Ziarah merupakan tradisi ulama Islam keturunan kaum Alawiyyin bersama keluarga Kesultanan Darussalam. Ziarah Kubro sendiri sudah dilaksanakan turun temurun sejak beberapa tahun lalu yang terpusat pada kawasan Kampung Arab. Puncaknya, pada tahun 2004 lalu kegiatan ini semakin banyak dihadiri hingga menjadi event akbar di kota Palembang.
"Biasanya pas hari Ziarah Kubro itu akan ada ribuan masyarakat yang datang ke Kampung Arab, termasuk dari mancanegara untuk mengunjungi makam leluhur di sini," ujar salah seorang warga Kampung Arab Ali Zainal kepada detikTravel, Selasa (16/5/2017) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destinasi wisata Kampung Arab di Palembang (Raja Adil Siregar/detikTravel) |
Selain ziarah, peserta yang datang juga akan mendapatkan banyak ilmu dari Salafunassholeh yang unik dan patut untuk disebarluaskan keberadaanya demi menambah ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam di Nusantara dan mancanegara.
Untuk mengantisipasi kedatangan tamu yang hadir saat pelaksanaan, setiap warga akan membuka rumah mereka sebagai tempat penginapan dan tempat beristirahat. Terutama bagi yang berasal dari mancanegara.
"Rumah kami (warga) selalu terbuka untuk tamu yang ikut ziarah kubra. Jadi memang biasanya di rumah-rumah kami inilah menginap atau di musala terdekat," imbuh pria keturunan Yaman ini.
Nantinya, para peziarah akan mengunjungi rumah-rumah tua milik leluhur yang sudah berusia ratusan tahu. Termasuk mengunjungi sanak keluarga yang berada di Kampung Arab dan berdoa bersama yang dipusatkan pada satu titik.
Para peziarah di Kampung Arab (Raja Adil Siregar/detikTravel) |











































Destinasi wisata Kampung Arab di Palembang (Raja Adil Siregar/detikTravel)
Para peziarah di Kampung Arab (Raja Adil Siregar/detikTravel)