Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Okt 2019 21:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Yang Unik dari Raja Ampat: Batu Kelamin

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Batu kelamin di Raja Ampat (Randy/detikcom)
Batu kelamin di Raja Ampat (Randy/detikcom)
Waisai - Raja Ampat tak hanya punya Piaynemo atau Wayag, tapi juga aneka destinasi wisata lainnya. Salah satu yang cukup nyentrik adalah batu kelamin.

Berlokasi di sekitar Teluk Mayalibit, batu kelamin menjadi salah satu destinasi unik yang dikunjungi detikcom saat acara Festival Pesona Bahari Raja Ampat, Sabtu (19/10/2019) pekan lalu.

Diundang oleh pihak G-Tour, detikcom pun berkesempatan melihat objek wisata yang disebut batu kelamin ini dari dekat. Jaraknya sekitar satu setengah jam perjalanan laut via speedboat dari Pelabuhan Waisai.

Lokasinya di Teluk Mayalibit (Randy/detikcom)Lokasinya di Teluk Mayalibit (Randy/detikcom)

Dari kejauhan, pemandu kami yang bernama Jonathan pun telah memberitahu kami. Saking besarnya, batu kelamin itu sudah terlihat dari jauh. "Itu batu kelamin, sudah dekat," ujar Jonathan.

Makin dekat, tampak sepasang batu kembar yang terlihat menjuntai dari sisi tebing. Di ujungnya, batu tampak seperti jamur atau alat kelamin pria. Melihatnya, tak heran kalau disebut sebagai batu kelamin.

"Batu ini sudah lama, ada sejak sebelum saya lahir," ujar Jonathan.



Selain memiliki bentuk yang cukup nyentrik, batu kelamin tersebut juga menyimpan mitos unik. Barangsiapa yang menaruh koin di kepala batu, dipercaya bisa terkabul keinginannya. Mitosnya demikian.

Wisatawan yang berpose di depan batu kelamin (Randy/detikcom)Wisatawan yang berpose di depan batu kelamin (Randy/detikcom)

Terlepas dari mitos tersebut, tak sedikit wisatawan yang mengabadikan momen dengan latar batu kelamin tersebut. Soal posenya seperti apa, mari kita serahkan pada kreativitas masing-masing.

Sebenarnya, Batu Kelamin yang berukuran sekitar 3 meter dan berdiameter sekitar 60 cm ini, hanyalah batu stalaktit biasa yang terbentuk akibat proses geologis yang berlangsung selama bertahun-tahun lamanya. Apabila bentuknya menyerupai penis manusia, itu hanya kebetulan semata.




Simak Video "Indahnya Raja Ampat, Raja Ampat"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA