Tas Hermes Tahu, Masak Patung Hermes di Jakarta Nggak Tahu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Sisi Lain Jakarta

Tas Hermes Tahu, Masak Patung Hermes di Jakarta Nggak Tahu

Kurnia Yustiana - detikTravel
Kamis, 08 Okt 2015 11:10 WIB
Patung Dewa Hermes di Jembatan Harmoni (Kurnia/detikTravel)
Jakarta -

Hermes kita kenal sebagai brand tas asal Prancis. Tapi mungkin para penggemar tas mahal ini tidak tahu kalau ada patung Hermes di Jakarta, yang selalu luput dari perhatian orang.

Hermes adalah nama dewa agama dan mitologi dari Yunani. Patung dewa itu ada juga di Jakarta, tapi kepopulerannya kalah jauh dari tas Hermes. Sadarkah Anda, patung ini berada di Jembatan Harmoni, sisi lain Jakarta yang kita anggap biasa-biasa saja selain ada halte bus TransJakarta yang besar di sana.

detikTravel pun jalan-jalan di sekitar Jembatan Harmoni, Jakarta, Sabtu (3/10/2015) kemarin. Di antara kepadatan lalu lintas di Jembatan Harmoni, Jakarta, patung Dewa Hermes yang ukurannya memang tidak besar, tegak berdiri di sana. Namun banyak orang lalu lalang mengacuhkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tasnya ya tahu sih. Saya nggak tahu patungnya (patung hermes-red). Patungnya di sebelah mana ya?" ujar Dwi, seorang wanita asal Tanjung Priok ketika berbincang dengan detikTravel.


(Kurnia/detikTravel)

Senada dengan Dwi, seorang wanita bernama Rina yang tinggal di kawasan Harmoni juga tidak mengetahui tentang patung Hermes yang berdiri dengan gagah di salah satu sisi jembatan. Ia mengatakan bahwa memang sudah tahu ada patung di jembatan, tapi tidak mengerti kalau itu namanya Dewa Hermes.

"Tas Hermes ya jarang pakai sih. (Patung Hermes-red) Nggak tahu. Sudah lama tahu di situ ada patung, cuma nggak tahu namanya," kata Rina.

Dari pantauan detikTravel, patung Hermes di Jembatan Harmoni ini tampak berwarna hitam. Patung ditempatkan di tengah-tengah sebuah sisi jembatan, dengan posisi menghadap ke jalan raya dan membelakangi sungai. Patung menggambarkan posisi Dewa Hermes yang berdiri dengan satu kaki dan tangannya seperti menunjuk ke langit.


(Kurnia/detikTravel)

Nah, patung Hermes itu bukanlah satu-satunya di Ibukota. Masih ada satu lagi patung yang bentuknya sama di Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Ternyata, patung Hermes di Jembatan Harmoni hanyalah replika, sedangkan yang aslinya ada di Museum Fatahillah.

detikTravel pun sempat mengunjungi Museum Fatahillah dan melihat langsung patung Dewa Hermes di taman belakangnya. Patung Hermes tersebut rupanya bukan sekadar pajangan, tapi juga memiliki nilai sejarah yang cukup penting.

"Yang asli itu dari abad ke-18. Dibuat orang eropa dari perunggu sama copper, beratnya 120-an kg, tingginya 2 meter 30-an. Memang sengaja diletakkan di depan pintu gerbang atau gate sebagai simbol," ujar Amat Kusaini Al Alexs, Pemandu Wisata Museum fatahillah.

Alex menjelaskan bahwa dulu kawasan Harmoni merupakan gerbang masuk Kota Batavia yang pusatnya di Sunda Kelapa. Patung Dewa Hermes ini dibuat di Eropa berdasarkan mitologi Yunani dan melambangkan kesuksesan dalam kehidupan. Dan patung yang asli dulunya diletakkan di Jembatan Harmoni sebagai simbol pendudukan Belanda di Indonesia.


Patung Dewa Hermes yang asli di Museum Fatahillah (Kurnia/detikTravel)

Hingga sekitar tahun 2000, patung yang asli dipindah ke Museum Fatahillah. Tujuannya agar benda bersejarah itu tetap terawat dan masyarakat bisa mengetahui lebih banyak tentang Dewa Hermes.

"Yang asli ditaruh di museum supaya terawat dan juga untuk koleksi. Supaya masyarakat tahu dan mengenal secara detail apa sebenarnya patung Hermes tersebut," tutur Alex.

Setelah patung yang asli dipindah, Jembatan Harmoni tidak dibiarkan kosong begitu saja tanpa hiasan. Replika patung Dewa Hermes pun dibuat dan diletakkan di jembatan sebagai pengganti yang asli. Bentuknya sama persis, hanya saja replika patung tidak membawa tongkat seperti yang ada di museum.

"Dibikin dua, yang aslinya harus ditaruh di museum. Replikanya bikinan orang seni. Orang Indonesia yang bikin antara tahun 1999. Yang di Harmoni tidak ada tongkatnya, copot mungkin ya," kata Alex.

Bagi traveler yang penasaran ingin melihat dan mengenal lebih jauh sejarah kedua patung Dewa Hermes tersebut, bisa datang ke Jembatan Harmoni dan Museum Fatahillah. Untuk bisa melihat patung yang asli, traveler harus membeli tiket masuk Museum Fatahillah terlebih dahulu sebesar Rp 5.000.

(aff/aff)

Travel Highlights
Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikTravel
Sisi Lain Jakarta
Sisi Lain Jakarta
18 Konten
Liputan khusus sisi lain Jakarta, tempat unik dan luput dari perhatian
Artikel Selanjutnya
Hide Ads