Naik perahu bisa menjadi cara jitu bersantai melepas kejenuhan setelah seminggu bekerja. Tarif untuk naik perahu di Situ Patengang Rp 25-30 ribu/orang atau Rp 250-400 ribu/orang untuk perahu wisata per satu putaran dan untuk sepeda air Rp 50 ribu per 20 menit.
Tarif bisa lebih murah tergantung kesepakatan antara pemilik perahu dan wisatawan. Untuk naik perahu, Anda bisa masuk melalui Glamping Lakeside atau Obyek Wisata Situ Patenggang sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dermaga yang menyediakan perahu (Wisma Putra/detikTravel) |
"Luas sekali danaunya, puas dengan harga karcis hanya Rp 300 ribu kita bisa boking perahu ini sekeluarga dan menikmati pemandangan Situ Patenggang," kata salah satu pengunjung Irsan Septian (28) warga Kota Bogor, Rabu (9/5/2017).
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikTravel, Situ Patenggang berasal dari bahasa Adat Sunda 'pateangan-teangan' atau saling mencari. Di tengah situ tersebut terdapat sebuah pulau yang dinamai Batu Cinta yang mengisahkan cinta Prabu Kian Santang dan Dewi Rengganis.
Perahu menunggu wisatawan (Wisma Putra/detikTravel) |
Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu, sampai sekarang menjadi fasilitas wisata Situ Patenggang yang banyak disukai para pengunjung.
"Katanya, jika singgah di Batu Cinta akan mendapat cinta yang abadi seperti Prabu Kian Santang dan Dewi Rengganis," ujar Irsan.
Wisatawan menuju Batu Cinta (Wisma Putra/detikTravel) |
Asep mengungkapkan, pada weekend atau tanggal merah banyak wisatawan naik perahu. "Sabtu-Minggu ramai sekali atau libur tanggal merah," tutupnya.
Naik sepeda air menikmati suasana (Wisma Putra/detikTravel) |












































Dermaga yang menyediakan perahu (Wisma Putra/detikTravel)
Perahu menunggu wisatawan (Wisma Putra/detikTravel)
Wisatawan menuju Batu Cinta (Wisma Putra/detikTravel)
Naik sepeda air menikmati suasana (Wisma Putra/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru