyak traveler yang pergi ke Malaysia melalui jalur darat via Entikong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tidak hanya berfungsi sebagai perbatasan antar dua negara. Traveler juga bisa melakukan wisata perbatasan dan membandingkan kesenjangan dan kondisi berbeda antara Indonesia dengan Malaysia. detikTravel pernah mengunjungi tempat itu beberapa waktu lalu.

Memasuki Entikong, traveler akan dimanjakan dengan udara desa yang sejuk. Tidak heran, secara kontur tanah Entikong berada di lembah. Sedangkan di salah satu bukitnya, berdiri tegak Tugu Pancasila yang melambangkan Indonesia.

Hal berikutnya yang dapat traveler lihat adalah rumah penduduk yang masih tradisional dan apa adanya. Sehari-hari, masyarakat Entikong menggantungkan hidup dengan berdagang dan melakukan transaksi jual beli di pasar

Berhubung dekat dengan Malaysia, tidak sedikit warga Entikong yang pergi ke Malaysia untuk berbelanja. Di Entikong pun dapat dijumpai berbagai produk pangan yang berasal dari Malaysia. Apabila dibandingkan, harga produk Malaysia juga lebih murah ketimbang produk Indonesia. Miris.

Selain pemukiman penduduk, hanya ada satu jalan raya di Entikong. Ada juga beberapa jalan kecil yang terhubung ke kampung-kampung. Jika ingin menuju perbatasan, jarak antara gerbang desa sampai gedung perbatasan cukup dekat, yakni sekitar 5 Km.

Namun ketika traveler melewati perbatasan dan melangkahkan kaki ke Tebedu yang sudah masuk bagian Malaysia, tampak jalanan yang lebih mulus dan berkontur. Tidak dijumpai adanya pemukiman di kiri-kanan jalan.

Kalau di Entikong tak ada papan nama, Tebedu punya banyak. Tiap kampung punya papan petunjuk dengan jalanan yang sama bagusnya. Sungguh kontras dengan kondisi di perbatasan Indonesia jika dibandingkan.

Apabila traveler penasaran dan ingin berkunjung ke perbatasan, Desa Entikong berjarak sekitar 314 Km dari ibukota provinsi Pontianak. Jika menggunakan jalur darat, butuh waktu sekitar 8-9 jam perjalanan dengan kendaraan.

Tapi perlu diingat, kalau gedung perbatasan antara Indonesia-Malaysia buka sejak pukul 07.00-17.00 WIB saja. Jika ingin melintasi perbatasan, usahakan datang sebelum gedung perbatasan tutup.

(rdy/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads