Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Agu 2020 13:43 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Qianmen Street, Kawasan Bersejarah yang Jadi Wisata Belanja di Beijing

Lena Ellitan
detikTravel
Qianmen Street
Foto: (Lena Ellitan/d'travelers)
Jakarta -

Qianmen Street merupakan jalur pejalan kaki yang terkenal untuk berbelanja dan bertamasya di Beijing. Ada apa saja ya di sana?

Membentang dari Menara Panahan Qianmen di utara hingga belokan Taman Tiantan di selatan dan terletak di pusat Kota Beijing, Jalan Qianmen memiliki panjang sekitar 840 meter dan lebar sekitar 21 meter. Gedung yang berdiri menyerupai bangunan akhir Dinasti Qing (1644 - 1911).

Jalan Qianmen sendiri memiliki sejarah lebih dari 570 tahun yang juga disebut sebagai Jalan Zhengyangmen selama Dinasti Ming dan Qing, dan akhirnya mendapat nama Jalan Qianmen pada tahun 1965.

Selama Dinasti Qing, ada banyak gerai khusus di kedua sisinya, seperti pasar daging, pasar kain, dan pasar perhiasan. Banyak juga bengkel pengrajin, gudang dan teater di Hutong di dekatnya. Sekarang, Jalan Qianmen menjadi tempat kehidupan malam yang penting bagi penduduk setempat.

Setelah dilakukan renovasi lebih dari satu tahun, Jalan Qianmen dibuka kembali pada 7 Agustus sebelum Olimpiade Beijing 2008. Jalan Qianmen adalah simbol budaya lokal asli.

Qianmen StreetQianmen Street Foto: (Lena Ellitan/d'travelers)

Pengunjung dapat menikmati gaya hidup tradisional Tionghoa. Selain itu, memiliki banyak gerai bermerek internasional, seperti H&M, Haagen-Dazs, Sephora, ZARA, dan SK Jewelry. Sedangkan merek-merek China yang paling terkenal adalah sebagai berikut: Quanjude, Yitiaolong, dan Duyichu, dan Changchuntang.

Berbagai makanan di Jalan Qianmen Beijing menarik banyak pengunjung. Dengan bebek panggang mengambil peran utama, Quanjude telah membentuk masakan daerahnya dengan pesta bebek utuh dan lebih dari 400 hidangan spesial.

Kuliner tersebut dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia. Restoran Yitiaolong (nama aslinya adalah Yitiaolong mutton restaurant) adalah restoran Muslim yang otentik. Pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1785.

Duyichu, dengan sejarah 250 tahun, berevolusi dari sebuah bar. Konon nama tersebut diberikan oleh Kaisar Qianlong (1711-1799) dari Dinasti Qing. Sekarang restoran ini terutama menawarkan kue gandum panggang, hidangan goreng dan panggang gelap.

Changchuntang adalah toko obat yang memiliki sejarah lebih dari 200 tahun, berhubungan dengan pengobatan tradisional dan barat China. Toko ini menyediakan obat-obatan melalui layanan pengiriman pos untuk pelanggan.

Jalan Qianmen telah menjadi salah satu daya tarik penting dalam perjalanan hari pertama setelah kami mengunjungi Kuil Taman Surga. Menikmati suasana Jalan Qianmen di siang hari sangat asik. Paduan antara bangunan-bangunan dengan arsitektur khas, kebersihan, kenyamanan dan kuliner merupakan paduan menarik di Jalan Qianmen Beijing.

---

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Lena Ellitan dan sudah tayang di d'Travelers Stories.



Simak Video "Naik Sampan Menuju Goa Karang di Tengah Laut, Selat Lembeh Manado"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA