Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Des 2019 10:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Asyik! Liburan Akhir Tahun di Candi Plaosan Masih Gratis

Achmad Syauqi
detikTravel
Foto: Candi Plaosan di Klaten (Ahmad Syauqi/detikcom)
Klaten - Mau liburan akhir tahun di sekitar Yogyakarta yang murah meriah? Kawasan wisata Candi Plaosan masih gratis untuk traveler kunjungi hingga Januari 2020.

Mau berwisata di seputaran Klaten atau Yogyakarta tapi isi dompet cekak? Tidak perlu khawatir. Sebab bagi wisatawan, terutama penghobi wisata sejarah dan purbakala bisa memilih Candi Plaosan sebagai destinasi tujuan.


Kompleks candi di Dusun Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten itu bisa dinikmati tanpa harus membayar tiket masuk satu sen pun.

"Saat ini masih gratis. Pengunjung cuma menulis identitas di buku tamu," kata sekuriti pos Candi Plaosan, Tugiya saat ditemui detik travel, Minggu (15/12/2019).

Asyik! Liburan Akhir Tahun di Candi Plaosan Masih GratisFoto: Ahmad Syauqi/detikcom

Tugiya mengatakan penggratisan itu berlaku sejak bulan Mei 2019. Awalnya tiket masuk Rp 3.000 per orang tetapi karena masih menunggu MOU baru, digratiskan.

Nantinya menurut informasi tiket baru akan diberlakukan per Januari 2020. Selama digratiskan, jumlah pengunjung naik drastis.

Her Dwiyanto, sekuriti Candi Plaosan mengatakan setelah digratiskan jumlah pengunjung naik 100 persen. Saat ada tiket hanya sekitar 200 orang, setelah tidak bayar tiket jadi 400 orang per hari, terutama di akhir pekan.

"Ramainya pengunjung itu hari Sabtu dan Minggu. Wisatawan dari berbagai daerah," jelasnya.

Asyik! Liburan Akhir Tahun di Candi Plaosan Masih GratisFoto: Ahmad Syauqi/detikcom


Wisatawan akhir-akhir ini juga banyak yang berwisata secara paketan. Mereka datang berombongan ke Candi Plaosan dan juga Sojiwan.

"Di Candi Sojiwan juga masuk gratis sama dengan Candi Plaosan. Biasanya wisatawan satu paket," lanjut Her Dwi.

Meskipun gratis, wisatawan bisa puas menikmati kemegahan bangunan candi yang dibangun pertengahan abad 9 Masehi (825-850) itu. Begitu masuk pintu, wisatawan cukup melapor pos sekuriti.


Pengunjung akan diminta menulis data diri dan alamat serta diberikan pengarahan larangan. Misalnya tidak boleh berdiri di tumpukan batu candi atau mencorat-coret lokasi.

Setelah itu sepanjang mata memandang, tersaji ribuan keping batu perwara yang runtuh diduga akibat bencana alam di masa lalu. Dari kejauhan 2 candi induk berukuran besar menjulang.

Asyik! Liburan Akhir Tahun di Candi Plaosan Masih GratisFoto: Ahmad Syauqi/detikcom


Selain candi induk, ada beberapa candi patok dan deretan candi perwara yang sudah dipugar. Untuk masuk ke kompleks candi induk, pengunjung harus melintasi jalan pintu masuk utama atau selasar gang yang di kanan kiri penuh tumpukan sisa candi perwara.

Setelah itu baru masuk melalui gerbang yang dibangun dengan batu andesit serupa candi induknya. Di halaman candi induk yang luas, wisatawan bisa berswafoto atau memanfaatkan jasa fotografer.


Pengunjung boleh masuk ke candi induk jika penasaran suasananya. Bagi penghobi wisata purbakala, dari luar bisa berkeliling ke setiap sudut candi.

Dengan berkeliling wisatawan bisa puas mengulik dengan mata setiap sudut bangun candi yang didirikan Sri Kahulunnan dan Rakai Pikatan itu. Mulai dari makaranya, batu bertakik, kemuncak, hiasan dinding, relief sampai stupa di atasnya.

Menikmati keindahan Candi Plaosan, paling tepat jika sore hari. Saat langit cerah pengunjung bisa menikmati sunset dari kejauhan saat matahari terbenam di sela dua candi induk selatan dan Utara.

Asyik! Liburan Akhir Tahun di Candi Plaosan Masih GratisFoto: Ahmad Syauqi/detikcom

Di candi yang hanya berjarak 1 kilometer dari Candi Prambanan dan Candi Sewu itu, pengunjung dimanjakan dengan udara segar pedesaan. Jaraknya dari Jalan utama Jalan Yogya-Solo yang hanya 1 kilometer juga memudahkan dijangkau.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten Wahyu Prasetyo mengatakan saat ini masuk candi masih gratis. Namun karena MoU Pemkab dan BPCB Jateng sudah disetujui pemerintah pusat tarif akan diberlakukan kembali.

"Awal Desember MoU Pemkab dengan BPCB yang berwenang di Candi Plaosan dan Sojiwan sudah disetujui. Sudah ditandatangni Kemendikbud," jelasnya melalui pesan singkat pada detik travel.


Lisa, wisatawan asal Semarang mengungkapkan tidak masalah membayar tiket, asalkan ada fasilitas disediakan. Misalnya buat taman atau ditambah kursi taman. Fasilitas perlu agar pengunjung bisa menikmati lebih lama di lokasi.

"Saya nilai fasilitas masih kurang. Mau duduk terpaksa di tanah atau bersandar nebeng candi," ujarnya.

Simak Video "Lumpia Duleg, Lumpia Mini Khas Klaten yang Gurih"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA