detikTravel dalam undangan Golden Rama Tours & Travel dan Destination NSW menjelajah tempat ini, Senin (17/4/2017). Sejarah singkatnya begini, kenapa disebut The Rocks, karena aslinya ini adalah bukit batu yang kemudian menjadi pemukiman.
Bukan sekadar pemukiman, The Rocks punya sejarah amat penting untuk Australia. Terletak di Teluk Sydney, The Rocks adalah pemukiman pertama dari koloni Inggris tahun 1788.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Rocks masuk dalam kawasan wisata yang sama dengan Sydney Opera House. Kedua tempat ini dibatasi Pelabuhan Circular Quay untuk cruise dan ferry. The Rocks terdiri dari beberapa blok jalanan yang isinya adalah deretan bangunan tua abad ke 18-19.
Monumen The Settlers (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel) |
Siapkan kamera kamu, karena setiap sudutnya seru untuk difoto. Ada banyak bangunan bersejarah yang dialihfungsikan jadi resto, bar, dan toko suvenir. Kalau akhir pekan, ada pasar yang menjual banyak barang seni dan kerajinan.
Ada hotel tua juga seperti Observer Hotel yang berdiri sejak 1848. Tapi untuk bangunan paling tua, kamu harus mampir ke Cadmans Cottage dekat pelabuhan cruise.
Cadmans Cottage (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel) |
Kamu bisa menikmati aksi musisi jalanan, melihat Sydney Opera House dari seberang pelabuhan, atau mampir ke Museum of Contemporary Art Australia. Kita pun resmi kembali ke masa modern Australia.
Aksi musisi jalanan di Circular Quay (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel) |












































Monumen The Settlers (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
Cadmans Cottage (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
Aksi musisi jalanan di Circular Quay (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal
Investor Gugat Pemprov Bali soal Lift Kaca Kelingking, Koster Merespons