Awas! Ini Tanda-tanda Komodo Siap Menyerang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Awas! Ini Tanda-tanda Komodo Siap Menyerang

Afif Farhan - detikTravel
Jumat, 11 Nov 2016 12:50 WIB
Awas! Ini Tanda-tanda Komodo Siap Menyerang
Foto: Komodo di Pulau Komodo (Afif/detikTravel)
Labuan Bajo - Komodo punya liur yang mengandung bakteri berbahaya, sampai kuku yang sangat tajam. Sebelum mengeluarkan itu, inilah tanda-tanda komodo akan menyerang.

detikTravel pada beberapa pekan lalu dari tanggal 26-29 Oktober 2016 datang ke Labuan Bajo, NTT dalam acara 'Let's Explore Labuan Bajo with Garuda Indonesia'. Selama 4 hari perjalanan, hampir semua destinasi didatangi dari Pulau Padar, Rinca sampai Pulau Komodo.

Ketika di Pulau Komodo, awak media diajak trekking menjelajahi hutannya. Abdullah, sang ranger setempat menjelaskan banyak hal soal komodo. Salah satunya adalah gelagat Si Naga Purba ini akan menyerang mangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat dia menjulurkan lidah, berarti dia mencium sesuatu," katanya.

Komodo kebanyakan menghabiskan waktunya untuk diam. Seolah berkamuflase, karena warna kulitnya membuat siapapun sulit membedakannya apakah itu sebatang kayu atau gundukan tanah. Namun jangan sangka, komodo tidak siaga.

"Arah angin akan membawa bau darah, penciumannya sangat tergantung pada arah angin. Ketika diam pun dia sesekali menjulurkan lidah untuk mendeteksi ada di mana mangsanya. Setelah itu, dia akan bangun dan mendekatinya," ujar Abdullah.

Namun jika bau itu mendekat, komodo akan memilih untuk diam. Ketika mangsanya mendekat, inilah fase bersiap-siap menyerang!

"Dia akan mengangkat lehernya dan bersiap melakukan serangan. Saat itulah kita harus hati-hati. Jikalau kita sedang melihat komodo sudah mengangkat leher dan berjalan biasa saja, kita tetap harus hati-hati," terang Abdullah.

Jangan salah, kabarnya komodo bisa berlari sampai 18 km per jam. Tubuhnya memang terlihat besar, akan tetapi tulang kakinya sangat kuat dan elastis. Kuku-kukunya yang tajam pun membuat komodo dapat mencengkeram tanah untuk membuat badannya seimbang saat berlari kencang.

"Satu lagi jangan membuat gerakan tiba-tiba. Jika kita melakukan gerakan tiba-tiba, komodo akan tertarik dan akan menganggap kita sebagai mangsa atau dia akan menganggapnya sebagai ancaman. Sama-sama berbahaya itu," tutup Abdullah.

(aff/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads