Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Jun 2019 21:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Libur Lebaran, Bromo Jadi Primadona

M Rofiq
detikTravel
Foto: Wisatawan Gunung Bromo (Rengga Sancaya)
Foto: Wisatawan Gunung Bromo (Rengga Sancaya)
Probolinggo - Bromo menjadi destinasi favorit wisatawan di Libur Lebaran kali ini. Meski harga tiket masuk dan sewa mobil jeep naik, namun animonya tetap tinggi.

Kepala Seksi Wilayah 1 Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarmin mengatakan, animo wisatawan nusantara yang berlibur ke Gunung Bromo naik 100 persen. Sekitar 5 ribu wisatawan nusantara, memadati areal obyek wisata Gunung Bromo pada libur Lebaran lalu, dan puncaknya terjadi pada H+2 Lebaran.

"Walau ada kenaikan tarif, tetap banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke Gunung Bromo. Bisa dikatakan tak ada dampaknya, karena animo wisatawan tetap banyak saat libur Lebaran tahun lalu,"terang Sarmin via selulernya Kepada detikcom, Kamis (13/6/2019).

Sarmin menambahkan, libur Lebaran kali ini sektor wisata di Gunung Bromo berjalan lancar. Tanpa adanya kecelakaan.

"Saat ini wisatawan sebetulnya masih ramai karena tengah High Season, namun seiring telah masuk kerja dan sekolah tentunya mulai berangsur turun," tuturnya.

BACA JUGA: Hijau Bak Permadani, Begini Cantiknya Bukit Teletubbies Bromo

Hal senada disampaikan, Choirul Umam, salah seorang penyedia jasa sewa jeep Gunung Bromo. Menurutnya, meski ada kenaikan tarif namun animo wisatawan nusantara ke Gunung Bromo masih tinggi.

Disebutkan Umam, meski sebagian penyewa jasa jeep telah menaikkan tarif angkutan, namun masih banyak wisatawan yang berminat.

"Untuk dampak kenaikan tarif masuk Bromo, kayaknya tidak ada. Karena pas libur Lebaran, masih banyak wisatawan yang datang. Mereka juga banyak yang sewa jeep kita,"ungkapnya.

Umam menjelaskan, tarif normal jeep untuk sekali perjalanan ke obyek wisata Gunung Bromo biasanya sekitar Rp 500 ribu. Namun lantaran momen liburan, harganya pun akan naik seiring tingginya permintaan pelanggan.

"Biasanya tarif normal sekitar Rp 500 ribu, tapi pas liburan biasanya ada yang naikkan tarif sampai Rp 700 ribu. Namun masih wajar, karena permintaan juga meningkat,"jelasnya.

Sekadar informasi, kenaikan tarif masuk areal Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTNBTS) yang diberlakukan sejak 1 Juni lalu, sekitar Rp 1.500 dari besaran tarif sebelumnya. Kenaikan tarif sendiri, hanya diberlakukan bagi wisatawan nusantara naik dari Rp 27.500 menjadi Rp 29.000 di hari kerja sedangkan tarif pada hari libur naik dari Rp 32.500 menjadi Rp 34.000. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED