Kolam di Lombok Ini Konon Mata Airnya Bikin Enteng Jodoh

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kolam di Lombok Ini Konon Mata Airnya Bikin Enteng Jodoh

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Selasa, 27 Sep 2016 07:50 WIB
Kolam di Lombok Ini Konon Mata Airnya Bikin Enteng Jodoh
Kolam renang buatan Belanda, Aik Buka (Ahmad Masaul Khoiri/detikTravel)
Lombok Tengah - Beberapa tempat wisata di Lombok, NTB masih kental dengan hal-hal mistis. Seperti kolam renang buatan Belanda yang satu ini, katanya bikin gampang jodoh!

Kolam renang itu namanya Aik Buka yang terletak di Desa Aik Buka, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Kolam buatan Belanda ini bersumber dari mata air yang sangat deras dan menyembur keluar tanah. Pada semburan itulah masyarakat sekitar hingga luar Lombok percaya akan tuahnya.

"Dulunya ada gua di sumber mata air ini dan akhirnya ditutup. Karena banyak orang yang masuk ke gua dan melakukan ritual di situ," ucap salah satu pengelola yang juga masyarakat setempat, Misbah di lokasi, Senin (26/9/2016) kemarin kepada detikTravel.

"Kita jaga sumbernya maka kita tutup," imbuh dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kolam Aik Buka sendiri dilewati oleh saluran irigasi yang bersumber mata air Aik Bune. Kawasan kolam ini berada di perbukitan dan di dalam area hutan lindung.

Biasanya masyrakat setempat kata Misbah mengadakan ritual Gendang Beleq, potong hewan ternak di sumber air untuk lebih melariskan keseniannya. Tasyakuran itu biasanya dilakukan pada bulan Agustus.

"Dengan kepercayaan masing-masing itu disebut sebagai penglaris. Ada pula yang memanfaatkan air ini sebagai syarat sebagai obat penyembuh segala penyakit," jelas Misbah.

Bahkan pada tiap malam atau pagi hari Jumat, urai Misbah, terkadang ada yang menaruh makanan bernama Bantal disertai sesajen kemudian digantung di pohon sekitar sumber air.

"Dan kadang ada yang melapas anak ayam di sini. Kalau ada yang punya nazar ia mandi di sini dengan sebelumnya ia doa di dekat sumber mata air. Biasanya yang datang itu masyarakat setempat yaitu Lombok Timur dan bahkan ada yang dari Dompu juga Bima," urai Misbah.

Aik Buka sendiri masih kurang penataan dan perhatian dari pemerintah. Kurangnya fasilitas seperti toilet masih dikeluhkan pengunjung pada saat kunjungan sedang tingginya ketika memasuki hari besar.

Di samping itu, gaji pegawai kebersihan di sini dikatakan Misbah masih jauh dari upah minimum, yaitu yang hanya sebesar Rp 300 ribu. Mudah-mudahan ada perhatian lebih banyak dari pihak terkait agar tempat ini lebih baik lagi.

(rdy/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads