Pasar Bunga Rawa Belong kini ramai diperbincangkan. Inilah pasar bunga yang memasok sebagian karangan bunga bagi Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Sekilas, detikTravel melihat pasar ini tak terlalu mencolok dari jalanan, Kamis (27/4/2017) sore. Meski demikian, lihatlah ke dalamnya, traveler pasti terbelalak dengan warna-warni bunga berbagai jenis itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesanan karangan bunga untuk Ahok (Masaul/detikTravel) |
"Kalau minggu ini dapat 30 potong gitu minimalnya ibaratnya. Kalau hari biasa kan cuma 5 potong. Dan yang paling mahal kemarin ada yang pesan seharga Rp 2 juta dengan ukuran 4 x 3 meter," kata dia.
"Sehari-harinya pun tetap ada pemesan. Rezeki ada yang ngatur semua dapat," imbuh dia.
Kembali menyoal indahnya warna-warni di Pasar Bunga Rawa Belong, traveler tahu dari mana datangnya bunga itu didatangkan? Bunga-bunga itu berasal dari wilayah Bandung, Sukabumi, Garut, Semarang, Ambarawa, Bogor, Malang dan bahkan impor.
Aneka bunga yang fotogenik (Masaul/detikTravel) |
"Yang didatangkan dari luar kota itu ada mawar, sedap malam. Ada bunga yang paling mahal dari luar negeri seperti lily, casablanca ada yang dari Belanda dan Thailand. Itu mahal, sebatang Rp 40 ribu. Ada juga yang dari China dan Ekuador," urai Satiri.
Ke depan, pihak pengelola pasar akan merenovasi Pasar Bunga Rawa Belong karena terlalu banyak pedagang. Selain itu, hal ini untuk mewujudkan keinginan masyarakat agar pasar menjadi tempat wisata
Banyak objek fotografi di sini (Masaul/detikTravel) |
Pihak UPT akan merealisasikan pembangunan pada 2018 dan selesai 2019. Pembangunan itu mencakup fasilitas yang lebih baik dan tentunya menjadi pilihan wisata.
Menarik untuk ditunggu keberlanjutan program itu ya. Karena destinasi wisata di Jakarta akan bertambah lagi. (msl/fay)












































Pesanan karangan bunga untuk Ahok (Masaul/detikTravel)
Aneka bunga yang fotogenik (Masaul/detikTravel)
Banyak objek fotografi di sini (Masaul/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong