Ajang sport tourism Mandiri Jakarta Marathon 2015 kental dengan nuansa wisata. Rute lari marathon pada Minggu, 25 Oktober 2015 nanti, akan membawa peserta melewati berbagai objek wisata menarik.
Mandiri Jakarta Marathon menetapkan jarak 42 km untuk Full Marathon, 21 km untuk Half Marathon, serta 10K, 5K, dan Martoonzs atau children's sprint. Dimulai dari Monas, traveler akan menyusuri Jl MH Thamrin, Jl Jend Sudirman, Jl HR Rasuna Said, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Kawasan Kota Tua, dan kembali lagi ke Monas.
Bagi Anda yang berencana ikut lari atau menonton acaranya, perhatikan dulu sejumlah objek wisata yang dilalui oleh rute Jakarta Marathon 2015. Dihimpun oleh detikTravel, Kamis (22/10/2015) berikut adalah beberapa objek wisata yang ada di sekitar rute lari. Jadi Anda bisa pilih-pilih tempat, mau menonton dari mana:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Randy/detikTravel)
1. Monas
Monumen Nasional atau biasa disingkat Monas, menjadi titik Start serta Finish Mandiri Jakarta Marathon. Ini merupakan salah satu landmark kebanggaan Jakarta dan Indonesia. Monumen yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soekarno tersebut memiliki tinggi 132 meter.
Sekiranya monumen yang melambangkan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari Belanda, dapat menjadi simbol perjuangan para pelari untuk meraih kemenangan.
(Fitraya/detikTravel)
2. Museum Satria Mandala
Setelah mulai start dari Monas, para pelari akan melewati Bunderan HI hingga Jl HR Rasuna Said dan menyambung ke Jl Gatot Subroto. Tepat di kiri jalan, traveler dapat menjumpai Museum Satria Mandala yang bersejarah.
Museum Satria Mandala dibuat sebagai tempat untuk mengenang nostalgia perang kemerdekaan dan cikal bakal militer Indonesia. Di dalamnya ada banyak koleksi menarik, seperti pesawat bomber sampai seragam jenderal bintang 5 yang super langka.
(gelorabungkarno.co.id)
3. Stadion Gelora Bung Karno (GBK)
Melewati sepanjang Jl Gatot Subroto, para pelari akan melewati Gelora Bung Karno melalui Jl Gerbang Pemuda. Praktis Stadion Gelora Bung Karno yang dinamai dari Presiden Soekarno akan dilewati. Selain itu rute juga akan melewati Gedung Kemenpora dan TVRI.
Sebagai stadion bola berskala internasional, GBK memang sering menjadi tempat tanding bola hingga berbagai event internasional lainnya. Tidak sedikit juga traveler yang suka lari di bagian dalam dan luar GBK.
(Randy/detikTravel)
4. Kota Tua Jakarta
Usai melalui Stadion GBK, para pelari akan kembali menuju ke arah Monas, lewat jalur yang sama. Kemudian mereka akan menuju kawasan Kota Tua yang bersejarah lewat Jl Abdul Muis kemudian Jl Gajah Mada. Dahulu Kota Tua Jakarta dikenal sebagai Batavia Lama dan menjadi pusat pemerintahan para penjajah Belanda. Hal itu pun terlihat dari banyaknya bangunan ala Belanda.
Di Kota Tua, terdapat berbagai objek wisata yang cukup berdekatan dan masih berada dalam satu kawasan yang sama. Antara lain Museum Bank Mandiri, Museum Fatahillah, Museum Wayang dan Keramik, serta Museum Wayang. Selain itu masih ada berbagai objek wisata menarik lainnya.
Rute Jakarta Marathon akan mengitari kawasan Kota Tua Jakarta hingga kembali arah Harmoni melalui Jl Pintu Besar Selatan dan Jl Hayam Wuruk.
(Afif/detikTravel)
5. Gereja Katedral
Usai melewati perempatan Harmoni, rute berikutnya adalah menuju Gereja Katedral melalui Jl Juanda. Sambil lari, kagumilah keindahan bangunan gereja Katedral yang bernuansa Gothik. Gereja Katedral diresmikan pada tahun 1901 dengan rancangan Pastor Antonius Dijkmans.
Gereja Katedral mempunyai nama resmi Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga, atau De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming. Sehari-harinya gereja katedral menjadi tempat misa umat Katolik sekaligus destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan.
(Muhammad Haitami/d'Traveler)
6. Masjid Istiqlal
Terletak persis di seberang Gereja Katedral, adalah Masjid Istiqlal yang diprakarsai oleh Presiden Soekarno pada tahun 1950-an. Letaknya yang berseberangan dengan katedral juga dianggap sebagai simbol kerukunan beragama.
Uniknya, nama Istiqlal diambil dari bahasa Arab yang memiliki arti merdeka. Biasanya para traveler yang datang ke Jakarta juga mampir ke Masjid Istiqlal untuk beribadah hingga mengagumi keindahannya.
(Indonesia.Travel)
7. Museum Nasional
Terakhir, sebelum finish di Monas, pelari dari Istiqlal akan ke Jl Veteran lalu ke Jl Medan Merdeka Barat. Berada tepat di samping Monas, Museum Nasional atau dikenal juga dengan Museum Gajah juga akan dilalui oleh para pelari. Didirikan pada 24 April 1778, Museum Nasional merupakan yang pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Sebagai salah satu bangunan bersejarah, Museum Nasional menyimpan berbagai peninggalan seperti arca, koleksi buku dan benda-benda budaya lainnya. Tepat di depan museum, traveler bisa melihat patung gajah yang merupakan pemberian Raja Chulalongkorn dari Thailand.
Itulah beberapa objek wisata menarik yang dilalui di event Mandiri Jakarta Marathon 2015. Sambil menonton maraton, sekalian saja mampir ke sejumlah objek wisata di sekitar rutenya. Hitung-hitung menambah pengetahuan.
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Kesaksian Turis dalam Kejadian Penembakan di Situs Bersejarah Meksiko