Lapangan Puputan Badung, Tempat Santai Warga Asli Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Lapangan Puputan Badung, Tempat Santai Warga Asli Bali

Aditya Mardiastuti - detikTravel
Rabu, 03 Okt 2018 17:45 WIB
Lapangan Puputan Badung, Tempat Santai Warga Asli Bali
Lapangan Puputan Bali (Aditya Mardiastuti/detikTravel)
Badung -
Bali punya banyak tempat untuk bersantai. Traveler yang mau menikmati sore layaknya warga lokal, bisa datang ke Lapangan Puputan Badung, Denpasar

Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali , menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi pada sore hari. Tak hanya untuk bersantai, lapangan yang berada di pusat kota ini juga jadi sarana olah raga.

Seperti dilihat, Selasa (2/10/2018), warga berdatangan untuk berolahraga. Aktivitas yang dilakukan beragam, ada yang berlari, senam, piknik bersama keluarga hingga para mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lapangan ini selain tersedia lapangan rumput yang luas, ada pula aneka instalasi mainan anak seperti perosotan hingga ayunan di sisi utara. Tak hanya itu, ada juga alat olah raga yang disediakan di salah satu sisi lapangan di sisi selatan.


Warga bersantai di Lapangan Puputan (Aditya Mardiastuti/detikTravel)Warga bersantai di Lapangan Puputan (Aditya Mardiastuti/detikTravel) Foto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)


Salah satu warga, Made Sukara (51) mengaku rutin berolahraga di Lapangan Puputan Badung, Denpasar ini. Sebab, selain lokasinya dekat dengan rumah, ada banyak peralatan olah raga yang bisa digunakan.

"Lokasinya nggak jauh, lumayan dekat dari rumah. Biasa sore setiap hari Senin sampai Kamis kalau nggak ada upacara," ujar warga Banjar Gelogor itu.

Hanya saja menurutnya alat-alat itu kini sudah banyak yang rusak. Dia minta pemerintah terkait untuk segera melakukan perbaikan dan perawatan.


(Aditya Mardiastuti/detikTravel)(Aditya Mardiastuti/detikTravel) Foto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)


"Sebenarnya fasilitas sudah cukup. Hanyas aja itu kan banyak yang rusak, catnya mengelupas, minimal satu bulan diperiksa, dikasih oli supaya enak," sarannya.

Hal senada juga disampaikan Tira yang sedang bersantai bersama suami dan anaknya. Tira juga berharap sampah-sampah bisa lebih diperhatikan.

"Suka nyantai di sini karena dekat rumah, banyak mainannya dan tempatnya luas. Cuma masih ada sampah dan mainan yang juga sudah pada rusak," ujar Tira.


Fasilitas taman bermain anak (Aditya Mardiastuti/detikTravel)Fasilitas taman bermain anak (Aditya Mardiastuti/detikTravel) Foto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)




(sym/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads