Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 17 Mar 2016 15:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Yang Fotogenik di Malang, Hotel di Atas Pohon

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: Pemandangan spektakuler dari Omah Kayu (dok. Omah Kayu)
Foto: Pemandangan spektakuler dari Omah Kayu (dok. Omah Kayu)

FOKUS BERITA

Hotel Asyik Fotogenik
Malang - Tak mau kalah dengan daerah lain, Malang juga punya penginapan yang sangat fotogenik, Omah Kayu namanya. Dari sini bisa terlihat pemandangan indah Kota Malang saat malam.

Omah Kayu adalah sebuah hotel yang bangunannya berada di atas pohon. Terletak di Taman Wisata Gunung Banyak, Omah Kayu mulai booming diburu wisatawan sejak beberapa tahun belakangan. Apa yang diburu traveler? Tentu saja pemandangan spektakuler yang tersaji di sana untuk foto-foto narsis!

"Omah Kayu ini kita rintis sejak 2 tahun yang lalu. Secara resmi baru kita buka untuk umum baru sekitar Desember 2014," ucap Bayu Krisna (40), Manajer Operasional Omah Kayu, saat berbincang dengan detikTravel via telepon, Kamis (17/3/2016).

Sejak dibuka untuk umum, pengunjung terus menerus datang ke Omah Kayu. Mereka rata-rata ingin berburu foto narsis atau pemandangan Kota Malang dari atas ketinggian. Ditambah udaranya yang sejuk dan suasana yang asri, traveler pasti betah dan enggan pulang.

Pemandangan Kota Batu, Malang dari Omah Kayu saat malam (dok. Omah Kayu)


Jika memang enggan pulang, traveler bisa menyewa salah satu rumah pohon di Omah Kayu. Ada sekitar 7 unit yang bisa disewa oleh traveler.

"Ada 7 unit, 5 unit rumah pohon dan 2 unit glamping. Untuk room ratenya sekitar Rp 350 ribu saat weekdays, dan Rp 450 ribu saat weekend. Untuk yang family berbeda, sekitar Rp 650 Ribu saat weekdays, dan Rp 750 ribu saat weekend. Yang family bisa sampai 6 orang," terang Bayu.

Kalau pun tidak menyewa dan hanya ingin sekadar jalan-jalan pun tak apa, tetapi kunjungan dibatasi hanya sampai pukul 17.00 WIB, dan hanya boleh di unit-unit rumah pohon yang tidak berpenghuni saja. Jika sedang ada tamu, unit rumah pohon tidak boleh disinggahi wisatawan biasa, karena kenyamanan tamu adalah hal yang utama.

Traveler yang memutuskan untuk menginap di Omah Kayu, harap memesan sejak jauh-jauh hari. Minimal 2 minggu sebelum hari-H, karena pesanan datang silih berganti dan selalu penuh. Takutnya tidak kebagian dan terpaksa gigit jari.

"Kalo peak season saya rasa sekarang rata semua, mau weekdays atau weekend. Tamu sekarang pintar, saat weekend kan mereka melihatnya macet, penuh, jadi mereka beralih ke weekdays. Jadi sama saja," kata Bayu.

Indah bukan? (dok. Omah Kayu)


Fasilitas untuk traveler di Omah Kayu sudah termasuk breakfast, serta air hangat di kamar mandi yang terlatak tak jauh dari unit rumah pohon. Selain itu, harga yang dibayarkan traveler sudah termasuk dengan bibit pohon siap tanam yang nantinya akan ditanam di sekitar Omah Kayu.

"Kita memang sedang mencoba untuk membalik pola pikir wisatawan. Kita juga harus memikirkan konservasi, bagaimana kita tidak terus mengeksploitasi alam, tetapi bisa juga memberikan sesuatu untuk alam," jelas Bayu.

Saat menginap di sini, tentu saja sensasinya berbeda dengan menginap di hotel biasa. Apalagi bagi traveler yang sering bermimpi punya rumah pohon sendiri. Saat malam, traveler bisa menyaksikan kelap-kelip lampu Kota Batu dari kejauhan. Suasana akan makin romantis jika mengajak serta pasangan, serta keluarga.

Traveler yang tertarik, silakan langsung saja meluncur ke Kwasana Taman Wisata Gunung Banyak, Kota Batu, malang, Jawa Timur. Retribusi masuk untuk wisatawan biasa sekitar Rp 5.000 saja. Kapan lagi bisa berkunjung ke hotel fotogenik seperti Omah Kayu, kalau bukan di Malang!

Suasananya romantis! (dok. Omah Kayu)
(aff/aff)

FOKUS BERITA

Hotel Asyik Fotogenik
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Foto: Pemandian Terpencil Cleopatra

Senin, 15 Jul 2019 22:20 WIB

Mesir tak cuma piramida dan gurun. Terpencil di Gurun Sahara, ada sebuah kota dengan pemandian Cleopatra. Meski di antara gurun, pemandian ini malah eksotis.