Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 05 Apr 2018 11:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Rimpu Tembe, Pawai Unik Warga Dompu NTB

Faruk Nickyrawi
Redaksi Travel
Ribuan warga Dompu saat mengikuti Pawai Budaya Rabu kemarin (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Ribuan warga Dompu saat mengikuti Pawai Budaya Rabu kemarin (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Dompu - Liburan ke Sumbawa, buka mata dan telinga. Siapa tahu kebetulan ada pawai budaya unik yang bisa kamu lihat misalnya Rimpu Tembe Nggoli di Kabupaten Dompu.

Rimpu Tembe Nggoli adalah pemakaian sarung dengan cara dililit di kepala dan dibiarkan terurai hingga ke bawah lutut. Ini merupakan adat yang masih dilestarikan oleh warga Dompu, Pulau Sumbawa, NTB.

Budaya ini diketahui sudah ada sejak 5.000 tahun yang lalu, itu dibuktikan dengan ditemukannya gerabah hasil pertukaran dengan Pemerintah China oleh arkeolog Bali di wilayah Nangan Doro, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu. Saat ini, gerabah tersebut telah disimpan di museum arkeologi Bali.

Sarung yang digunakan untuk Rimpu ini adalah sarung nggoli (khas Dompu) hasil tenunan dari bahan alam. Rimpu pertama hanya menggunakan satu sarung yang panjang atau seukuran dengan tubuh perempuan Dompu.

Rimpu Tembe, Pawai Unik Warga Dompu NTBFoto: (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Seiring berkembangnya jaman, dengan adanya revolusi industri pada abad ke-17 sarung tenun juga mengalami perubahan. Tadinya mengikuti ukuran tubuh perempuan, kini rimpu menggunakan dua sarung, satunya untuk dililit di kepala, satu lagi untuk sanggentu pada bagian perut terurai hingga kaki.

Untuk menjaga kearifan lokal ini, Pemda Dompu setiap tahunnya menggelar pawai adat budaya Rimpu Tembe pada momen Hari Jadi Dompu. Bahkan, pada tahun 2017 lalu, Pemda Dompu mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan kategori peserta pawai terbanyak.


Pada Rabu (4/4/2018) Pemda Dompu kembali menggelar pawai budaya Rimpu Tembe yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Dompu.

Selain budaya dan warga Dompu, pawai budaya ini juga diikuti oleh etnis lain yang mendiami Daerah julukan Nggahi Rawi Pahu ini. Seperti Suku Sasak Lombok, Jawa, Ende, Sumatera, Bugis serta Tionghoa.

Warga Dompu terlihat mengenakan Tembe Nggoli yang di-rimpu untuk perempuannya, sementara laki-laki mengenakan sarung yang di-katente dan di-saremba di badan.

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED