Bandung yang Romantis di Situ Patenggang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bandung yang Romantis di Situ Patenggang

Wisma Putra - detikTravel
Senin, 15 Mei 2017 09:25 WIB
Bandung yang Romantis di Situ Patenggang
Foto: Menikmati suasana romantis di Situ Patenggang (Wisma Putra/detikTravel)
Bandung - Kalau liburan ke Glamour Camping (Glamping) Lakeside Rancabali Bandung, coba naik perahu di Situ Patenggang. Nikmatilah suasana romantisnya.

Naik perahu bisa menjadi cara jitu bersantai melepas kejenuhan setelah seminggu bekerja. Tarif untuk naik perahu di Situ Patengang Rp 25-30 ribu/orang atau Rp 250-400 ribu/orang untuk perahu wisata per satu putaran dan untuk sepeda air Rp 50 ribu per 20 menit.

Tarif bisa lebih murah tergantung kesepakatan antara pemilik perahu dan wisatawan. Untuk naik perahu, Anda bisa masuk melalui Glamping Lakeside atau Obyek Wisata Situ Patenggang sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika melalui Glamping Lakeside, sebelum menaiki perahu Anda harus berjalan ke Dermaga Lakeside. Di pinggir dermaga tersebut perahu-perahu tersebut terparkir untuk membawa penumpang.

Dermaga yang menyediakan perahu (Wisma Putra/detikTravel)Dermaga yang menyediakan perahu (Wisma Putra/detikTravel)
Di atas perahu tersebut, Anda dapat mengintari situ yang memiliki luas sekitar 45.000 hektar dan dikelilingi oleh hijaunya perkebunan teh yang dapat menyegarkan mata.

"Luas sekali danaunya, puas dengan harga karcis hanya Rp 300 ribu kita bisa boking perahu ini sekeluarga dan menikmati pemandangan Situ Patenggang," kata salah satu pengunjung Irsan Septian (28) warga Kota Bogor, Rabu (9/5/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikTravel, Situ Patenggang berasal dari bahasa Adat Sunda 'pateangan-teangan' atau saling mencari. Di tengah situ tersebut terdapat sebuah pulau yang dinamai Batu Cinta yang mengisahkan cinta Prabu Kian Santang dan Dewi Rengganis.

Perahu menunggu wisatawan (Wisma Putra/detikTravel)Perahu menunggu wisatawan (Wisma Putra/detikTravel)
Mereka berpisah untuk sekian lamanya. Karena cintanya yang begitu mendalam, mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan 'Batu Cinta'.

Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu, sampai sekarang menjadi fasilitas wisata Situ Patenggang yang banyak disukai para pengunjung.

"Katanya, jika singgah di Batu Cinta akan mendapat cinta yang abadi seperti Prabu Kian Santang dan Dewi Rengganis," ujar Irsan.

Wisatawan menuju Batu Cinta (Wisma Putra/detikTravel)Wisatawan menuju Batu Cinta (Wisma Putra/detikTravel)
Sementara itu, Asep (57) pemilik perahu mengatakan jika wisatawan ingin berhenti di Batu Cinta dikenakan tarif tambahan. "Kalau perorangan Rp 10 ribu, kalau borongan Rp 50-100 ribu, tergantung kesepakatan saja," ujar Asep.

Asep mengungkapkan, pada weekend atau tanggal merah banyak wisatawan naik perahu. "Sabtu-Minggu ramai sekali atau libur tanggal merah," tutupnya.

Naik sepeda air menikmati suasana (Wisma Putra/detikTravel)Naik sepeda air menikmati suasana (Wisma Putra/detikTravel)
(krn/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads