Liburan Anti Mainstream Ke Lombok, Ini 6 Lokasinya!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Liburan Anti Mainstream Ke Lombok, Ini 6 Lokasinya!

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Kamis, 12 Jan 2017 17:50 WIB
Liburan Anti Mainstream Ke Lombok, Ini 6 Lokasinya!
Foto: Ambara/d'Traveler
Jakarta - Pulau Lombok di NTB seakan tak habis untuk dibahas. Masih banyak yang bisa dikunjungi. Buat kamu yang mau liburan anti mainstream di Lombok, ini 6 lokasinya.

Meski banyak yang belum terungkap, namun jangan salah, lokasi wisata ini tak kalah dengan eloknya Senggigi, tiga gili hingga memukaunya Gunung Rinjani. Disusun Kamis (12/1/2017), detikTravel menjabarkan 6 tempatnya, mulai dari pesisir pantai hingga pegunungan. Yuk, simak!

1. Pantai Bangko Bangko

Foto: Ahmad Masaul Khoiri
Pantai Bangko Bangko terletak di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Berjarak 70 kilometer dari Kota Mataram, butuh waktu hingga dua jam perjalanan untuk mencapainya menggunakan transportasi darat. Selama perjalanan dari Lembar hingga kawasan pantai Sekotong, berhentilah di spot-spot yang menurut anda menarik untuk mengabadikan lewat kamera.

Saat memasuki kawasan Taman Wisata Alam Bangko Bangko, jalanan belum diaspal. Pastikan kendaraan sehat dan disarankan menggunakan motor trail. Ketika sampai di Pantai Bangko Bangko, suasana yang asri dan aroma pedesaan akan menyergap karena pantai ini belum ada fasilitas modern.

Kawasan Bangko Bangko sendiri terdapat dua lokasi wisata. Pertama adalah Pantai Bangko Bangko dan kedua Pemalikan, yaitu salah spot surfing yang menantang.

2. Pantai Tebing

Foto: Ahmad Masaul Khoiri
Nama Pantai Tebing berasal dari namanya yaitu pantai yang mempunyai tebing. Namun jangan salah, ketika wisatawan masuk ke kawasan pantai akan disuguhi pemandangan dari bawah. Tidak seperti di Pantai Uluwatu yang pemandangannya dari atas tebing.

Pantai Tebing ini terletak di Dusun Montong, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Perlu waktu hingga 2 jam perjalanan dari pusat Kota Mataram.

Namun, ada baiknya untuk berhati-hati jika mengunjungi lokasi pantai tersebut. Hal itu disebabkan struktur tebing yang berupa pasir dan kemungkinan longsor masih sangat tinggi.

Sepanjang perjalanan di daerah Lombok Utara, traveler akan melihat pemandangan jalanan khas pulau-pulau Timur Indonesia. Kekhasan tersebut terlihat dari lahan-lahan kering yang dipagari dengan pagar dari jejeran tanaman hidup.

3. Bukit Pelolat

Foto: Ahmad Masaul Khoiri
Berkunjung ke Kota Mataram jangan lupa untuk mencoba melihat keindahan Lombok dari ketinggian. Tempat itu adalah Bukit Pelolat yang menawarkan pemandangan Mataram dan garis pantainya.

Garis pantai yang panjang dengan kapal-kapal besar bersandar di tengah laut menjadi hiasannya akan terlihat jelas dari Bukit Pelolat. Seluruh Kota Mataram terlihat jelas dari ketinggian di perbukitan Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat ketika cuaca sedang cerah.

Untuk mencapai tempat ini, akses jalan tergolong bagus sepanjang perjalanan dengan kanan kiri adalah hutan desa yang masih asri. Tidak kurang membutuhkan 30 menit waktu tempuh dari Kota Mataram. Namun, hati-hati ya jika berkunjung selepas hujan, karena jalanan menuju bukit menjadi licin.

4. Bukit Selong

Foto: Ambara/d'Traveler
Jika traveler ke Sembalun, pasti sudah terbius dengan pesona kecantikan Rinjani. Sadarlah, karena masih banyak destinasi di sekitarnya yang patut Anda kunjungi.

Dia adalah Bukit Selong. Terletak di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur atau sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Mataram.

Untuk mencapai pucuknya sangat mudah. Hanya perlu menaiki beberapa tangga dan suguhan panorama seluruh desa akan terlihat jelas. Pemandangan sawah dengan petakan yang rapi menambah ciamiknya kala Anda berselfie ria.

5. Desa Adat Sembalun Lawang

Foto: (bertoo/d'Traveler)
Terdapat sebuah desa dan rumah pertama di lereng Gunung Rinjani yaitu di Dusun Belek, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Di dusun itu hanya ada 7 rumah asli yang umurnya ratusan tahun!

Rumah adat ini bergerombol dan terlihat masih sangat orisinil. Pembuatan lantainya pun sama seperti rumah kuno Suku Sasak, yaitu menggunakan adukan kotoran sapi.

Sudah tahu belum jika di Kecamatan Sembalun sendiri terdapat dua tempat rumah adat. Lokasinya berada di Desa Sembalun Lawang dan Desa Sembalun Bumbung. Para pemiliknya masih mempunyai ikatan saudara lho.

6. Air Terjun Burung Walet

Foto: Ahmad Masaul Khoiri
Lombok Timur masih menyimpan berbagai macam potensi wisata. Pasalnya masih banyak destinasi yang kurang terkenal namun cantik.

Jika Anda jalan-jalan ke Desa Wisata Tete Batu, maka wajib hukumnya untuk mampir ke Air Terjun Burung Walet. Lokasinya berada di balik gua yang terbentuk dari gerusan air.

Untuk mencapai Desa Wisata Tete Batu, membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dari Kota Mataram. Disarankan bagi Anda yang ingin berkunjung menggunakan kendaraan pribadi atau sewa mobil.

Sebelum melakukan perjalanan, pengunjung harus mendaftar dengan membayar tiket sebesar Rp 2.500 per orang. Perjalanan dimulai dengan menuruni anak tangga yang menuju ke sungai dan menyusurinya.

Pada saat inilah pemandangan apik disuguhkan ketika Anda harus melewati gua hasil erosi oleh air sungai. Anda bisa mandi-mandi atau sekedar mengambil foto di spot yang bagus.

Sudah tahu lokasi-lokasi itu? Jika belum, lokasi ini patut dijadikan referensi kunjungan Anda berikutnya ke Lombok.
Halaman 2 dari 7
Pantai Bangko Bangko terletak di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Berjarak 70 kilometer dari Kota Mataram, butuh waktu hingga dua jam perjalanan untuk mencapainya menggunakan transportasi darat. Selama perjalanan dari Lembar hingga kawasan pantai Sekotong, berhentilah di spot-spot yang menurut anda menarik untuk mengabadikan lewat kamera.

Saat memasuki kawasan Taman Wisata Alam Bangko Bangko, jalanan belum diaspal. Pastikan kendaraan sehat dan disarankan menggunakan motor trail. Ketika sampai di Pantai Bangko Bangko, suasana yang asri dan aroma pedesaan akan menyergap karena pantai ini belum ada fasilitas modern.

Kawasan Bangko Bangko sendiri terdapat dua lokasi wisata. Pertama adalah Pantai Bangko Bangko dan kedua Pemalikan, yaitu salah spot surfing yang menantang.

Nama Pantai Tebing berasal dari namanya yaitu pantai yang mempunyai tebing. Namun jangan salah, ketika wisatawan masuk ke kawasan pantai akan disuguhi pemandangan dari bawah. Tidak seperti di Pantai Uluwatu yang pemandangannya dari atas tebing.

Pantai Tebing ini terletak di Dusun Montong, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Perlu waktu hingga 2 jam perjalanan dari pusat Kota Mataram.

Namun, ada baiknya untuk berhati-hati jika mengunjungi lokasi pantai tersebut. Hal itu disebabkan struktur tebing yang berupa pasir dan kemungkinan longsor masih sangat tinggi.

Sepanjang perjalanan di daerah Lombok Utara, traveler akan melihat pemandangan jalanan khas pulau-pulau Timur Indonesia. Kekhasan tersebut terlihat dari lahan-lahan kering yang dipagari dengan pagar dari jejeran tanaman hidup.

Berkunjung ke Kota Mataram jangan lupa untuk mencoba melihat keindahan Lombok dari ketinggian. Tempat itu adalah Bukit Pelolat yang menawarkan pemandangan Mataram dan garis pantainya.

Garis pantai yang panjang dengan kapal-kapal besar bersandar di tengah laut menjadi hiasannya akan terlihat jelas dari Bukit Pelolat. Seluruh Kota Mataram terlihat jelas dari ketinggian di perbukitan Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat ketika cuaca sedang cerah.

Untuk mencapai tempat ini, akses jalan tergolong bagus sepanjang perjalanan dengan kanan kiri adalah hutan desa yang masih asri. Tidak kurang membutuhkan 30 menit waktu tempuh dari Kota Mataram. Namun, hati-hati ya jika berkunjung selepas hujan, karena jalanan menuju bukit menjadi licin.

Jika traveler ke Sembalun, pasti sudah terbius dengan pesona kecantikan Rinjani. Sadarlah, karena masih banyak destinasi di sekitarnya yang patut Anda kunjungi.

Dia adalah Bukit Selong. Terletak di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur atau sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Mataram.

Untuk mencapai pucuknya sangat mudah. Hanya perlu menaiki beberapa tangga dan suguhan panorama seluruh desa akan terlihat jelas. Pemandangan sawah dengan petakan yang rapi menambah ciamiknya kala Anda berselfie ria.

Terdapat sebuah desa dan rumah pertama di lereng Gunung Rinjani yaitu di Dusun Belek, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Di dusun itu hanya ada 7 rumah asli yang umurnya ratusan tahun!

Rumah adat ini bergerombol dan terlihat masih sangat orisinil. Pembuatan lantainya pun sama seperti rumah kuno Suku Sasak, yaitu menggunakan adukan kotoran sapi.

Sudah tahu belum jika di Kecamatan Sembalun sendiri terdapat dua tempat rumah adat. Lokasinya berada di Desa Sembalun Lawang dan Desa Sembalun Bumbung. Para pemiliknya masih mempunyai ikatan saudara lho.

Lombok Timur masih menyimpan berbagai macam potensi wisata. Pasalnya masih banyak destinasi yang kurang terkenal namun cantik.

Jika Anda jalan-jalan ke Desa Wisata Tete Batu, maka wajib hukumnya untuk mampir ke Air Terjun Burung Walet. Lokasinya berada di balik gua yang terbentuk dari gerusan air.

Untuk mencapai Desa Wisata Tete Batu, membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dari Kota Mataram. Disarankan bagi Anda yang ingin berkunjung menggunakan kendaraan pribadi atau sewa mobil.

Sebelum melakukan perjalanan, pengunjung harus mendaftar dengan membayar tiket sebesar Rp 2.500 per orang. Perjalanan dimulai dengan menuruni anak tangga yang menuju ke sungai dan menyusurinya.

Pada saat inilah pemandangan apik disuguhkan ketika Anda harus melewati gua hasil erosi oleh air sungai. Anda bisa mandi-mandi atau sekedar mengambil foto di spot yang bagus.

Sudah tahu lokasi-lokasi itu? Jika belum, lokasi ini patut dijadikan referensi kunjungan Anda berikutnya ke Lombok.

(msl/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads