Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Jul 2016 15:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Belum Sah Mudik ke Solo Kalau Belum ke 7 Tempat Ini!

Faela Shafa
detikTravel
Taman Balekambang Solo (Rendy Adriyan Diningrat/d'Traveler)
Solo - Beruntunglah yang punya kampung halaman di kota wisata, salah satunya Solo. Begitu banyak destinasi wisata. Berikut 8 tempat yang jadi favorit.

Inilah kota dengan julukan paling lengkap dan banyak. Kota Bengawan, Kota The Spirit of Java, Kota Angkringan (Hik), Kota Batik, Kota Budaya, Kota Kuliner, Kota Kreatif, Kota Pusaka, Kota Seni, sampai Kota-nya Presiden Joko Widodo.

Tidak terlalu repot bagi orang Solo untuk pergi jalan-jalan ke mana saja di saat libur Lebaran tiba. Jika bicara tentang destinasi wisata, berikut 8 tempat menurut Kemenpar yang jadi favoritnya:

1. Ngarsopuro Solo

Ngarsopuro adalah kawasan pedestrian yang ditata secara artistik dan sungguh nyaman sebagai tempat nongkrong bagi kawula muda. Ngarsopuro ini terletak di Jalan Diponegoro, tepat berada di depan (bagian selatan) Pura Mangkunegaran.

Kalau kamu mengunjungi kawasan wisata Ngarsopura ini menjelang sore hingga malam, suasana ramai akan terlihat di sana. Banyak yang menghabiskan waktu dan duduk-duduk di kursi yang tersedia di sepanjang jalan.

Kamu juga akan melihat kesan etnik yang kuat di tempat yang satu ini. Di mana lukisan-lukisan terpajang di sana, lampu jalan yang terpasang dalam sangkar burung, patung-patung loro blonyo, dan lainnya.

Di sini juga ada Ngarsopuro Night Market, pasar malam yang secara rutin diselenggarakan di hari Sabtu-Minggu mulai pukul 19.00-21.00 WIB. Inilah tempat berdagang yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki KTP Solo. Produk yang dijual di pasar malam ini di antaranya kerajinan, batik, suvenir, hingga makanan kuliner khas Solo.

Di tempat ini juga kamu akan menjumpai penampilan live, seperti jazz, tarian, atau musik etnik dari para penggiat seni di Solo. Hal ini ditujukan untuk menambah semarak suasana di Ngarsopuro Night market.

2. Taman Balekambang

(Rendy Adriyan Diningrat/d'Traveler)


Lokasinya tidak harus ke luar kota Solo, Taman Balekambang ini ada di dekat Terminal Tirtonadi, juga dekat Stasiun Balapan dan Stadion Sepak Bola Manahan. Di dalam kota.

Taman ini cukup bersejarah, tempat wisata yang sering digunakan untuk mengisi waktu liburan. Taman Balekambang lokasi persisnya di Jalan Ahmad Yani ini memiliki luas sekitar 10 hektar.

Taman Balekambang dibagi menjadi dua bagian, yaitu Taman Air Partini yang digunakan untuk permainan perahu, dan Hutan Partinah yang mempunyai koleksi berbagai jenis tanaman langka. Taman Balekambang mulai difungsikan sebagai taman rekreasi dan edukasi sejak tahun 2008.

3. Keraton Surakarta

Keraton Surakarta, dari Slamet Riyadi lurus sampai ke pertigaan Gladak, masuk alun-alun utara, lewat sisi samping benteng keraton, dan ketemulah pintu utama istana berpagar putih dan motif ukiran biru putih sebagai ornamen selamat datang. Istana ini menjadi tempat wisata ikonik di Solo.

Keraton Surakarta merupakan salah satu bangunan yang eksotis di zamannya. Salah satu arsitek istana ini adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwana I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika pola dasar tata ruang kedua keraton tersebut (Yogyakarta dan Surakarta) banyak memiliki persamaan umum.

Keraton Surakarta sebagaimana yang dapat disaksikan sekarang ini tidaklah dibangun serentak pada 1744-1745. Namun dibangun secara bertahap dengan mempertahankan pola dasar tata ruang yang tetap sama dengan awalnya.

Pembangunan dan restorasi secara besar-besaran terakhir dilakukan oleh Susuhunan Pakubuwana X yang bertahta 1893-1939. Sebagian besar keraton ini bernuansa warna putih dan biru dengan arsitekrur gaya campuran Jawa-Eropa.

Tiketnya tidak mahal, wisatawan sudah dapat berkeliling menikmati koleksi benda kuno di museum, dan juga berfoto dengan prajurit penjaga Keraton Surakarta. Ada pohon sawo kecik, yang artinya sarwo becik, serba baik. Ada kereta-kereta kencana yang dulu ditarik kuda dipamerkan di Keraton Surakarta.

4. Museum Batik Danar Hadi Solo

(Desi Dwistratanti Sumadio/ACI)


Danar Hadi adalah salah satu produsen batik terkenal di Solo. Di museum ini, kamu akan menjumpai koleksi corak, motif, dan jenis kain batik dari seluruh nusantara. Koleksinya bahkan mencapai 10.000 helai kain batik. Oleh sebab itu, museum ini diakui oleh MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum yang mempunyai koleksi kain batik terbanyak.

Sekalian ke objek museum, mampir juga ke Museum Radya Pustaka. Museum ini terletak dekat Taman Sriwedari, merupakan salah satu museum tua, bahkan yang tertua di Indonesia.

Di museum ini, kamu dapat mengetahui riwayat Kota Solo di masa lampau. Bahkan, kamu dapat menjumpai porselen yang merupakan hadiah dari Napoleon Bonaparte kepada Sri Susuhunan Paku Buwana IV.

5. Taman Sriwedari

(Muchus Budi R/detikTravel)


Taman Sriwedari adalah sebuah taman di Kecamatan Lawiyan yang indentik dengan unsur sejarah. Dahulu kala, Taman Sriwedari dibuat untuk tempat rekreasi keluarga kerajaan.

Sekarang ini, Taman Sriwedari adalah salah satu tempat wisata di Solo yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu, di lokasi ini juga terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari yang mempertunjukan kesenian wayang dengan tema cerita Mahabarata dan Ramayana.

6. Kampung Batik Kauman

(Dewi/detikTravel)


Kampung Batik Kauman adalah salah satu tempat wisata di Solo dalam kategori wisata belanja. Kampung ini merupakan pusat kerajinan batik yang berlokasi dekat dengan Keraton Kasunan Surakarta di pusat kota Solo.

Produk batik di Kampung Batik Kauman rata-rata mempunyai warna gelap dengan motif modern. Produk batik Kampung Batik Kauman sudah terkenal di dunia, banyak orang luar negeri yang berlangganan membeli batik di Kampung Batik Kauman.

7. Pasar Klewer

(Pradikta Dwi Anthony/d'Traveler)


Pasar Klewer adalah pusat tekstil dan sandang terbesar di kota Solo dengan lebih dari 2,000 pedagang yang berjualan setiap harinya. Berlokasi di sebelah alun-alun Solo, di samping keraton. Pengunjung dapat menemukan berbagai jenis batik di Pasar Klewer.

Mulai dari batik buatan dalam negeri, hingga batik buatan luar negeri. Seiring dengan berjalannya waktu, sebagian pedagang di Pasar Klewer juga mulai menjual pakaian selain batik, misalnya seragam sekolah, dasi, jaket, kaus, dan juga jasa jahit sesuai permintaan pelanggan.

Pasar Klewer adalah pusat tekstil dan sandang di kota Solo. Di sekitar Pasar Klewer juga dapat kamu temukan sejumlah penjual makanan khas Solo. Tak ayal, area Pasar Klewer juga merupakan tempat wisata kuliner di Solo yang asyik untuk didatangi.

Masih ada banyak destinasi seru di Solo yang bisa kamu datangi. Jika ingin mencari inspirasi, cari saja dengan tagar #PesonaLebaranSolo!
Halaman
1 Tampilkan Semua

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA