Astaka yang megah ini merupakan arena utama, tempat dimana kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke-25 diselenggarakan tahun 2014 silam di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Setelah kegiatan tersebut selesai, kini bangunan tersebut kosong dan rencana-rencana untuk mengalih-fungsikan bangunan ini pun mengemuka.
Ditelusuri detikTravel dari beberapa sumber, Sabtu (21/5/2016), rencana awal untuk Astaka ini adalah mengubahnya menjadi sebuah museum yang berisi sejarah pembangunan kota Batam. Museum ini nantinya akan diberi nama Museum Madani atau Al Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Astaka MTQ 2014 tampak depan (Wahyu/detikTravel)
Terlepas dari berbagai rencana untuk mengubah fungsi bangunan megah yang menelan biaya sekitar Rp 9,1 Miliar ini, Astaka MTQ Nasional tetaplah menarik untuk dikunjungi wisatawan. Banyak wisatawan yang datang ke mari hanya untuk berfoto-foto dengan latar belakang gedung Astaka.
Kemegahan arsitektur bangunan bergaya campuran Melayu dan Timur Tengah ini, menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk sekadar mampir dan melihat-lihat. Apalagi aksesnya yang sangat mudah, dapat dijangkau dari Pelabuhan Batam Centre, Masjid Raya Batam serta Alun-alun Dataran Engku Putri.
Sisi lain bangunan Astaka (Wahyu/detikTravel)
Gerbang yang mengelilingi bangunan Astaka juga tak kalah menarik. Arsitekturnya mengingatkan kita akan bentuk gerbang Masjid Nabawi di Madinah. 2 Buah menara yang mengapit di setiap gerbangnya juga sangat menarik perhatian siapa saja yang memandangnya.
Banyak warga yang memanfaatkan area di sekitar Astaka untuk berolahraga di pagi hari, apalagi di hari Minggu. Selain itu, semburat cahaya yang menghiasi Astaka ketika malam menjadi pesona tersendiri yang tak bisa ditolak traveler. Sungguh indah!
Traveler yang melancong ke Batam wajib rasanya mampir dan melihat-lihat bangunan megah ini. Dijamin, jika rencana untuk mengubah Astaka menjadi Museum serta Perpustakaan terwujud, ia akan jadi ikon objek wisata baru yang mampu menyedot wisatawan ke Kota Batam.
Astaka jadi bangunan yang menarik untuk dikunjungi wisatawan (Wahyu/detikTravel)
(wsw/fay)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim