Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Sep 2018 21:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ritual Nepus di Ciamis dan Mitos Memohon Jabatan

Dadang Hermansyah
detikTravel
Ritual Nepus di Situs Janggala (Dadang/detikTravel)
Ritual Nepus di Situs Janggala (Dadang/detikTravel)
Ciamis - Di Ciamis ada ritual nepus di Situs Janggala yang Konon ritual ini bisa menjadi ciri sebuah keinginan bisa tercapai, terutama dalam meminta sebuah jabatan.

Lokasi situs berada di Desa Janggala, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis Jawa Barat, di tengah area persawahan, ditumbuhi pohon kawung dan bambu. Di tempat ini terdapat makam kiyai Mugni atau kiyai Gandapura yang merupakan tokoh penyebar agama Islam pertama di Desa Janggala.

Juru kunci Situs Janggala, Enjang Hasan, menuturkan ritual nipus ini biasa dilakukan oleh peziarah baik dari daerah sekitar maupun dari luar daerah. Yang datang ke tempat ini biasanya pejabat yang ingin naik jabatan atau yang akan mencalonkan diri menjadi anggota dewan.

Ritual Nepus di Ciamis dan Mitos Memohon JabatanSalah satu proses ritual (Dadang/detikTravel)

"Ritual ini sejak saya masih anak-anak sampai sekarang jadi kuncen mengganti yang dulu memang sudah ada sejak dulu. Intinya berdoa meminta restu di makam kiyai mugni semoga keinginan tercapai. Rata-rata yang kesini itu yang ingin naik pangkat dan yang jadi calon dewan supaya terpilih," jelas Enjang Hasan yang merupakan Kaur Kesra Desa Janggala saat ditemui di lokasi Rabu (26/9/2018).

Tata cara ritual yang harus dilakukan oleh peziarah atau wisatawan, pertama mengambil bambu kecil, lalu diukur sepanjang rentangan tangan dari ujung jari kanan terpanjang sampai ujung jari kiri atau istilahnya "Sadeupa".


Setelah itu, berdoa di depan makam kiyai Mugni dan menyampaikan maksud dan keinginan yang ingin dicapai. Kemudian bambu kecil tadi pukulkan sebanyak tiga kali ke makam tersebut sambil menyampaikan keinginan dalam hati.

Dilanjut keluar dari area makam dan ukur kembali bambu kecil tadi dengan rentangan tangan. Bila kenginan akan terkabul, cirinya konon panjang bambu akan lebih dari ukuran semula sekitar 5 sentimeter lebih. Namun bila ukuran masih tetap atau malah berkurang, maka harus bersabar berarti keinginan masih belum terkabul.

Ritual Nepus di Ciamis dan Mitos Memohon Jabatan(Dadang Hermansyah/detikTravel)

"Ritual bagusnya dilakukan sebanyak tiga kali, jadi dalam tiga kali itu meski bambu yang memanjang itu sudah dipotong masih akan ada lebihnya. Itu tandanya akan terkabul," jelas Hasan.

Meski begitu, Hasan mengingatkan ritual itu hanya sebatas usaha namun tetap memohonnya dan tujuan terkabul tetap dari sang pencipta. Namun disini hanya ziarah meminta keberkahan dari orang suci.

"Setiap tanggal 1 atau tanggal bulan Mulud biasa disini doa bersama," ucapnya.

Hasan berharap lokasi situs budaya ini ada pengelolaan yang resmi dari pemerintah, minimal dengan memberi pagar. Supaya keberadaannya tetap terjaga sampai diwariskan ke anak cucu.

Mengingat tahun 2019 merupakan tahun politik, bisa jadi ritual ini bakal ramai. Namun, tetap harus berserah diri kepada yang maha Kuasa diiringi dengan berdoa dan berusaha. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED