Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 31 Mei 2019 22:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok Bantul

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Objek wisata Puncak Sosok yang tengah naik daun di Bantul (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Objek wisata Puncak Sosok yang tengah naik daun di Bantul (Pradito Rida Pertana/detikcom)

FOKUS BERITA

Kota Wisata Mudik
Bantul - Kabupaten Bantul kembali menghadirkan tempat wisata malam yang Instagramable dari ketinggian. Adalah Puncak Sosok, mampirlah jika mudik ke Yogyakarta.

Berlokasi di Dusun Jambon, Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Puncak Sosok dapat dicapai dengan melakukan perjalanan darat sejauh 16 kilometer dari jantung Kota Yogyakarta.

Untuk rutenya, pengunjung hanya perlu menuju Jalan Pleret-Patuk, nantinya sebelum tanjakan menuju Cino Mati pengunjung mengambil arah ke utara dan di sana sudah ada plang petunjuk jalan menuju Puncak Sosok.

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok BantulJangan sampai kelewatan ya (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Sesampainya di Dusun Jambon, pengunjung harus melewati jalan cor blok yang menanjak. Tak hanya menanjak, jalan itu terbilang sempit, bahkan hanya bisa dilintasi satu unit mobil. Meski cukup jauh, pengunjung akan dimanjakan pemandangan indah perbukitan nan hijau di sepanjang jalan tersebut.

Beberapa menit menanjak, pengunjung akan sampai di area parkir Puncak Sosok. Dari area parkir tersebut, pengunjung masih harus berjalan kaki menyusuri jalan cor blok yang menanjak hingga akhirnya sampai di Puncak Sosok.

Sesampainya di Puncak Sosok, pengunjung akan disambut pemandangan TPST Piyungan dari ketinggian. Berjalan ke arah barat, pengunjung akan menemui spot foto dan jalan setapak menuju gardu pandang di Puncak Sosok.


Berjalan lebih jauh, nantinya tampak sebuah panggung dari bambu berada di ujung jalan setapak tersebut. Selain itu, di sisi sebelah kiri panggung terdapat 6 bangunan dari bahan bambu dan beratap jerami kering. Ke-6 bangunan itu adalah food court yang menyediakan aneka makanan, minuman dan penyewaan alas duduk atau tikar.

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok BantulGardu pandang yang terbuat dari bambu (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Suasana di Puncak Sosok sendiri terbilang sangat tenang, asri, dan jauh dari bisingnya kendaraan bermotor. Semilir angin juga menambah kesyahduan saat menikmati pemandangan Yogyakarta dari ketinggian, khususnya saat sore dan malam hari.

Tampak pula beberapa pengunjung tengah berswafoto ria di beberapa spot foto. Tak hanya itu saja, sebagian besar pengunjung tampak duduk santai beralaskan tikar sembari menikmati pemandangan alam yang disajikan dari Puncak Sosok.

Rudi Haryanto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jabal Kelor atau yang menaungi Puncak Sosok mengatakan, bahwa Puncak Sosok tergolong tempat wisata baru di Kabupaten Bantul, khususnya Kecamatan Pleret. Mengingat Puncak Sosok baru dibangun sejak tahun 2017.

"Puncak Sosok ini baru berusia sekitar 1 setengah tahun. Untuk nama Puncak Sosok sendiri karena orang sini (Dusun Jambon) dari dulu menyebut daerah sini dengan Sosok, karena ada di Puncak lalu dinamakan Puncak Sosok," ujarnya saat ditemui detikcom di Puncak Sosok, Kamis sore kemarin (30/5/2019).


Rudi melanjutkan, awal mula ide menyulap Puncak Sosok sebagai tempat wisata berasal dari pemuda Karang Taruna di Dusun Jambon. Hal itu karena mereka melihat Puncak Sosok dapat berpotensi menjadi tempat wisata seperti di kawasan wisata di Mangunan, Kecamatan Dlingo.

"Kita sempat terkendala akses jalan. Tapi setelah dibackup dana kas desa akhirnya kita mulai mengeraskan jalan di tahun 2017 dan dilanjukan mengecor jalan pada bulan Desember tahun 2017," ucap Rudi.

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok BantulPanorama dari Puncak Sosok (Pradito Rida Pertana/detikcom)

"Setelah akses jalan sepanjang 550 meter jadi, Puncak Sosok langsung dijadikan tempat acara dari Polda, dan mulai dari situ mulai dikenal dan ramai didatangi pengunjung itu bulan April 2018 sampai saat ini," sambungnya.

Menurut Rudi, banyaknya pengunjung yang datang karena Puncak Sosok karena kerap digunakan sebagai lokasi kompetisi downhill, mulai skala lokal hingga skala nasional.

Karena itu, secara bergotong royong warga mulai membuat trek downhill dengan rute Puncak Sosok hingga Puncak Gebang. Rute trek sendiri sepanjang 1,4 kilometer.


"Selain itu treknya kan tidak begitu tinggi, jadi banyak yang minat mengadakan lomba (downhill) di sini. Tapi untuk konsep awal Puncak Sosok tetap menyuguhkan panorama alam dari ketinggian," katanya.

"Di mana saat sore hari pengunjung melihat langsung Kota Yogyakarta, karena Puncak Sosok langsung menghadap ke arah Barat. Dan saat malam hari pemandangannya juga sangat bagus, karena tampak nyala lampu warna-warni dari ketinggian," imbuh Rudi.

Karena banyak pengunjung yang berasal dari pesepeda, Puncak Sosok mulai buka dari jam 5 pagi. Sedangkan untuk menikmati pemandangan Kota Yogyakarta dari ketinggian, Puncak Sosok buka hingga jam 12 malam setiap harinya.

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok BantulObjek wisata ini populer di kalangan pesepeda (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Mulai dari banyaknya pengunjung yang datang itulah, Rudi dan kawan-kawannya mendapatkan pundi-pundi rupiah untuk mengambangkan fasilitas di Puncak Sosok. Seperti halnya pembangunan spot foto menyerupai jembatan panjang dari bambu di sebelah barat panggung.

Di mana dari jembatan tersebut pengunjung bisa berswafoto ria dengan latar belakang pemandangan Kota Yogyakarta baik saat pagi, sore dan malam hari. Namun diakuinya pengunjung paling banyak berfoto di belakang 6 warung di samping panggung dan di atas panggung tersebut.

"Biaya masuk ke Puncak Sosok itu sukarela, dan uangnya kami pakai untuk membangun fasilitas lainnya. Rencananya, kami mau mengembangkan area di bawah panggung untuk camping ground dan area permainan anak-anak," katanya.

"Terus kalau besok ada rezeki lebih mau melakukan pelebaran akses jalan, karena saat ini hanya bisa dilintasi satu mobil saja," imbuhnya.

Satu Lagi yang Hits di Yogyakarta: Puncak Sosok BantulSudah tersedia warung juga loh (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Rudi menambahkan, menjelang libur lebaran tahun ini, Puncak Sosok juga melakukan persiapan dengan membersihkan area gardu pandang dan memperbaiki tanah yang semula digunakan sebagai jalur downhill. Selain itu, selama libur Lebaran, khususnya saat sore hari akan ada pertunjukan musik akustik di panggung utama.

"Penerangan sudah diperbaiki, parkir sudah diperluas, kurang masalah air bersih untuk pengunjung saja. Tapi sudah kami atasi dengan menambah bak air dari 2 jadi 4 buah bak air ukuran besar berbahan plastik," katanya.

Perlu diketahui, di Puncak Sosok sudah terdapat fasilitas musala, kamar mandi, beberapa tempat duduk dan beberapa gazebo untuk beristirahat pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Nur Wibowo (25), warga Dusun Geneng, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul mengatakan, bahwa ia sudah beberapa kali ke Puncak Sosok dengan bersepeda. Menurutnya, Puncak Sosok sangat pas untuk dijadikan tempat melepas lelah usai bersepeda.


"Saya sudah 4 kali ke sini (Puncak Sosok) karena tempatnya nyaman dan pemandangannya indah. Apalagi kalau capek bersepeda terus istirahat sambil melihat pemandangan di sini kan enak," ujarnya.

Wibowo menambahkan, bahwa ia menilai area Puncak Sosok perlu mengalami perbaikan, khususnya untuk menambah pohon perindang atau tempat berteduh. Selain itu, kekurangan lainnya masalah aroma sampah dari TPST yang kerap tercium saat angin berhembus dari arah selatan.

"Terus akses jalan yang di bawah (menuju Puncak Sosok) masih belum halus, dan fasilitas pendukungnya perlu ditambah. Kalau 2 hal itu direalisasi pasti semakin banyak pengunjung yang datang ke sini, karena tempat ini (Puncak Sosok) sudah didukung dengan pemandangan yang indah," pungkasnya. (rdy/aff)

FOKUS BERITA

Kota Wisata Mudik
BERITA TERKAIT
BACA JUGA