Wisata Kuliner Unik di Bali: Ayam Timbung
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Kuliner Unik di Bali: Ayam Timbung

Wahyu Setyo - detikTravel
Kamis, 29 Okt 2015 11:50 WIB
Wisata Kuliner Unik di Bali: Ayam Timbung
(Wahyu/detikTravel)
Ubud - Bali dianugerahi warisan kuliner yang kaya rasa dan juga lezat. Satu yang unik dan patut dicoba traveler adalah Ayam Timbung. Ayam yang dimasak di dalam bambu dan dibakar bersama bumbu khusus. Sedapnya bikin nagih!

Kuliner sudah dianggap sebagai bahasa pemersatu yang akan menyambut setiap traveler yang datang ke satu daerah untuk berwisata. Bila kulinernya cocok di lidah, maka bisa dipastikan Anda akan betah liburan di sana. Sama seperti halnya di Bali, ada banyak kuliner lezat yang akan membuat traveler betah menggoyang lidah. Ayam Timbung adalah salah satu contohnya.

Minggu lalu, detikTravel berkesempatan mencoba kuliner Ayam Timbung untuk bersantap siang kala berkunjung ke Restoran Sawah Indah di kawasan Ubud, Bali. Restoran ini terletak persis berada di tepi sawah. Dengan pemandangan padi hijau terhampar dan bebek-bebek berlarian khas Ubud, makan siang di sini dijamin akan lahap karena suasananya sangat mendukung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(Wahyu/detikTravel)

Ada banyak menu yang bisa traveler pilih. Yang khas tentu saja Ayam Timbung, yaitu jenis kuliner ayam yang dimasukkan ke dalam bambu lalu dimasak dengan cara dibakar. Ayam tersebut tentunya sudah dibumbui dengan bumbu khas Bali yang bercitarasa pedas asin. Selain ayam dan bumbu, dimasukkan pula sayuran berupa potongan kacang panjang, kacang tanah, serta daun singkong.

Dalam satu potong bambu, terdapat tiga potong ayam sekaligus, bisa bagian dada, paha atas atau pun paha bawah. Selain ayam, yang bisa dimasak dengan cara 'timbung' ini adalah Ikan Gurami. Gurami Timbung rasanya juga tak kalah mantap. Dimakan bersama nasi hangat dan sambal matah, rasanya sungguh juara. Pedasnya bikin nagih lagi dan lagi. Huh-hah!

Tak lama setelah memesan, Ayam Timbung yang baru saja dibakar dibawa keluar oleh pelayan restoran. Potongan ruas bambu menghitam sejumlah 7 buah dibawa dalam baki. Tampak tidak menarik, tapi tunggu sampai sang pelayan mengeluarkan ayam dari dalam bambu yang dari luar terlihat gosong.

Aroma wangi langsung menyeruak saat Ayam Timbung dikeluarkan. Hmm, dari baunya saja sudah terbayang kelezatannya. Benar saja, saat detikTravel mencoba suapan pertama. Rasa ayamnya sungguh lumer di lidah, bumbunya meresap, dan sayuran pelengkapnya semakin menambah sedap rasa kuliner khas Bali ini. Sungguh juara!


(Wahyu/detikTravel)

Untuk minumannya yang paling pas tentu saja dipadukan dengan yang manis-manis. Es kelapa muda dengan gula ciar tentu jadi pilihan yang pas. Pedas asin ayam timbung akan dinetralkan dengan rasa manis segar air kelapa. Sedap tiada tara.

Menu makanan lainnya di Restoran Sawah Indah juga tersedia. Ada juga ikan goreng pedas, ikan bakar lalah manis, lele goreng, ayam goreng, bebek dan aneka hidangan lainnya. Para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara tampak menikmati santap makan siangnya di sini.

Tempat makannya yang berupa saung-saung di tepi sawah membawa nuansa yang berbeda. Ditambah angin sepoi-sepoi semakin menambah aroma pedesaan yang menambah nafsu makan. Tak terasa hidangan di depan mata pun tandas tak bersisa dan menyisakan kantuk di pelupuk mata.

Traveler yang ingin emncoba santap siang dengan suasana khas pedesaan dan sawah di Ubud, bisa langsung mampir ke restoran ini. Alamatnya di Jalan Raya Goa Gajah, Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali. Selamat wisata kuliner di Bali!


(Wahyu/detikTravel)

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads