Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 25 Mar 2019 17:47 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Melihat dan Mengenali Merapi Lebih Dekat di Ketep Pass

Eko Susanto
detikTravel
Foto: Keindahan Gunung Merapi (Eko Susanto/detikcom)
Magelang - Liburan ke Magelang pasti identik dengan Candi Borobudur. Ada lagi nih, namanya Ketep Pass. Wisatawan bisa lihat Merapi dan mengenalnya lebih dekat.

Destinasi wisata di Kabupaten Magelang, bukan hanya Candi Borobudur. Salah satunya objek wisata yang bisa dikunjungi Ketep Pass. Selain berwisata, di sini bisa memperoleh edukasi tentang Merapi.

Traveler yang datang dari luar kota untuk sampai lokasi rutenya sangat mudah. Pertama yang dicari arah menuju Blabak, nantinya setelah bertemu dengan lampu traffic light terus menyusuri jalan menuju arah Sawangan.

Jika membawa mobil pribadi maupun naik bus rombongan yang terpenting kondisinya armada sehat karena harus melewati jalan menanjak. Jalan menanjak ini, terasa begitu mendekati lokasi Ketep Pass. Objek wisata Ketep Pass berada di Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kemudian, dalam sepanjang perjalanan, kemegahan Gunung Merapi pun terlihat dari kejauhan.

(Eko Susanto/detikcom)(Eko Susanto/detikcom)
Untuk tiket masuk menuju Ketep Pass bagi turis domestik, hari Senin-Sabtu Rp 10.500. Kemudian, untuk hari Minggu atau libur nasional sebesar Rp 12.500. Sedangkan tiket Ketep Vulcano Theatre Rp9.000 dan tiket teropong Rp5.000.

Adapun untuk tiket masuk bagi turis mancanegara hari Senin-Sabtu Rp50.000 dan Minggu atau libur nasional sebesar Rp 60.000. Di kawasan ini juga tersedia lahan parkir yang cukup memadai.

Bahkan, saat cuaca bagus, pengunjung bisa melihat keindahan Gunung Merapi. Kemudian di Ketep Pass ini ada Ketep Vulcano Theatre yang memutar film erupsi Merapi 2010. Film berjudul Merapi Tak Pernah Ingkar Janji berdurasi 22 menit.

Keberadaan film ini sangat penting bagi edukasi baik pelajar maupun warga masyarakat pada umumnya tentang kejadian erupsi Merapi 2010. Di mana digambarkan keadaan maupun aktivitas warga masyarakat sebelum terjadinya erupsi Merapi 2010, pemantauan petugas hingga pasca erupsi 2010. Film ini berdurasi selama 22 menit ini hanya bisa dilihat saat berada di Ketep Pass Magelang.

(Eko Susanto/detikcom)(Eko Susanto/detikcom)
"Film berjudul Merapi Tak Pernah Ingkar Janji ini berdurasi 22 menit," kata Edwar Alfian, Kabag Pemasaran dan Promosi Ketep Pass saat ditemui baru-baru ini.

BACA JUGA: Taman Bunga Magelang Ala Keukenhof

Ketep Pass juga dilengkapi dengan Museum Volcanologi Ketep Pass, kata Edwar, tujuan dibangunnya museum ini selain berwisata, pengunjung mendapatkan informasi edukasi tentang gunung berapi khususnya Gunung Merapi.

"Keunggulan Museum Volcanologi Ketep Pass ini dibandingkan dengan museum Merapi yang di Jogja, selain mendapatkan edukasi mengenai bagaimana Merapi, bagaimana mitigasi bencana di Merapi, pengunjung bisa langsung melihat kegagahan Merapi dari depan museum. Sedangkan di Museum Merapi yang di Jogja itu memang melihat view Gunung Merapi kurang jelas," ujar dia.

(Eko Susanto/detikcom)(Eko Susanto/detikcom)
"Intinya bahwa dengan adanya museum ini, kami bisa memastikan bagi para pelajar khususnya, peneliti, mahasiswa, untuk kita tarik berwisata ke Ketep, selain pemandangan Gunung Merapi dan empat gunung lain. Karena di Ketep Pass ini bisa melihat lima gunung yang ada di Jawa, Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro dan Slamet ketika cuaca cerah," kata Edwar.

Menyinggung soal tingkat kunjungan wisatawan, kata dia, untuk wisatawan sejauh ini masih didominasi para pelajar. Untuk wisatawan pada tahun 2018 berdasarkan data hingga 330.000 pengunjung.

"Untuk tahun 2018, pengunjung Ketep Pass sampai 330.000 orang," katanya.

Sementara itu, Plt Kabid Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Zumrotun Rini mengatakan, salah satunya yang dilakukan untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Magelang dengan One Day Tour.

"Kegiatan One Day Tour diadakan rutin setiap tahunnya. Pesertanya bergantian, yang bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata Kabupaten Magelang," katanya. (bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA