Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Okt 2016 10:55 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Wisata Kuliner Paling Mantap di Medan, Ini 7 Tempatnya

Bona
Redaksi Travel
Foto: Pancake durian (Rudi Chandra/dTraveler)
Foto: Pancake durian (Rudi Chandra/d'Traveler)

FOKUS BERITA

Pesona Sumatera Utara
Medan - Kuliner di Medan terkenal dengan keberagaman dan kelezatannya. Berikut 7 destinasi yang wajib dikunjungi buat wisata kuliner.

Sumatera dihuni oleh etnis yang beragam. Mulai dari Melayu, Batak, Jawa, lalu ada etnis India dan Tionghoa. Inilah yang menjadikan kuliner di Medan variatif. Kuliner-kuliner ini ampuh untuk menggoyang lidah para traveler yang datang ke sini.

Seperti di kampung Madras misalnya, kawasan yang menjadi tempat tinggal keturunan India ini banyak menyajikan makanan yang kaya akan bumbu khas India. Sedangkan, di Jl Semarang dan Kompleks Perumahan Cemara Asri, terdapat banyak Chinese food.

Traveler yang datang ke Medan bisa menikmati beberapa kuliner wajib yang harus disantap. Berikut ini tempat kuliner di Medan yang wajib traveler coba:

1. Rumah Makan Sinar Pagi

(hermawan kimi/facebook)(hermawan kimi/facebook)


Perjalanan kuliner bisa dimulai dengan menikmati soto Medan di RM Sinar Pagi yang berada di Jl Sei Deli. Jika ingin menikmati soto Medan yang lezat, di sinilah tempat yang tepat.

Jangan kaget, biasanya orang Medan sarapan pagi dengan menu berat dan lengkap. Soto yang berkuah kental dengan sarat bumbu ini dipastikan bisa membuat mulut ketagihan.

Tapi, kalau tidak suka kuah santan yang kental. Traveler juga bisa memesan sop ayam atau daging yang sama nikmatnya.

Rumah makan ini memang terkenal dan selalu ramai pengunjung. Kalau traveler tertarik mengisi perut di rumah makan ini. Traveler harus bisa sabar untuk mengantre atau datang pagi-pagi sekali.

Traveler bisa juga menjadikan soto Medan ini sebagai menu makan siang. Karena rumah makan ini mulai buka pukul 07.00-15.00 WIB.

2. Rumah Makan Sipirok

(ivone suryani/d'traveler)(ivone suryani/d'traveler)


Rumah Makan Sipirok ada di Jl Sunggal No 14, Medan. Biasanya rumah makan ini mulai buka pukul 10.00-15.00 WIB. Lokasinya tepat berada di pinggir jalan raya.

Rumah makan ini memiliki ruang yang lumayan luas dan bersih. Menu andalan yang tersaji di Rumah Makan Sipirok adalah sop iga sapi dengan kuah bening dan rasanya yang gurih. Masakan Medan yang satu ini benar-benar menggugah selera. Kalau sudah sekali makan, traveler dijamin ingin tambah.

Selain itu, ada juga gulai ikan asap dan sup sumsum kaki sapi. Cara makan sup sumsum kaki sapi di Rumah Makan Sipirok sangat unik. Sumsum yang ada di dalam rongga tulang kaki sapi dihisap menggunakan sedotan lho!

Bila ingin datang ke Rumah Makan Sipirok sebaiknya jangan datang terlalu siang. Kalau tidak traveler akan kehabisan masakan-masakan andalan di sini.

Selain makanannya yang mampu menggoyangkan lidah pengunjung, sistem pembayaran di rumah makan ini juga unik. Sang pemilik rumah makan akan berjalan keliling untuk menagih pembayaran, sambil membawa uang lembaran baru yang akan digunakan sebagai kembalian.

3. Mie Aceh Titi Bobrok dan Mie Aceh Baru

(sifia hanum/facebook)(sifia hanum/facebook)


Ada dua kedai Mie Aceh yang populer di Medan. Pertama, Mie Aceh Titi Bobrok yang berlokasi di Jl Setiabudi No. 17C dan kedua, Mie Aceh Baru di Jl Setiabudi No. 48. Kedua kedai ini buka mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Traveler yang berkunjung ke sini harus coba mie dengan campuran kepiting. Ada dua pilihan mie goreng dan mie kuah.

Bumbu rempah yang dimasak di campur dengan acar bawang, emping melinjo, dan irisan mentimun. Traveler bisa mencoba pilihan rasa yang lain. Ada mie Aceh udang, mie Aceh daging, mie Aceh telur dan mie Aceh cumi. Harganya berkisar antara Rp 8.000,00 sampai Rp40.000,00 per porsi.

4. Sate Padang Al-Fresco

(sate padang al-fresco/facebook)(sate padang al-fresco/facebook)


Sate Padang yang satu ini juga jangan sampai terlewatkan. Traveler bisa menikmati kuliner ini dengan taburan keripik singkong pedas.

Campuran rasa gurih, pedas, dan suara kriuk-kriuk dari krupuk singkong akan membuat selera traveler makan bertambah. Kedai Sate Padang Al-Fresco berlokasi di Jl Perniagaan (Pajak Ikan). Restoran ini mulai buka pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB.

5. Kedai Durian Ucok dan Kedai Durian Pelawi

(ivone suryani/d'traveler)(ivone suryani/d'traveler)


Soal Durian, ini dia yang paling tersohor di Medan. Sekitar bulan Desember-Februari, harga durian relatif murah karena sedang musimnya. Traveler bisa makan durian dengan harga sekitar Rp 15.000,00 sampai Rp 20.000,00 per buah.

Tapi, jangan khawatir bila traveler datang sebelum Desember atau sesudah Februari. Durian Medan selalu tersedia sepanjang tahun, hanya harganya saja menjadi sedikit lebih mahal.

Traveler tidak perlu khawatir bila tidak bisa memilih durian. Pelayannya akan memilihkan durian sesuai keinginan pembeli. Mau yang manis legit atau manis pahit? Kalau tidak sesuai keinginan, traveler boleh mengembalikannya dan tidak perlu bayar.

Untuk menikmati durian Medan, traveler bisa berkunjung ke Kedai Durian Ucok di Jl Iskandar Muda No. 75 atau di Kedai Durian Pelawi, Jl Sunggal, Simpang Jalan Kutilang, Medan.

6. Pusat Jajan Merdeka Walk

Kurang lengkap rasanya kalau sudah ke Medan tapi tidak mampir ke Merdeka Walk. Merdeka Walk merupakan tempat jajan dengan konsep outdoor. Tempat ini sangat ramai di malam hari dan menjadi salah satu tempat nongkrong anak muda Medan.

Di Nelayan Tenda, salah satu tempat makan yang ada di Merdeka Walk, Anda bisa menikmati pancake durian yang sangat populer di Medan. Cake ini terbuat dari buah durian tanpa biji dan dibalut dengan dadar yang tipis, so yummy!

7. Tip Top

(Rudi Chandra/d'Traveler) (Rudi Chandra/d'Traveler)


Traveler yang mau berburu wisata kuliner di Medan, maka wajib mampir ke Restoran Tip Top. Restoran yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda ini, menawarkan aneka kue dan es krim yang menggoyang lidah.

Restoran Tiptop merupakan salah satu restoran tertua yang ada di Kota Medan. Restoran ini didirikan pada tahun 1929 dengan nama Jangkie, sesuai nama pemiliknya, dan saat itu berada di Jalan Pandu, Medan. Kemudian pada tahun 1934 restoran ini pindah ke Kesawan dan bernama Tip-Top yang berarti sempurna.

Walaupun usia restoran ini sudah terbilang tua, Tip-Top tetap berjalan konsisten dengan konsep, tradisi serta resep-resep lama yang tetap dipertahankan. Bahkan barang-barang lama seperti bangunan, mesin, meja dan kursi serta piano masih tetap digunakan.

Tip-Top pun masih menggunakan tungku kayu bakar jaman Belanda sejak tahun 1934. Tungku ini menggunakan kayu bakar berkualitas baik sehingga dapat menghasilkan kue dengan aroma yang harum dan cita rasa yang enak.

Kue-kue istimewa seperti kue tart, specolaas, saucijsebrood, moorkop, horen dan lain-lain dihasilkan dari tungku kayu bakar ini. Traveler wajib untuk mencobanya satu persatu.

Restoran ini juga menyediakan berbagai menu makanan dari Indonesia, China dan Eropa seperti steak ayam, steak lidah, salad, omelet, bitterballen, pancake, nasi goreng, capcay, gado-gado, kari kambing, roti bakar dan lain-lain.

Tidak ketinggalan, es krim buatan sendiri yang memiliki cita rasa tersendiri menjadi hidangan penutup yang istimewa sesuai dengan iklim kota Medan yang cukup panas. Membayangkannya langsung terasa lapar ya! (bnl/krn)

FOKUS BERITA

Pesona Sumatera Utara
BERITA TERKAIT
NEWS FEED