Ikan Teri dan Hasil Laut, Camilan nikmat Khas Pangandaran

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ikan Teri dan Hasil Laut, Camilan nikmat Khas Pangandaran

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Senin, 25 Jul 2016 17:50 WIB
Ikan Teri dan Hasil Laut, Camilan nikmat Khas Pangandaran
Ikan wilis goreng tepung (Randy/detikTravel)
Jakarta - Wisata ke Pangandaran di Jawa Barat, ada banyak oleh-oleh yang dapat dibeli. Ikan teri dan aneka hasil laut pun bisa dibeli untuk buah tangan.

Kawasan Pangandaran yang berjarak sekitar tujuah jam dari ibukota Jakarta memang menjadi salah satu pilihan tempat wisata bagi traveler penggemar pantai. Tapi selain itu, ada banyak hasil laut yang bisa dibeli.

Letak Pangandaran yang terletak persis di pinggir laut memang menjadi rumah dari para nelayan lokal. Tak jarang nelayan yang melaut menjual hasil tangkapannya langsung atau dengan diolah terlebih dulu oleh para pedagang lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya pun akhirnya tergoda untuk membeli ikan asin dan hasil laut lainnya yang telah digoreng dan ditawarkan oleh para penjual di tepi Pantai Barat. Walau waktu masih menunjukkan pukul 07.00 WIB, kesibukan di pasar pun sudah mulai menggeliat.

"Ikan teri Aa, Rp 30 ribu aja," ujar Lilis, salah satu penjual makanan dari kembar Dua Seafood.


Penjaja camilan di Pantai Barat Pangandaran (Randy/detikTravel)

Bersama dengan seorang rekannya, Lilis pun menawarkan aneka hasil laut yang baru saja digorengnya pada para wisatawan yang sibuk lalu lalang. Dagangannya pun bervariasi dari ikan teri, rajungan, ikan wilis hingga cumi yang semuanya digoreng tepung hingga garing.

"Ini kita jualnya seperempat, kalau yang rajungan Rp 45 ribu," lanjut Lilis.


Rajungan goreng (Randy/detikTravel)

Tergoda oleh ikan wilis goreng tepung yang hangat tersaji di depan mata, akhirnya saya pun membeli seperempat kilo untuk camilan. Selain enak untuk dicemil, ikan goreng tepung tersebut juga nikmat untuk dimakan dengan nasi panas sebagai lauk.

Tentu ikan goreng tepung tersebut juga bisa menjadi oleh-oleh bagi kerabat maupun keluarga di rumah. Lihat saja, pasti oleh-oleh tersebut akan habis dalam waktu singkat.


Tokonya buka sejak pagi hari (Randy/detikTravel)

(aff/rdy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads